Sabtu, 27 Juni 2009
kemarin gw & adik gw nonton Transformer 2. Ada 3 kata yang mewakili antriannya : ampun, ampun, ampun banget deh (ups itu 5 kata ya? :D). Bioskop andalan gw yang biasanya gw mendapatkan kursi deretan A dengan cukup mudah dan memiliki 7 studio pemutaran di dalamnya, berubah menjadi bencana (hiperbolis :D). Banyak banget anak2 kecil dan oh ya, ini kan masa libur sekolah. So, yah, begitu, akhirnya gw dan adik gw nggak dapet tiket di jam pemutaran yang kita mau dan terpaksa nonton di pemutaran selanjutnya, dan duduk di kursi deretan Q, dan pulang malam, dan gw batuk2 (hehehe, banyak virus kali yah di bioskop :D) atau lebih tepatnya gw nggak bawa jaket, gw ngingetin adik gw untuk membawa jaket tapi gw sendiri nggak bawa dan pake jaket, gw alergi dingin kayanya, kalo pake AC biasanya gw pake pola nyala-mati selang seling, di bioskop mana bisa?! Sebenarnya rencana ke bioskop itu agak mendadak, dan yah berhubung gw mulai belajar menjadi 'yes woman', maka gw iyakan saja permintaan2 yang model begitu, selama itu positif dan nggak merugikan. Ngomong2 sebenernya awalnya gw nggak terlalu antusias nonton Transformer2, gw nonton agak terpaksa awalnya (buat nemenin adik gw yang nggak sabar pengen cepet2 nonton), gw belum nonton Transformer1 (tahun lalu gw lagi banyak pikiran kayanya), hehe.. Tapi setelah nonton, ternyata tuh film lucuuuu banget.. Banyak lelucon slapstick yang lucuuu... heuhehee.. jadi yah, kesan gw terhadap film itu : (1) Lucu banget, (2) Keren.. walaupun gw duduk di deretan Q kursi 24. So ya, gw emang nggak menyesal tentu saja.. ngomong2 di lift kita ketemu aktor Doni Kusuma,, dan dia nonton Transformer juga bareng kita, hanya saja, dia dan keluarganya duduk di deretan tengah.
tapi sejak itu, gw jadi berpikir untuk jadi member M-Tix. Selama nongkrong di bioskop dengan kurang kerjaannya (nunggu jam pemutaran, setelah sebelumnya berlama2 makan di AW, solat di mesjid, dan nongkrong2 di depan mesjid, hihi), kita liat2 trailer yang diputer dan ternyata ada trailer Harry Potter And The Half-Blood Prince. Gw inget tahun2 sebelumnya gw biasa menderita dulu kalo mau nonton Harry Potter (kecuali kalo ada temen gw ngorganisir nonton bareng), jadi ya, kayanya tahun ini bakalan begitu juga. Niat gw untuk menjadi member M-Tix semakin kuat, namunn, kartu ATM gw beberapa waktu lalu hilang dan belum diurus T_T. Suatu hari gw sedang ngantuk dan capek berat dan kayanya samar2 gw inget, SIM A gw ngegeser dari tempatnya pas gw buru2 nyari uang 5000 buat ngasi tip ke supir taksi (bokap gw ngajarin kalo gw harus ngasi tip ke supir taksi, minimal 5000). So ya, kayanya di dalem taksi itu deh ATM gw jatuh. Dan uang gw di dompet tinggal 3000 kalo nggak salah. Ah tapi ada bagusnya juga kok. Gw jadi agak sedikit hati2 dalam menggunakan uang karna uang di dompet gw terbatas. :D. Gw jadi ngitung2 setiap mau beli sesuatu. Tapi sekarang kasusnya gw mau jadi member M-Tix dan gw pikir banyak untungnya ketimbang ruginya so, ya, gw akan mendaftar, tapi nggak punya uang tunai. Ah gampang lah, aku akan urus surat kehilangan itu sore ini (weekend, kantor polisi buka nggak ya?). Gampang lah gampang, hihihi... wah nggak sabar untuk melihat seberapa besar keuntungan yang bakal gw dapat kalo jadi member M-Tix. Pasti bakalan asik banget!:D
Selasa, 23 Juni 2009
Terbangun dengan perasaan bertanggungjawab yang aneh. Karna harus ngerjain tugas (kerjaan) (aku kok suka pake bahasa anak sekolah sih?). Tadi malam tidur karna bosan. Bangun pukul 12 malam untuk minum susu dan makan mangga (yang belom diminum dan dimakan, padahal kan susu menetralisir kandungan vitamin pada mangga, ya nggak sih? eeh malah kumakan dan kuminum keduanya berturut2 -_-). Tidur lagi. Bangun pukul setengah tiga untuk menggosok gigi disusul solat tahajud. Agak takut pada penampakan jin yang belakangan ini pernah dilihat budenya (yang tengah menderita sakit jantung parah T_T) di rumah ayahnya di Bandung. Berpikir betapa menyedihkan dan mengerikannya dunia ini. Sakit jantung, penampakan jin pake kebaya T_T. Berusaha mengerjakan tugas walaupun merasa bosan. Bekerja memang seperti ini. Aku harus pintar2 membawa diri. Tapi aku masih bisa menjadi diriku sendiri di luar lingkup pekerjaanku. Untung aku punya hobi lain seperti mengarang cerita, main musik, menemukan (hihihi...). Bersyukur dong. Jadi aku masih bisa menghapus kebosananku :). Kerjakan. Selesaikan. Aku ingat kata Pak Luthfi, guru agama di SMU ku. "Menunggu itu ada batasnya", bisa aku liat sebagai "kerjaan itu batasnya", nggak? (maksa). Jadi aku nggak harus mengerjakan pekerjaanku terus2an (dobel maksa). T_T. Inilah hidup. Harus memaksakan diri. Nggak deng, harus ikhlas. Hihi.. :). Aww udah setengah lima aja! Cepet selesaiin tugas lo. Ingat, kerjain yang perlu2 aja. Bikin yang bagus. That's all. Nggak perlu improvisasi2 segala yah. Mepet soalnya.
Label: kegiatan
Minggu, 21 Juni 2009
Habis dari Dufaan... :) Dapet tiket gratis dari kantor. Seru deh! Berikut adalah wahana2 yang gw naekin
extreme log
star wars (perang bintang)
arung jeram
halilintar (2x)
rajawali
kicir2 (3x)
istana boneka
tornado
pertunjukan spiderman (1x), harus bayar lagi 20.000 karna cap tangan gw warnanya biru. T_T
naik wahana ekstrim seruu... (apalagi pas naik kicir2 setelah 2 kali berturut2, rasanya agak pusing setelah turun, perlu waktu jeda sebelum naik tornado.. heuhehe..)
ngomong2 tadi kali pertama gw naik tornado lho (norak mode on :D), sebelumnya nggak berani hehe.. rasanya emang kaya mau jatoh (karna gravitasi bumi tentu saja), tapi kalo soal ngeri, masih lebih ngeri kicir2 kursi belakang (gw nyobain 2 2 nya, kursi depan, yang maju dan kursi belakang, yang mundur, lebih ngeri yang mundur lho). yah afterall, gw masih nggak bosen pergi ke dufan walopun umur gw udah 23 :D
hihi.. kapan yah dapet tiket gratis ke dufan lagi? hihi.. :)
back 2 my part time task. kemaren tuh mau nyelesaiin sampai tuntas cuman jam 11 malem gw udah ngantuk banget, nggak tahan T_T, padahal sambil nonton film bioskop trans tv, tapi tetep ngantuknya nggak ketahan. mudah2an malem ini selesai semua yah, supaya besok nggak perlu repot2 lagi.. ;)
note : mau nyari partitur piano out of my head nya fastball. mudah2an malem ini bisa T_T
Sabtu, 13 Juni 2009
Cur col dulu ah. Lagi capek nih. Udah beberapa hari ini aku nggak main piano. Rasanya otak gw jadi agak-agak kering. Gw nggak main piano gara-gara sibuk sama tugas part time baru gw. Masalah programming sih, sedang menyusung algoritma, program, bla bla bla. Emang dasar gw melankolis-koleris yah, gw berusaha memberikan yang terbaik yang gw bisa. Bahkan tidur jam 2 pagi pun rela for the God shake of good algorithm and efficient program. Aduh aduh. Dan kalo udah mikir gitu, alias darah perfeksionis gw mulai muncul, gw jadi tertekan sendiri. INI TIDAK BOLEH DIBIARKAN BERLANJUT UNTUK TERJADI!! Gw harus santai dan menciptakan harmonisasi di hari weekend ini (mulai ngaco a.k.a. sinting nih :D). Tapi emang enak sih kerja part time gini. Bisa nawar2 untuk dikerjain di hari libur dan programming juga salah satu hobi gw. Yah kita kerjakan saja sebaik mungkin, ikhlas karna Allah, nggak mentingin materi karna gw kerja untuk Allah dan kesenangan. Argh udah deh ya. Lebih cepet selesai lebih baik, biar bisa main piano lagi. Tangan gw udah gatel, otak gw udah kering kerontang kaya di
Ah sudahlah, sebelum ngaco lebih jauh lagi… gw udahan dulu yak… :D
Minggu, 31 Mei 2009
Hanya kepada Allah SWT manusia meminta segala sesuatu ^_^
0 komentar Diposting oleh hretnowulan di 19.25Ingat tidak bahwa aku seringkali merasa cepat lelah? Aku rasa, bertahun lalu, aku tidak selemah ini. Maksudku, secara fisik aku memang cepat lelah dari dulu, tapi secara mental hanya beberapa tahun belakangan ini saja. Hatiku memang lemah kurasa. Aku membandingkan keadaan diriku dengan keadaan diri ayahku ketika ditempa krisis. Sangat jauh berbeda. Dia terlihat menghadapinya dengan jantan sementara aku hanya seolah2 merasa jantan. Aku jadi berpikir darimana sumber kekuatan manusia yang sesungguhnya? Aku rasa beberapa tahun belakangan aku melakukan kesalahan dengan prinsip hidupku. Dulu, bertahun lalu, aku sering sakit juga. Gejala tipes, misalnya. Aku sudah pernah sakit 2 kali. Tapi aku menghadapinya dengan santai dan bukannya meratap2 merasa menderita. Aku malah main internet di rumah dan bersyukur bahwa aku punya alasan untuk tidak masuk sekolah yang membosankan. Betapa berbedanya aku sekarang, bertahun kemudian. Aku yang sekarang menghabiskan waktu dan energiku untuk melawan apa yang terjadi alih2 merelakannya untuk terjadi dan berdamai dengannya dan menikmatinya.
Aku googling, mencoba mencari petunjuk atas misteri ini (hahaha..:D). Aku mendapatkan beberapa, seperti misalnya seharusnya kita hanya mengandalkan Allah swt. Aku sudah lupa bagaimana rasanya pasrah, so kukira ini kesalahanku sudah diketahui : aku tidak pasrah. Seharusnya aku bisa menerima segala keputusanNya dengan lapang dada.
Dan beberapa hal lainnya.
Tapi ada lagi yang menarik nih. Coba baca deh. Oh sebelum mengakhiri tulisan ini, aku berpendapat dalam hidup ini ternyata memang diterapkan algoritma. Masalah datang dan pergi. Terimakasih kepada orang2 di sekitarku yang telah memberikan inspirasi dan contoh hidup yang baik padaku. Aku hanya terlalu keras kepala dalam mempertahankan cara hidupku yang sok tangguh sebelum ini. Tapi kuanggap itu sebagai bagian dari proses hidupku. (^^,)v
(dari erabaru.or.id)
Para ahli psikiatri Universitas Montreal dan Havard mengatakan, bahwa “luka” ingatan pada korban penganiayaan dapat “dikendalikan” dengan obat-obatan, yaitu dapat mempengaruhi sebagian proses berpikir.
Penelitian ini mengungkapkan, terjadinya ingatan sangat mirip dengan proses pembuatan kaca. Dalam proses menciptakan ingatan, yaitu pada saat proses “berpikir”, terciptalah substansi ingatan dalam wujud cair, selesai dipikir “ingatan” berubah ke dalam wujud padat, pada waktu dipikir ulang sekali lagi tercipta substansi wujud cair, kemudian berubah lagi menjadi padat.
Zat padat ini tidak dapat menghilang secara otomatis, setiap kali akan terakumulasi, semakin sering suatu hal dipikirkan, zat padat yang tercipta juga semakin banyak, ini terjadi dalam memikirkan hal-hal baik maupun hal-hal jahat.
Laporan hasil penelitian tersebut mengindikasikan bahwa obat-obatan yang dipakai oleh para ilmuwan, dianggap dapat mengacaukan pikiran yang telah “memadat” setelah proses berpikir seseorang.
Para peneliti mempergunakan propranolol dan obat-obatan placebo untuk merawat 19 orang yang pernah mengalami musibah atau penganiayaan seksual selama sepuluh hari. Selama masa perawatan mereka diminta melukiskan ingatan musibah yang terjadi sepuluh tahun silam.
Setelah dikenang, proses pemikiran ini akan “memadat”, kemudian para peneliti menggunakan obat tersebut untuk menangani pikiran yang telah “memadat” itu.
Minggu berikutnya ternyata para penderita yang menggunakan obat tersebut, telah mengalami penurunan tanda-tanda tekanan yang diderita seperti bertambah cepatnya denyut nadi pada saat mengingat musibah.
Pikiran baik maupun jahat semua dapat berubah menjadi substansi yang memadat, meskipun kita tidak dapat melihat substansi tersebut namun para ahli medis telah dapat memastikannya. Dapat juga dikatakan, bila yang tersimpan dalam pikiran ingatan seseorang hanyalah substansi padat yang hitam jahat, sekalipun untuk sementara masih belum dinyatakan dalam tindakan, dia juga tidak bisa dikatakan sebagai orang baik.
Sebaliknya, bila seseorang setiap harinya bersedia menerima pendidikan yang benar, maka substansi yang telah memadat dalam pikiran dan ingatnnya pastilah baik, bila ada tindakan nyata pastilah berdasarkan niat baik dan tulus.
Dari hasil penelitian medis tersebut dapat dimengerti bahwa pikiran dan gagasan para pendidik dan terdidik telah tersusun menjadi struktur moral di dunia dan tata tertib dalam masyarakat. Maka cara penyembuhan luka batin yang terbaik bukanlah secara pasif menggunakan obat-obatan untuk menangani ingatan yang telah “memadat”, melainkan secara aktif menolak masuknya informasi yang tidak sesuai dengan norma-norma akhlak manusia.
Informasi apa pun yang diterima memang tidak dapat menentukan masa depan seluruh umat manusia, namun setidaknya dapat menentukan masa depan masing-masing individu.
Setelah membaca laporan di atas, tiba-tiba sekilas sebuah pikiran “menuntut diri sendiri agar lebih banyak mendapatkan kebahagiaan”. Ilmu pengobatan tradisional Tiongkok beranggapan bahwa “penyakit berasal dari hati”, emosi yang berlebihan seperti “gembira, marah, cemas, sedih, takut/terkejut” dapat merugikan organ-organ vital.
“Gembira secara berlebih merugikan jantung, sedih merugikan paru-paru, marah merugikan hati, cemas merugikan organ pencernaan, terkejut/takut merugikan ginjal”, emosi yang berlebihan dapat merugikan organ-organ vital, emosi yang berbeda merugikan organ yang berbeda pula.
Pengobatan tradisional Tiongkok beranggapan bahwa sifat saling menghidupi dan saling mengekang kelima unsur dapat dimanfaat untuk merawat penyakit yang disebabkan oleh pengaruh emosional.
Saya sering mengatakan kepada teman-teman kaum ibu sambil bergurau, bila kalian marah karena bertengkar dengan orang lain, haruslah bertengkar sampai menangis, agar perasaan dapat menjadi lega. Karena pengobatan tradisional Tiongkok beranggapan, kemarahan merugikan hati (unsur kayu) sedangkan kesedihan merugikan paru-paru (unsur logam), unsur logam dapat mengekang kayu, yaitu kesedihan dapat mengatasi kemarahan, ketika Anda marah sampai menangis, kemarahan akan diuraikan oleh air mata Anda, dengan demikian hati tidak lagi murung.
Cara hidup, kebiasaan makan minum, hubungan antar manusia, tekanan pekerjaan masyarakat zaman ini sewaktu-waktu dapat menyebabkan ketidak-harmonisan suasana hati sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan yang bersumber pada emosi.
Menurut pengobatan tradisional Tiongkok jantung adalah unsur api, dalam teori saling mengekang antar lima unsur, air mengekang api, artinya takut/terkejut (air) dapat mengalahkan kegembiraan (api). Ketika seseorang terlalu bergembira (api) energi vital menjadi lamban, karena lamban energi menjadi tersebar.
Kecemasan merugikan organ pencernaan (unsur tanah), dalam teori lima unsur, api menghasilkan tanah, organ pencernaan (unsur tanah) adalah anak dari organ jantung (unsur api), anak dapat mempengaruhi ibu, artinya kecemasan bukan saja dapat merugikan organ pencernaan (unsur tanah) juga secara tidak langsung membuat jantung (unsur api) menjadi tidak nyaman.
Dalam teori lima unsur, kayu (hati) dapat menghasilkan api (jantung), hati (unsur kayu) merupakan ibu dari jantung (unsur api), bila anak lemah bisa dibantu dengan memperkuat sang ibu, kemarahan merugikan hati (unsur kayu), juga dapat mempengaruhi jantung (unsur api), sebab itu kelemahan organ jantung (unsur api) dapat dibantu dengan memperkuat organ hati (unsur kayu).
Ilmu kedokteran Tiongkok memperhatikan persatuan manusia dengan alam, teori lima unsur tentang saling menghidupi dan saling mengekang telah menjelaskan konsep umum fungsi tubuh manusia.
Pikiran dan pandangan seseorang menentukan tindakannya, kedokteran modern telah memastikan bahwa pikiran manusia tersimpan dalam ingatan seseorang dalam bentuk padat, setiap kali dikenang selalu memperkuat dirinya dalam ingatan.
Sebagai contoh: andai kata kita mengatakan suatu atau memberi teguran yang telah melukai seseorang, kita mungkin tidak menyadarinya, karena kontradiksi antar manusia sangatlah kompleks.
Orang yang terluka setiap saat memikirkannya, setiap kali dipikir akan melukainya satu kali, lama kelamaan menjadi suatu kebencian dan penyesalan pada Anda. Suasana hati ini akan memperdalam penderitaannya, sehingga dia tidak enak makan, tidur tidak nyenyak. Sebab itu kita hendaknya melihat segala sesuatu dengan hati welasasih, berusaha melihat kebaikan seseorang, jangan mencela, banyaklah memberi dorongan.
Setiap orang hendaknya “menuntut diri sendiri agar lebih banyak mendapatkan kebahagiaan”, apa yang dimaksud dengan “menuntut diri sendiri agar lebih banyak mendapatkan kebahagiaan”?
“Segala sesuatu hendaknya mengalah sehingga lautan dan langit menjadi sangat luas.” “Bersabar sebentar, badai akan tenang.” Karena Tuhan akan memberi jalan, krisis adalah sebuah perubahan yang bisa menguntungkan.
Ketika Anda masygul, putus asa, merasa tidak ada jalan keluar, sudah tidak lagi bisa berjalan, maka relakan saja. Bila jalan tidak berputar, orangnyalah yang akan berputar, tentunya akan terjadi perubahan yang membaik secara tak terduga. Karena ketika Tuhan menutup sebuah pintu, Dia pasti akan membantumu membukakan pintu lain.
Kitab pengobatan tradisional Tiongkok kuno, Neijing, mengatakan, “Angin jahat penyebab sakit, dihindari sesuai waktunya, damai tanpa keserakahan, energi vital mengalir lancar, semangat tidak melantur, kesahatan dengan sendirinya akan mengikuti.” Aturlah irama langkah hidup Anda, mulailah dari “pola makan minum beraturan, pola hidup sehari-hari berketentuan, tidak berlelah-lelah serampangan.”
Label: hati, hidup, Pola hidup, positif
Sabtu, 30 Mei 2009
wahhhh....
hari ini agak melelahkan tapi asik...... Jadi gini, adek gw minta ditemenin nonton Terminator Salvation, tapi berhubung belakangan ini gw ama adik gw pernah gontok2an (yang tentu saja dimenangkan oleh gw karna koleris gw lebih kuat dari adek gw, huehehehe...:D), dia nggak mau pergi berdua ama gw doang. Oke jadi kita pergi bertiga : gw, adek, sama bokap gw. Kita nonton di XXI Mega Bekasi Hypermall karna tarif XXI di sana kalo hari Sabtu 25.000, sedangkan di XXI Mall Kelapa Gading kan 35.000, lumayan kan? (berhubung mereka mengandalkan gw, ya gw rekomendasikan tempat yang paling menguntungkan : tarif terendah, tapi tetap XXI, dan tidak terlalu jauh). Nah kita ke sana lewat tol. Firasat gw kalo Mal Metropolitan Bekasi bakal sumpek ternyata bener, tapi gw sama sekali nggak nyangka kalo tempat parkirnya tuh berantakan.. Maksud gw sistemnya itu lho. Emang sih petugas2 di sana pada ngebantuin, pake HT pula.. Tapi nggak canggih bo alias berantakan. So gw yang tadinya datang jauh lebih awal tetap saja terlambat 20 menit dari dugaan gw semula. Mana mobil Kijang bokap bensinnya tipis so gw nunggu giliran parkir sambil nyala matiin mesin demi menghemat bensin.
Serunya (yeah, kita anggap saja ini sebagai suatu petualangan), rem mobil Kijang bokap itu adalah rem kanvas yang notabene sudah AUS!!! so kebayang nggak lahan parkir yang nggak bisa pararel dan bertingkat dan antri dan petugas yang nggak canggih plus REM TANGAN YANG AUS?! Beberapa kali gw berada di tanjakan dan antri a.k.a. macet... Syukurnya, ada bokap gw di sebelah gw yang ngasi instruksi yang sangat membantu. Walaupun sempat meragukan kemampuan gw pas ngantri di tanjakan... (toh kita nggak bisa tukeran kan? karna mobil itu mengandalkan rem kaki, karna kalo gw lepas, tuh mobil bakal mundur...), tapi aku bersyukur telah melewati tantangan itu dengan baikk... (ALHAMDULILLAH :),, jangan kau kira itu gampang lho, hihi :D) walaupun setelah nemu space kosong gw jadi kalap dan parkir agak keluar garis saking senangnya. bokap gw emang sibuk dengan counternya di sebelah gw (sibuk berdzikir dan berdoa). di perjalanan pulang, bokap gw ngaku kalo beliau ngeri liat gw nyetir, hueheheh...:D.. I really love you Dad, masih membolehkanku menyetir.. :)
Tapi tetap saja, kegiatan di atas menguras tenaga gw. untuk mengembalikan semangat dan tenaga gw, gw mampir di dunkin beli donat dan KOPI!!! sangat membantu mengembalikan energi dan mood baik gw... plus di bioskop gw masih beli 1 cup teh... KAPAN GW BISA BERHENTI TERGANTUNG SAMA KAFEIN?? so total, gw udah minum 2 gelas kopi plus 1 gelas teh hari ini..
Walaupun melelahkan, kegiatan di atas asik banget deh. Bokap gw terlihat agak malas jalan2 di mall yang super ramai dan gw menghiburnya dengan mengatakan bahwa jalan2 di tempat ramai bisa mengurangi resiko terkena penyakit Alzheimer... (bener lho.. aku pernah baca dimana gitu..). :). Pokoknya hari ini melelahkan tapi asikkk...!! Tapi tetaplah, aku memilih tidak akan pergi ke mall yang tempat parkirnya berantakan (nggak ada petugas yang ngatur, ato petugasnya nggak mengatur dengan baik, ato pengaturannya nggak buka tutup, apapun lah namanya) dengan mobil yang rem tangannya sudah aus. Singkat kata, aku tidak akan parkir di mal metropolitan di akhir pekan lagi. sebisa mungkin, lain kali, aku parkir di tempat lain.. (^^,)v
Tapi senang sih, aku jadi tahu bagian awal Terminator Salvation (aku sudah nonton, tapi ketinggalan awalnya). ^^
Oh dan akhir kata i still really love caffeine.. nggak bisa brenti kayanya walaupun zat itu memang diuretik.. -_-
Tadi malam gw nonton "The Last Boy Scout" di Trans TV. Gw yang tadinya ngantuk, malah jadi ngakak2. Bruce Willis emang punya bakat sarkastis yang besar (^^,)b. Lucu banget. Agak jahat, agak kejam, tapi masih sangat bisa ditolerir. Dia emang tipe pengeluh tapi jantan dalam menghadapi hidup dan selalu menjaga integritasnya walaupun dia amat sangat menyebalkan (^^,)b. Di setiap filmnya, dimana dia jadi jagoan (dan bukan penjahat).. Gw selalu suka sama ungkapan2 sarkastisnya.
Berikut adalah beberapa memorable quote nya.
(sumber : http://www.imdb.com/title/tt0102266/quotes)Joe Hallenbeck: The sky is blue, water is wet, women have secrets.
Alley Thug: All right, you want it in the chest, or the head?
Joe Hallenbeck: Yeah, that's what your wife said.
Alley Thug: Hey, would you stop with the wife shit?
Joe Hallenbeck: Ask me how fat she is.
Alley Thug: Fuck you, man! How fat is she?
Joe Hallenbeck: She's so fat I had to roll her in flour and look for the wet spot. Motherfucker, if you wanna fuck her you gotta slap her thigh and ride the wave in. Now I'm not saying she's fat, her high school picture was an aerial photograph. Joe Hallenbeck: This is the '90s. You don't just go around punching people. You have to say something cool first.
Jimmy Dix: I figure you gotta be the dumbest guy in the world, Joe. You're trying the save the life of the man who ruined your career, and avenge the death of the guy that fucked your wife.
Joe Hallenbeck: Leather pants.
Jimmy Dix: Yeah.
Joe Hallenbeck: What's something like that run?
Jimmy Dix: Six-fifty.
Joe Hallenbeck: Six hundred and fifty dollars?
Jimmy Dix: Yeah.
Joe Hallenbeck: They're pants.
Jimmy Dix: Yeah.
Joe Hallenbeck: You wear them?
Jimmy Dix: YES.
Joe Hallenbeck: They don't, like, have a TV in them or something?
Jimmy Dix: Nope.
Joe Hallenbeck: I am very old. Milo: Can we get a formal introduction?
Joe Hallenbeck: Who gives a fuck? You're the bad guy, right?
Milo: I am the bad guy.
Joe Hallenbeck: And I'm supposed to be trembling with fear, something like that?
Milo: Something like that.
Joe Hallenbeck: Fine, I'll start trembling in a minute. [Jimmy is being approached by a bunch of goons]
Jimmy Dix: Right now, I'm trying to figure out which one of you looks the most like my dick. If you got something to say, say it. Otherwise get the fuck outta here. Jimmy Dix: Maybe I could take your daughter horseback riding. How old is she?
Joe Hallenbeck: She's 13, and if you even look at her funny I'm gonna shove an umbrella up your ass and open it. Joe Hallenbeck: I swear to Christ that if I survive this fucking case I'm gonna dance a jig.
Jimmy Dix: You're a real bastard, ya know that, Joe?
Joe Hallenbeck: And then some. Joe Hallenbeck: You don't think the cops can help you?
Cory: Sure, after I'm dead they'll perform the autopsy. Darian Hallenbeck: What the hell is that number on the back of your head? What is that, like a license plate in case someone tries to steal it?
Joe Hallenbeck: [giving Jimmy a briefcase full of $6 million] Go buy yourself a new pair of pants.
Jimmy Dix: [to himself] Okay, what would Joe do at a time like this? He'd kill everybody and smoke some cigarettes.
[Billy Cole's last line]
Billy Cole: Ain't life a bitch?[Joe Hallenbeck wakes up in his car and stares at his grubby reflection in the mirror]
Joe Hallenbeck: Nobody likes you. Everybody hates you. You're gonna lose. Smile, you fuck.Jimmy Dix: Hi, you're nobody.
Joe Hallenbeck: Shhh, don't tell anyone.Jimmy Dix: Man, you couldn't protect a cup of warm piss.
[throws ice at Joe]
Joe Hallenbeck: Why don't you just go ahead and hit me?
Jimmy Dix: Excuse me?
Joe Hallenbeck: Come on, chicken shit. Bust me in the chops. You don't think an old guy like me could hurt ya, do ya Jimmy?
Jimmy Dix: So now you know my name?
Joe Hallenbeck: James Alexander Dix. Quarterback for the L.A. Stallions, '89-'90. Banned from the league on gambling charges, allegations of drug abuse. Another tragic tale of wasted youth.
Jimmy Dix: [stands up from his chair] Now you're starting to piss me off.
Joe Hallenbeck: It's about fuckin' time. I'm Joe Hallenbeck.
Joe Hallenbeck: [Joe reaches out his hand, Jimmy slaps it] I'm a private detective.
Jimmy Dix: You're like a fuckin' lowlife to me.
Joe Hallenbeck: At least I didn't shit my talent away on coke.
[Jimmy tries to punch Joe, who subsequently blocks his punch and pushes him on the ground]
Joe Hallenbeck: [noticing his spilled whiskey] I spilled my warm cup of piss.McCoskey: Good morning, gentlemen. Is there a problem?
Milo: Yes, officer. As a matter of fact there is a problem. Apparently there are too many bullets in this gun.
[uses the gun to kill the officer]Mike Mathews: [about Cory] She's hot, Joe. She rates a three on my finger scale. That means I'd cut off three of my fingers if God would let me fuck her.
[Joe has just found out that Mike was sleeping with his wife]
Mike Mathews: Look Joe, it just happened.
Joe Hallenbeck: Sure, sure, it just happened. Could happen to anybody. It was an accident, right? You tripped, fell on the floor and accidently stuck your dick into my wife. "Oops, I'm sorry, Mrs. H, I guess this just isn't my week".[Joe Hallenbeck is talking to a puppet on his hand]
Joe Hallenbeck: [speaking as puppet] Why did Mr. Milo cross the road?
Joe Hallenbeck: I don't know. Why?
Joe Hallenbeck: [speaking as puppet] Because his dick was stuck in the chicken.Alley Thug: Wrong place, wrong time. Nothing personal.
Joe Hallenbeck: That's what you think. Last night I fucked your wife.
Alley Thug: Oh you did, hah? How'd you know it was my wife?
Joe Hallenbeck: She said her husband was a big pimp lookin' motherfucker with a hat.
Alley Thug: Oh, you're real cool for somebody who's about to take a bullet.
Joe Hallenbeck: After fucking your wife I'll take two.Jimmy Dix: It ain't right.
Joe Hallenbeck: No, it ain't right.
[sighs]
Joe Hallenbeck: This ain't no game, flash. Real guns, real bullets. It's dangerous.
Jimmy Dix: Danger's my middle name.
Joe Hallenbeck: Mine's Cornelius. You tell anybody, I'll kill you.
Jimmy Dix: You ever watch "Soul Train"?
Joe Hallenbeck: Shut the fuck up.Lieutenant Benjamin Bessalo: There's a new invention out. It's called the razor.
Joe Hallenbeck: Too risky, I might start thinkin' about you and slash my wrists.Milo: You think you are so fucking cool, don't you? You think you are so fucking cool. But just once, I would like to hear you scream in pain...
Joe Hallenbeck: Play some rap music.Joe Hallenbeck: Where are you goin'?
Jimmy Dix: To the bathroom, okay. You wanna come? The doc said I shouldn't lift anything heavy.
Joe Hallenbeck: No, I'll pass.Jimmy Dix: She gets evidence to use against 'em, right?
Joe Hallenbeck: That's right.
Jimmy Dix: So now we have the evidence.
Joe Hallenbeck: What we got, Junior, is Marcone and Baynard by the nuts and that is why I love America.Scrabble Man: Drop the gun, Hallenbeck.
[takes Joe's gun and tosses it]
Scrabble Man: Bit late for a stroll, don't you think?
Joe Hallenbeck: Yeah, you girls oughta be gettin' home.
Jimmy Dix: Yeah, streetlights are on.
Jake: Shut up fuckface.
Joe Hallenbeck: I'm fuckface, he's asshole.
[Jimmy smiles sarcastically, in agreement]
Scrabble Man: Jake?
[Jake punches Joe in the face]
Scrabble Man: Advise Rodney Dangerfield here of the situation. Perhaps we can dispense with the fun and games now, yes?
Joe Hallenbeck: You want the envelope, right?
Scrabble Man: The envelope, very smart. See Jake, here is a man who knows when a situation is untenable.
Joe Hallenbeck: Good word.
Scrabble Man: You like that word? And you do have that envelope, don't you?
Joe Hallenbeck: Better give up, Jimmy. We're dealin' with a couple of geniuses here.
[Jake punches Joe in the face]
Jimmy Dix: Hey man, just leave him the fuck alone.
[Jake kicks Jimmy in the groin]
Scrabble Man: Leave him alone? Yeah, sure Jimmy. Whatever you say. Jake here takes his job with a certain exuberance.
Jimmy Dix: Shit, we're being beat up by the inventor of scrabble.
Scrabble Man: He's in a good mood, Jake. Kick 'em again.
Joe Hallenbeck: All right. You want the envelope the hooker had, right?
Jimmy Dix: She wasn't a hooker, Joe.
Joe Hallenbeck: Shut the fuck up.Joe Hallenbeck: Hey flash, rescue attempt?
Jimmy Dix: Blow me.
Milo: You must be James.
Jimmy Dix: [sarcastically] James?
Joe Hallenbeck: He does that with everybody. He calls me Joseph.
Milo: I trust you're alone.
Jimmy Dix: No, I got the fuckin' Vienna Boys Choir with me. What, is everybody stupid around here?
[thug slams his head into car bonnet]
Joe Hallenbeck: Just you, kid.Jimmy Dix: What, you don't believe in love?
Joe Hallenbeck: Yeah, I believe in love; I also believe in cancer.
Jimmy Dix: What, they're both diseases?
Joe Hallenbeck: Yeah, something like that.Joe Hallenbeck: [Joe doesn't like the music being played at the strip club where Cory works] This the only kind of music they play in this joint?
Cory: Mm-hm.
Joe Hallenbeck: I hate this funk shit. I'll have to charge you extra.
Cory: What did you expect?
Joe Hallenbeck: The Four Freshmen. Pat Boone.
Cory: What are you, my father?
Joe Hallenbeck: Yeah, I'm your father. Go put some clothes on.
Cory: You're hilarious.
[Gets up to leave]
Cory: Go stick your head in that speaker. You'll be screaming, "Play that funky music, white boy!"
Joe Hallenbeck: The screaming part, I believe.Joe Hallenbeck: Hey, you got a car here? Hey! You got a car?
Pool Owner: Yeah.
Joe Hallenbeck: Give me the keys.
Pool Owner: No way.
Joe Hallenbeck: [Holds his gun to Darian's head] Give me the keys or I shoot the kid.Jimmy Dix: [Jimmy has just survived being thrown off an overpass and is now trying to calm startled motorists] It's okay. It's okay, folks. It's okay. It's okay. Thank you. Thank you. Danger is my middle name. Don't try this at home, folks. I'm a trained professional. There's me, and there's Super Dave.
[Passes out]Joe Hallenbeck: [Joe is convinced Sarah is hiding anther man in their bedroom closet] That door stays shut. What I'm going to do is count to three. Then I'm going to put a bullet in that door.
Sarah Hallenbeck: Jesus.
Joe Hallenbeck: You can stop me any time by telling the truth.
[Cocks gun]
Joe Hallenbeck: One...
Sarah Hallenbeck: Call your shrink, Joe! Call him and tell him that you're fucking losing it!
Joe Hallenbeck: The truth is a beautiful thing.Mike Mathews: [Mike is trying to offer Joe a case] So listen, I'm booked. You got plans?
Joe Hallenbeck: I'm thinking about smoking some cigarettes.
Mike Mathews: Could you postpone?
Joe Hallenbeck: These are pretty good cigarettes.Jimmy Dix: If you go any faster we're gonna travel back through time.
Joe Hallenbeck: The sky is blue, water is wet, women have secrets. Who gives a fuck?
Jimmy Dix: Hey, man. You ever play ball? You've got a good build.
Joe Hallenbeck: What are you, a fag?
Jimmy Dix: No, I'm just trying to break the ice.
Joe Hallenbeck: I like ice. Leave it the fuck alone.
Jimmy Dix: Oh, you're a lot of fun to be with.[On pulling up to Joe Hallenbeck's home]
Jimmy Dix: Wow, an actual house. I was expecting a cave with like skulls and shit.[Joe gets to his office, after waking up next to a dead squirrel a bunch of kids threw in his car]
Mike Matthews: What'd you do last night?
Joe Hallenbeck: I think I fucked a squirrel to death, and don't remember.Milo: Hey, motherfucker.
Joe Hallenbeck: Hey, Milo. Where ya callin' from, the bottom of the pool?Jimmy Dix: It's called a vocabulary. You got one of those?
Joe Hallenbeck: Sorry, my subscription to JUGGS magazine ran out.Jimmy Dix: Come one, Cory, let's go.
Cory: Wait, I gotta wait for Hallenbeck.
Jimmy Dix: Are you in some kind of trouble?
Cory: It's nothing serious, let's just wait for Hallenbeck.
Jimmy Dix: Is there some guy bothering you?
Cory: Seriously, let's just wait for Hallenbeck.
Jimmy Dix: Hallenbeck's a bum. What's he gonna do, light a match and breathe on the guy?Jimmy Dix: Do you want to get kicked off the planet?
[to Milo]
Joe Hallenbeck: I told you, if you ever touch me again, I'll kill you.Joe Hallenbeck: Can I have a cigarette?
Chet: A cigarette? Yeah sure.
[gives him one]
Joe Hallenbeck: Got a light?
Chet: Yeah, got a light.
[pretends to give him a light and punches him instead]
Chet: Hey baby I thought you were tough. See Pablo, he's no sweat!
Joe Hallenbeck: I seem to have dropped my cigarette. May I have another?
Chet: [hesitates] Sure, sure thing buddy.
[gives him another cigarette]
Joe Hallenbeck: I'm gonna need a light. You touch me again, I'll kill ya.[last lines]
Joe Hallenbeck: Be prepared, son. That's my motto. Be prepared.Jimmy Dix: I'm saying again for the cheap seats, Lieutenant. I DON'T KNOW WHERE JOE HALLENBECK IS! That's my fucking statement! Write it down and shove it up your ass.
Lieutenant Benjamin Bessalo: I could nail you for obstruction.
Jimmy Dix: You couldn't nail a two dollar whore.Jimmy Dix: Hey, ugly! Looks like our evidence got blown up. I think we might have to get some more.
Joe Hallenbeck: Just won't let go, huh? You're like a dog with a frisbee.[Hallenbeck and Dix are trying to tell the bodyguards in a car about a bomb]
Joe Hallenbeck: Now what are you doing?
Jimmy Dix: I'm drawing them a picture.
Joe Hallenbeck: What's that?
Jimmy Dix: It's a bomb.
Joe Hallenbeck: It doesn't look like a bomb, it looks like an apple with lines coming out of it. What are they gonna say, "don't open the briefcase, it's full of fresh fruit"?
Jimmy Dix: Do you want to draw the damn thing?
[Dix shows Hallenbeck the draw of a bomb with "bom" written below]
Jimmy Dix: Happy?
Joe Hallenbeck: Are you kidding me?
Jimmy Dix: [shows the drawing to the bodyguards] Always criticizing my shit. I can't do nothing right.
Jimmy Dix: [the bodyguards shoot at them] Oh, shit!
Joe Hallenbeck: I forgot to tell you. "Bom" means "fuck you" in Polish.
Jimmy Dix: Hey, that's not funny, man. I almost bought it there!
Joe Hallenbeck: Tragic loss to the art world, let me tell ya.Jimmy Dix: You don't like women much do ya Joe.
Joe Hallenbeck: [about his wife] At least I liked the guy she was fuckin'. He was my best friend.
Jimmy Dix: Nah man, he was a scumbag private detective.
Joe Hallenbeck: All private detectives are scumbags.
Jimmy Dix: Yeah, but that scumbag tried to get you killed.
Joe Hallenbeck: Yeah well, friends can't be perfect. I wish that water wasn't wet, I wish the sky wasn't blue and I wish that I didn't still love my wife. Ahh, life sucks!
[reaches for a glass of wine]Joe Hallenbeck: [Joe just found out that Mathews was having an affair with his wife] Head or gut, Mike?
Mike Mathews: Joe, how long have we been friends?
Joe Hallenbeck: I'd say roughly until you started banging my wife. Head or gut?
Mike Mathews: [sighs] Gut.
Joe Hallenbeck: [punches Mike in the gut] Got that address for me?
Mike Mathews: [out of breath] Huh?
Joe Hallenbeck: The surveillance job.
Mike Mathews: [still out of breath] You still want the job?
Joe Hallenbeck: 500 bucks is 500 bucks, Mike.
Mike Mathews: [gives Joe a picture of Cory] Yeah, I guess you're right.
Joe Hallenbeck: [looking at the picture] Cory, huh? You throw a shot into her too?
[Mike leaves]
Joe Hallenbeck: [to his neighbor's dog who keeps coming into his yard] Get the fuck out of here, go shit in your own yard.[Joe and Jimmy arrive at the stadium and see Marcone's car]
Jimmy Dix: Hey, that's Marcone's car.
Joe Hallenbeck: Come on!
Jimmy Dix: [pulls out his keys and scratches the car] I've always wanted to do that.
Joe Hallenbeck: You should've shit on it.Sarah Hallenbeck: [arguing; justifying her infidelity] You were never around. You know what? Fuck you, Joe. I was lonely!
Joe Hallenbeck: Buy a dog.Milo: Push this vile fuck off the road, man!
Milo: Excuse me, but did any of you stupid shits bother to frisk this FUCK? He could be a God damned cop. Frisk him please.
McCoskey: I've got bad news and bad news.
Lieutenant Benjamin Bessalo: Give me the bad news first.Sheldon 'Shelly' Marcone: I got them all in my hip pocket, except Senator Calvin Baynard. I tried to bribe that son of a bitch. He gave it back because it wasn't enough.
Joe Hallenbeck: What's he want?
Sheldon 'Shelly' Marcone: Six million. Or he'll go straight to the police. It'll just be cheaper to kill that son of a bitch.
Joe Hallenbeck: Taking off a senator is ballsy, even for an asshole like you.
Sheldon 'Shelly' Marcone: You said it, Joe-boy. That's why we'll frame you for the senator's murder.Sheldon 'Shelly' Marcone: Give him the key or I'll have you kneecapped.
Jimmy Dix: Whoops.
[Jimmy throws a "Shredder" shotgun shell into the fireplace]
Jimmy Dix: Look like nobody gets the money. That's one of those new plastic keys.
Sheldon 'Shelly' Marcone: Get the god damn key!
Jimmy Dix: [to Joe] The kind that shred.
Joe Hallenbeck: Darian, get down!Harp: Hey, last time I saw you drink straight Vodka was 'cause you just cheated on Corey.
Jimmy Dix: Yeah why don't you pour me another.Jimmy Dix: Nowadays all I do is lose friends, drink, and nail anything with a heartbeat.
Harp: Yeah, well, just stay on your side of the bar.[first lines]
Locker Room Kid: Billy Cole. Billy Cole.
Head Coach: The first half stunk! Open the holes up! Get in there like hogs! Like pigs!
Locker Room Kid: Billy Cole. You got a call on line three.
Head Coach: Let's go out there in this half and kick some butt! Let's get out of this town as a winner! I hate Cleveland!Cory: [with Jimmy Dix in jacuzzi] If I were a cat, I'd purrrrrr.
[while Joe is dancing a jig]
Jimmy Dix: You know, for a dancer, he is one hell of a detective.
Label: film




