<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597</id><updated>2011-12-09T20:13:02.051+07:00</updated><category term='jernih'/><category term='menyebalkan deh pokoknya...'/><category term='hidup'/><category term='tips wawancara'/><category term='Nggak jelas'/><category term='beranilah di saat sebenarnya kau tidak'/><category term='kesehatan'/><category term='penyesalan'/><category term='gagap'/><category term='Bingung'/><category term='jalan2'/><category term='keberanian'/><category term='ikhlas'/><category term='Undefined'/><category term='hobi'/><category term='Pola hidup'/><category term='kenangan'/><category term='necator americanus ^^'/><category term='unik'/><category term='ekspresi diri'/><category term='bebas'/><category term='hati'/><category term='tips semangat hidup'/><category term='Bandung'/><category term='kepribadian'/><category term='bad day'/><category term='filsafat'/><category term='survei'/><category term='kegiatan'/><category term='menyetir'/><category term='spasial'/><category term='film'/><category term='Harapan'/><category term='kesal'/><category term='tips mengesankan wanita'/><category term='positif'/><title type='text'>true side of ME!</title><subtitle type='html'>catatan harian nggak penting :D</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>48</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-318021393360324079</id><published>2009-11-07T19:57:00.000+07:00</published><updated>2009-11-07T19:57:27.440+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gagap'/><title type='text'>Let It Be</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jujur aja ya, gw paling nggak suka sama diri gw sendiri kalo gw berusaha menyampaikan sesuatu, terus gagap. Tapi karna udah biasa, tentulah saya tak lagi memprotes kelemahan saya yang satu ini. Tapi kadang² kalau sedang sangat kesal pada kegagapan saya, air mata kekesalan bisa saja merebak dari mata saya. =P. Tapi eh tapi, saya sadari bahwa orang yang gagap juga punya tendensi berbicara dengan cepat. Semuanya hanya masalah emosi. Saya tahu saya hanya gagap kalau saya sedang terlalu bersemangat atau terlalu gugup. Jadi intinya adalah masalah pengendalian emosi. Kadang² gw bisa merasa sedih sih atas kegagapan gw, tapi setelah itu gw berusaha untuk memantapkan emosi saya dan merasa baik² saja. Saya rasa penguasaan bahasa saya cukup baik, hanya kadang² saja saya mengalami ketidakseimbangan, sehingga muncullah gagap. Tentulah saya sadar jika gagap adalah kelemahan saya, maka tentulah ada kelebihan² yang saya miliki karna Tuhan kan Maha Adil. =). Jadi saya berusaha mengingat² dan mensyukuri apa yang menjadi kelebihan saya. Lagipula, saya rasa orang gagap diberikan rasa untuk berempati lebih untuk merasakan penderitaan sesama orang² gagap. Saya bisa deteksi jika seseorang sedang gagap, maka saya bersimpati padanya dan membantunya sebisa dan setulus hati saya. Wah segitu saja yah. Sebenarnya saya browsing malam ini untuk mencari tahu solusi menghilangkan gagap, tapi saya rasa ya sudahlah, saya kira ini bukan masalah besar. Sebaiknya saya latihan piano saja. So sampai jumpa lagi yaa.. =P&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-318021393360324079?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/318021393360324079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=318021393360324079' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/318021393360324079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/318021393360324079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/11/let-it-be.html' title='Let It Be'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-300528212482512039</id><published>2009-10-22T18:41:00.000+07:00</published><updated>2009-10-22T18:41:09.319+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='positif'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bad day'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hidup'/><title type='text'>Bad Happy Day</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hari ini adalah hari yang sangat kacau. Sangat! Walaupun Alhamdulillah hasil didikan semasa kuliah membuat gw minimal tampak tegar menghadapi krisis, tapi tetap saja, hari ini menjadi 1 hari berarti yang nggak akan gw lupakan. Soalnya ini berawal dari kekonyolan yang bernama ketidakacuhan. Yes, ketidakacuhan seorang gw =). Sedang malas nulis sebenarnya, hanya mau menyatakan saya tidak akan melupakan apa yg Allah swt ajarkan pada saya hari ini =). Yes You makes me a far better person today. Alhamdullillah. =)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-300528212482512039?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/300528212482512039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=300528212482512039' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/300528212482512039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/300528212482512039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/10/bad-happy-day.html' title='Bad Happy Day'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-6743528425255406156</id><published>2009-09-14T01:13:00.000+07:00</published><updated>2009-09-14T01:13:15.664+07:00</updated><title type='text'>kontemplasi bulan Ramadhan, huehehe :D</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Mungkin banyak yang nggak tahu ya kalo saya itu sebenarnya sensitif dan gampang nangis? Yeah, walaupun saya jauh dari feminin dan macho, saya memang segitu sensitifnya. Walaupun saya sering dapat predikat acuh tak acuh, toh nggak ada yang tahu apa sebenarnya yang ada dalam pikiran saya. Saya bertaruh sebagian besar orang yang tampaknya acuh tak acuh, justru malah sangat perhatian, melebihi mereka yang tampaknya memang menunjukkan sikap perhatian. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Tapi memang saya menghindari yang namanya nangis di depan umum. :D Nggak keren aja keliatannya, saya jadi keliatan lemah dan saya nggak suka itu. :D Pernah sekali saya menangis di depan umum secara tak terhindarkannya, dan ada beberapa orang yang membahas itu dan saya malah secepat kilat pergi dari sana menghindari perhatian teman-teman saya. Saya nggak akan begitu seandainya tidak dipancing. :D. Emosi yang membuncah kadang menjadi tak tertahankan dan peristiwa seperti itu bisa saja terjadi secara tak terhindarkannya. Saya bersyukur sejauh ini saya hanya mengalami peristiwa semacam itu sekali :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeah, mungkin ini yang namanya melankolis. Sebenarnya saya tidak suka bersedih tapi kalau tidak malah akan menimbulkan efek yang lebih buruk : sinis. Saya bertanya² darimana gerangan saya mendapatkan cynical edge yang begitu kuatnya, saya kira mungkin karna saya adalah orang yang peka. Kesedihan kalau tidak dikendalikan bisa menjadi suatu kekuatan jahat + bakat sinis saya, ya jadilah sudah kejahatan dalam bentuk kata-kata. Saya kira kekuatan bahasa saya cukup lumayan juga karna saya bisa memformulasikan kemarahan dalam bentuk kalimat-kalimat yang seringkali nggak ada hubungannya dengan penyebab kemarahan saya. Dan saya kira kemampuan mencari² alasan saya juga cukup lumayan karna saya seringkali bisa mencari² alasan untuk bertingkah menyebalkan demi melampiaskan emosi negatif saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah sudah deh, saya kira di bulan puasa ini, saya diberikan rahmat bahwa penting sekali untuk melakukan hal yang benar &amp;amp; BAIK. Agak susah memang yang namanya mengorbankan perasaan. Sampai sekarang saya masih belum terlalu menguasainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong² saya terinspirasi dari acara Bengkel Hati di TPI pagi tadi. Saya pikir², saya yang terlalu sensitif atau gimana ya sampai² kok justru liver sayalah yang sakit (katanya kalau liver sakit itu artinya saya adalah orang yang pendendam). Makanya itu, saya lebih memilih nangis ketimbang sakit liver. Tradisi nangis saya akan saya lanjutkan deh, tapi tetap diam² tentu saja. Saya rasa ini semacam win win solution ya, bagi kesehatan liver &amp;amp; tuntutan berbuat benar &amp;amp; baik yang selama ini saya pegang (dimana prinsip BAIK nya tanpa sadar saya langgar -_-a). Saya sadar bahwa saya adalah tipe gunung es. Orang², bahkan keluarga saya, tidak tahu kalau saya sedang bersedih (kecuali ayah saya, beliau kadang² bisa membaca ekspresi saya &amp;amp; menghibur dengan cara mengajak saya ke toko buku bukan di hari libur, itu dulu, waktu saya masih SMA -_-a). Tapi memang TEGAR sudah menjadi sifat saya yang mendarah daging, toh, saya tetap perlu dan malah HARUS mengadu pada-Nya, demi kesehatan &amp;amp; kebaikan saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekian hasil kontemplasi saya di malam bulan Ramadhan ini :). Saya bertekad insya Allah akan terus meneruskan (*bahasa macam apa itu : terus meneruskan? :D) prinsip “lakukan yang benar &amp;amp; baik” saya (walaupun kadang² saya ogah²an :D). Oke deh, sekian dulu ya :D. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-6743528425255406156?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/6743528425255406156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=6743528425255406156' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6743528425255406156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6743528425255406156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/09/kontemplasi-bulan-ramadhan-huehehe-d.html' title='kontemplasi bulan Ramadhan, huehehe :D'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-6310839226785219970</id><published>2009-08-24T21:59:00.002+07:00</published><updated>2009-08-24T22:04:37.791+07:00</updated><title type='text'>Rotaract Cultural Exchange</title><content type='html'>&lt;span style="color: #fff2cc; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dapet info dari milis nih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Hello Rotaractors all over the world!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;The Rotaract Club Magé, District 4750, Rio de Janeiro, Brazil, has the pleasure to invite you to our new international project called Rotaract Cultural Exchange.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;It's your opportunitty to visit Brazil and meet the beauties of the "Wonderful City", Rio de Janeiro.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;During 30 days, you will know the District 4750, the wonders of Rio de Janeiro, the "Cristo Redentor" (one of the seven wonders of the contemporany world), Beatifull Beaches as Copacabana, Ipanema, Búzios and Cabo Frio, be part of speccially planned festivities, see the projects undertaken by Rotaract Clubs in Brazil, will make visits to universities and Rotary events and meet the Brazilian Culture!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;And How much will you pay for that??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Nothing!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;That's real. Nothing!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;All you have to do is to get here, you will be hosted (accomodation and food) by ours Rotaractors during 30 days in July and August of 2010, for free.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;So, take the rules:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;1st) You must send an email request to rotaractmage@ hotmail.com with the Subject Rotaract Cultural Exchange.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;2nd) You will fill down a Registration Form, and get the signature of your's Sponsor Rotary Club President.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;3rd) You will send it to us untill 1st December 2009.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;4th) The candidates will be analyzed and 1 or 2 rotaractors from anywhere will be selected.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Them, you must Get your Visa (if necessary), Sign our statement of responsability, Buy your airfare, get an international insurance and COME ENJOY BRAZIL!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Please, forward this message to your club mates, and all interested people.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Greatings to All&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Lucas Silverio de Lima&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Rotaract Club Magé (District 4750), RJ, Brazil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Director of International Services 2009/2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;District Rotaract Representative 2009/2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;+55 21 87545255&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;MSN Messenger: lucasgramas@hotmail.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #fff2cc; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;CP nya temen gw, katanya silakan tanya-tanya ke dia kalo berminat :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #fff2cc; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;DRRE Indra Diwangkara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #fff2cc; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;District Rotaract Representative Elect / District Club Service Director&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #fff2cc; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Rotaract Club District 3400 Indonesia RY 2009-2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #fff2cc; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;www.rotaract.web.id&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-6310839226785219970?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/6310839226785219970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=6310839226785219970' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6310839226785219970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6310839226785219970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/08/rotaract-cultural-exchange.html' title='Rotaract Cultural Exchange'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-3641393136699504390</id><published>2009-08-09T06:45:00.001+07:00</published><updated>2009-08-09T06:47:47.505+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bingung'/><title type='text'>.....</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;gimana sih caranya nolak orang dengan halus? = =a&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;nggak ngerti gw.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;dari dulu salah terus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;mau gw jutekin, salah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;mau sama sekali nggak ketemu lagi, kalo bisa, salah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;mau normal-normal aja, dianya rese.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;dari smp gw paling nggak bisa nih ngadepin yang kaya gini-gini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;gw pernah sampe berenti taekwondo gara-gara persoalan semacam ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;ato minta dijemput pas pulang sekolah gara-gara persoalan semacam ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;ato ngapus-ngapusin testimonial di friendster gw gara-gara persoalan semacam ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;mau jahat, nggak tega.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;mau baik juga susah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;rasanya jadi pengen marah-marah nggak jelas nih!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;gw kan berhak dong yah nolak orang kalo orang itu mulai rese?!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-3641393136699504390?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/3641393136699504390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=3641393136699504390' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/3641393136699504390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/3641393136699504390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/08/blog-post.html' title='.....'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-5792061584158436691</id><published>2009-08-09T00:48:00.001+07:00</published><updated>2009-08-09T00:51:43.350+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyesalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bingung'/><title type='text'>menyesal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;gw harap gw :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;less hard headed&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;less argumentative&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;less childish&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;less making excuse&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;mulai dengerin kata orang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;agak nyesal malam ini nggak ikut reuni.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;alesan gw adalah : mahal.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;padahal toh nyokap gw udah mau bayarin, tapi gw tetep nggak dateng.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;padahal gw boleh bawa mobil.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;kalopun gw males nyetir, ada supir bokap gw yang mau jemput.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;padahal reuninya deket banget. deket sma gw dulu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;manusia macam apakah gw ini yang mencari-cari alasan palsu?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;harusnya gw datang dan menjalin silaturrahmi dengan teman-teman smp gw.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;tapi terus terang gw nggak nyaman dengan situasi ramai.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;situasi ramai yang intimidatif &amp;amp; foto-foto.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;lagi-lagi kontradiksi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;gw benci kontradiksi ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;nggak enak versus enggan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;beneran nggak enak gw sama Nova.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;sama Fuad yang ngabis-ngabisin pulsa buat nelepon &amp;amp; bujuk-bujuk gw karna dia neleponnya ke HP.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;pengennya sih gw menjalani semua hal yang baik dengan nyaman.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;tapi kadang-kadang susah = =a.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;padahal kadang-kadang gw suka jadi orang baik.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;gimana sih cara nyembuhin kontradiksi?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;i need help.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;harus bicara dengan ibuku sekali lagi. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;dan mulai menjalankan nasehat-nasehatnya walaupun terpaksa dan bukannya bertahan dengan kekeraskepalaanku.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-5792061584158436691?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/5792061584158436691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=5792061584158436691' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/5792061584158436691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/5792061584158436691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/08/menyesal.html' title='menyesal'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-838744806910057174</id><published>2009-08-08T11:46:00.000+07:00</published><updated>2009-08-08T11:48:51.419+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bingung'/><title type='text'>Dateng nggak yaa?</title><content type='html'>Males dateng reuni T_T. Tapi nggak enak sama temen gw kalo nggak dateng. =|&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-838744806910057174?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/838744806910057174/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=838744806910057174' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/838744806910057174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/838744806910057174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/08/dateng-nggak-yaa.html' title='Dateng nggak yaa?'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-1782047951401751314</id><published>2009-08-02T23:01:00.007+07:00</published><updated>2009-08-03T01:54:43.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bebas'/><title type='text'>how to do what you love?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Efek samping sekolah yang membosankan di jaman dahulu kali = =a.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Duh, semoga saja sekolah jaman sekarang bisa menyenangkan yah. Dulu ortu saya pernah nawarin sekolah yang pake sistem Quantum Learning, atau apa gitu. Pokoknya yang suasana belajarnya fun. Cuman sistemnya asrama. Nyesal deh nggak saya ambil kesempatan itu. T_T&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dari &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.paulgraham.com/love.html"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;http://www.paulgraham.com/love.html&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, simak yah. Semoga bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;How To Do What You Love?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;January 2006&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;To do something well you have to like it. That idea is not exactly novel. We've got it down to four words: "Do what you love." But it's not enough just to tell people that. Doing what you love is complicated.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The very idea is foreign to what most of us learn as kids. When I was a kid, it seemed as if work and fun were opposites by definition. Life had two states: some of the time adults were making you do things, and that was called work; the rest of the time you could do what you wanted, and that was called playing. Occasionally the things adults made you do were fun, just as, occasionally, playing wasn't—for example, if you fell and hurt yourself. But except for these few anomalous cases, work was pretty much defined as not-fun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;And it did not seem to be an accident. School, it was implied, was tedious because it was preparation for grownup work.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The world then was divided into two groups, grownups and kids. Grownups, like some kind of cursed race, had to work. Kids didn't, but they did have to go to school, which was a dilute version of work meant to prepare us for the real thing. Much as we disliked school, the grownups all agreed that grownup work was worse, and that we had it easy.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Teachers in particular all seemed to believe implicitly that work was not fun. Which is not surprising: work wasn't fun for most of them. Why did we have to memorize state capitals instead of playing dodgeball? For the same reason they had to watch over a bunch of kids instead of lying on a beach. You couldn't just do what you wanted.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I'm not saying we should let little kids do whatever they want. They may have to be made to work on certain things. But if we make kids work on dull stuff, it might be wise to tell them that tediousness is not the defining quality of work, and indeed that the reason they have to work on dull stuff now is so they can work on more interesting stuff later. [1]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Once, when I was about 9 or 10, my father told me I could be whatever I wanted when I grew up, so long as I enjoyed it. I remember that precisely because it seemed so anomalous. It was like being told to use dry water. Whatever I thought he meant, I didn't think he meant work couldliterally be fun—fun like playing. It took me years to grasp that.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Jobs&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;By high school, the prospect of an actual job was on the horizon. Adults would sometimes come to speak to us about their work, or we would go to see them at work. It was always understood that they enjoyed what they did. In retrospect I think one may have: the private jet pilot. But I don't think the bank manager really did.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The main reason they all acted as if they enjoyed their work was presumably the upper-middle class convention that you're supposed to. It would not merely be bad for your career to say that you despised your job, but a social faux-pas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Why is it conventional to pretend to like what you do? The first sentence of this essay explains that. If you have to like something to do it well, then the most successful people will all like what they do. That's where the upper-middle class tradition comes from. Just as houses all over America are full of chairs that are, without the owners even knowing it, nth-degree imitations of chairs designed 250 years ago for French kings, conventional attitudes about work are, without the owners even knowing it, nth-degree imitations of the attitudes of people who've done great things.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;What a recipe for alienation. By the time they reach an age to think about what they'd like to do, most kids have been thoroughly misled about the idea of loving one's work. School has trained them to regard work as an unpleasant duty. Having a job is said to be even more onerous than schoolwork. And yet all the adults claim to like what they do. You can't blame kids for thinking "I am not like these people; I am not suited to this world."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Actually they've been told three lies: the stuff they've been taught to regard as work in school is not real work; grownup work is not (necessarily) worse than schoolwork; and many of the adults around them are lying when they say they like what they do.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The most dangerous liars can be the kids' own parents. If you take a boring job to give your family a high standard of living, as so many people do, you risk infecting your kids with the idea that work is boring. [2] Maybe it would be better for kids in this one case if parents were not so unselfish. A parent who set an example of loving their work might help their kids more than an expensive house. [3]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It was not till I was in college that the idea of work finally broke free from the idea of making a living. Then the important question became not how to make money, but what to work on. Ideally these coincided, but some spectacular boundary cases (like Einstein in the patent office) proved they weren't identical.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The definition of work was now to make some original contribution to the world, and in the process not to starve. But after the habit of so many years my idea of work still included a large component of pain. Work still seemed to require discipline, because only hard problems yielded grand results, and hard problems couldn't literally be fun. Surely one had to force oneself to work on them.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;If you think something's supposed to hurt, you're less likely to notice if you're doing it wrong. That about sums up my experience of graduate school.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bounds&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;How much are you supposed to like what you do? Unless you know that, you don't know when to stop searching. And if, like most people, you underestimate it, you'll tend to stop searching too early. You'll end up doing something chosen for you by your parents, or the desire to make money, or prestige—or sheer inertia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Here's an upper bound: Do what you love doesn't mean, do what you would like to do most this second. Even Einstein probably had moments when he wanted to have a cup of coffee, but told himself he ought to finish what he was working on first.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It used to perplex me when I read about people who liked what they did so much that there was nothing they'd rather do. There didn't seem to be any sort of work I liked thatmuch. If I had a choice of (a) spending the next hour working on something or (b) be teleported to Rome and spend the next hour wandering about, was there any sort of work I'd prefer? Honestly, no.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;But the fact is, almost anyone would rather, at any given moment, float about in the Carribbean, or have sex, or eat some delicious food, than work on hard problems. The rule about doing what you love assumes a certain length of time. It doesn't mean, do what will make you happiest this second, but what will make you happiest over some longer period, like a week or a month.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Unproductive pleasures pall eventually. After a while you get tired of lying on the beach. If you want to stay happy, you have to do something.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;As a lower bound, you have to like your work more than any unproductive pleasure. You have to like what you do enough that the concept of "spare time" seems mistaken. Which is not to say you have to spend all your time working. You can only work so much before you get tired and start to screw up. Then you want to do something else—even something mindless. But you don't regard this time as the prize and the time you spend working as the pain you endure to earn it.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I put the lower bound there for practical reasons. If your work is not your favorite thing to do, you'll have terrible problems with procrastination. You'll have to force yourself to work, and when you resort to that the results are distinctly inferior.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;To be happy I think you have to be doing something you not only enjoy, but admire. You have to be able to say, at the end, wow, that's pretty cool. This doesn't mean you have to make something. If you learn how to hang glide, or to speak a foreign language fluently, that will be enough to make you say, for a while at least, wow, that's pretty cool. What there has to be is a test.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;So one thing that falls just short of the standard, I think, is reading books. Except for some books in math and the hard sciences, there's no test of how well you've read a book, and that's why merely reading books doesn't quite feel like work. You have to do something with what you've read to feel productive.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I think the best test is one Gino Lee taught me: to try to do things that would make your friends say wow. But it probably wouldn't start to work properly till about age 22, because most people haven't had a big enough sample to pick friends from before then.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sirens&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;What you should not do, I think, is worry about the opinion of anyone beyond your friends. You shouldn't worry about prestige. Prestige is the opinion of the rest of the world. When you can ask the opinions of people whose judgement you respect, what does it add to consider the opinions of people you don't even know? [4]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;This is easy advice to give. It's hard to follow, especially when you're young. [5] Prestige is like a powerful magnet that warps even your beliefs about what you enjoy. It causes you to work not on what you like, but what you'd like to like.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;That's what leads people to try to write novels, for example. They like reading novels. They notice that people who write them win Nobel prizes. What could be more wonderful, they think, than to be a novelist? But liking the idea of being a novelist is not enough; you have to like the actual work of novel-writing if you're going to be good at it; you have to like making up elaborate lies.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Prestige is just fossilized inspiration. If you do anything well enough, you'll make it prestigious. Plenty of things we now consider prestigious were anything but at first. Jazz comes to mind—though almost any established art form would do. So just do what you like, and let prestige take care of itself.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Prestige is especially dangerous to the ambitious. If you want to make ambitious people waste their time on errands, the way to do it is to bait the hook with prestige. That's the recipe for getting people to give talks, write forewords, serve on committees, be department heads, and so on. It might be a good rule simply to avoid any prestigious task. If it didn't suck, they wouldn't have had to make it prestigious.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Similarly, if you admire two kinds of work equally, but one is more prestigious, you should probably choose the other. Your opinions about what's admirable are always going to be slightly influenced by prestige, so if the two seem equal to you, you probably have more genuine admiration for the less prestigious one.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The other big force leading people astray is money. Money by itself is not that dangerous. When something pays well but is regarded with contempt, like telemarketing, or prostitution, or personal injury litigation, ambitious people aren't tempted by it. That kind of work ends up being done by people who are "just trying to make a living." (Tip: avoid any field whose practitioners say this.) The danger is when money is combined with prestige, as in, say, corporate law, or medicine. A comparatively safe and prosperous career with some automatic baseline prestige is dangerously tempting to someone young, who hasn't thought much about what they really like.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The test of whether people love what they do is whether they'd do it even if they weren't paid for it—even if they had to work at another job to make a living. How many corporate lawyers would do their current work if they had to do it for free, in their spare time, and take day jobs as waiters to support themselves?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;This test is especially helpful in deciding between different kinds of academic work, because fields vary greatly in this respect. Most good mathematicians would work on math even if there were no jobs as math professors, whereas in the departments at the other end of the spectrum, the availability of teaching jobs is the driver: people would rather be English professors than work in ad agencies, and publishing papers is the way you compete for such jobs. Math would happen without math departments, but it is the existence of English majors, and therefore jobs teaching them, that calls into being all those thousands of dreary papers about gender and identity in the novels of Conrad. No one does that kind of thing for fun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The advice of parents will tend to err on the side of money. It seems safe to say there are more undergrads who want to be novelists and whose parents want them to be doctors than who want to be doctors and whose parents want them to be novelists. The kids think their parents are "materialistic." Not necessarily. All parents tend to be more conservative for their kids than they would for themselves, simply because, as parents, they share risks more than rewards. If your eight year old son decides to climb a tall tree, or your teenage daughter decides to date the local bad boy, you won't get a share in the excitement, but if your son falls, or your daughter gets pregnant, you'll have to deal with the consequences.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Discipline&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;With such powerful forces leading us astray, it's not surprising we find it so hard to discover what we like to work on. Most people are doomed in childhood by accepting the axiom that work = pain. Those who escape this are nearly all lured onto the rocks by prestige or money. How many even discover something they love to work on? A few hundred thousand, perhaps, out of billions.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It's hard to find work you love; it must be, if so few do. So don't underestimate this task. And don't feel bad if you haven't succeeded yet. In fact, if you admit to yourself that you're discontented, you're a step ahead of most people, who are still in denial. If you're surrounded by colleagues who claim to enjoy work that you find contemptible, odds are they're lying to themselves. Not necessarily, but probably.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Although doing great work takes less discipline than people think—because the way to do great work is to find something you like so much that you don't have to force yourself to do it—finding work you love does usually require discipline. Some people are lucky enough to know what they want to do when they're 12, and just glide along as if they were on railroad tracks. But this seems the exception. More often people who do great things have careers with the trajectory of a ping-pong ball. They go to school to study A, drop out and get a job doing B, and then become famous for C after taking it up on the side.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sometimes jumping from one sort of work to another is a sign of energy, and sometimes it's a sign of laziness. Are you dropping out, or boldly carving a new path? You often can't tell yourself. Plenty of people who will later do great things seem to be disappointments early on, when they're trying to find their niche.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Is there some test you can use to keep yourself honest? One is to try to do a good job at whatever you're doing, even if you don't like it. Then at least you'll know you're not using dissatisfaction as an excuse for being lazy. Perhaps more importantly, you'll get into the habit of doing things well.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Another test you can use is: always produce. For example, if you have a day job you don't take seriously because you plan to be a novelist, are you producing? Are you writing pages of fiction, however bad? As long as you're producing, you'll know you're not merely using the hazy vision of the grand novel you plan to write one day as an opiate. The view of it will be obstructed by the all too palpably flawed one you're actually writing.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Always produce" is also a heuristic for finding the work you love. If you subject yourself to that constraint, it will automatically push you away from things you think you're supposed to work on, toward things you actually like. "Always produce" will discover your life's work the way water, with the aid of gravity, finds the hole in your roof.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Of course, figuring out what you like to work on doesn't mean you get to work on it. That's a separate question. And if you're ambitious you have to keep them separate: you have to make a conscious effort to keep your ideas about what you want from being contaminated by what seems possible. [6]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It's painful to keep them apart, because it's painful to observe the gap between them. So most people pre-emptively lower their expectations. For example, if you asked random people on the street if they'd like to be able to draw like Leonardo, you'd find most would say something like "Oh, I can't draw." This is more a statement of intention than fact; it means, I'm not going to try. Because the fact is, if you took a random person off the street and somehow got them to work as hard as they possibly could at drawing for the next twenty years, they'd get surprisingly far. But it would require a great moral effort; it would mean staring failure in the eye every day for years. And so to protect themselves people say "I can't."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Another related line you often hear is that not everyone can do work they love—that someone has to do the unpleasant jobs. Really? How do you make them? In the US the only mechanism for forcing people to do unpleasant jobs is the draft, and that hasn't been invoked for over 30 years. All we can do is encourage people to do unpleasant work, with money and prestige.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;If there's something people still won't do, it seems as if society just has to make do without. That's what happened with domestic servants. For millennia that was the canonical example of a job "someone had to do." And yet in the mid twentieth century servants practically disappeared in rich countries, and the rich have just had to do without.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;So while there may be some things someone has to do, there's a good chance anyone saying that about any particular job is mistaken. Most unpleasant jobs would either get automated or go undone if no one were willing to do them.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Two Routes&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;There's another sense of "not everyone can do work they love" that's all too true, however. One has to make a living, and it's hard to get paid for doing work you love. There are two routes to that destination:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The organic route: as you become more eminent, gradually to increase the parts of your job that you like at the expense of those you don't.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The two-job route: to work at things you don't like to get money to work on things you do.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The organic route is more common. It happens naturally to anyone who does good work. A young architect has to take whatever work he can get, but if he does well he'll gradually be in a position to pick and choose among projects. The disadvantage of this route is that it's slow and uncertain. Even tenure is not real freedom.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The two-job route has several variants depending on how long you work for money at a time. At one extreme is the "day job," where you work regular hours at one job to make money, and work on what you love in your spare time. At the other extreme you work at something till you make enoughnot to have to work for money again.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The two-job route is less common than the organic route, because it requires a deliberate choice. It's also more dangerous. Life tends to get more expensive as you get older, so it's easy to get sucked into working longer than you expected at the money job. Worse still, anything you work on changes you. If you work too long on tedious stuff, it will rot your brain. And the best paying jobs are most dangerous, because they require your full attention.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The advantage of the two-job route is that it lets you jump over obstacles. The landscape of possible jobs isn't flat; there are walls of varying heights between different kinds of work. [7] The trick of maximizing the parts of your job that you like can get you from architecture to product design, but not, probably, to music. If you make money doing one thing and then work on another, you have more freedom of choice.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Which route should you take? That depends on how sure you are of what you want to do, how good you are at taking orders, how much risk you can stand, and the odds that anyone will pay (in your lifetime) for what you want to do. If you're sure of the general area you want to work in and it's something people are likely to pay you for, then you should probably take the organic route. But if you don't know what you want to work on, or don't like to take orders, you may want to take the two-job route, if you can stand the risk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Don't decide too soon. Kids who know early what they want to do seem impressive, as if they got the answer to some math question before the other kids. They have an answer, certainly, but odds are it's wrong.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;A friend of mine who is a quite successful doctor complains constantly about her job. When people applying to medical school ask her for advice, she wants to shake them and yell "Don't do it!" (But she never does.) How did she get into this fix? In high school she already wanted to be a doctor. And she is so ambitious and determined that she overcame every obstacle along the way—including, unfortunately, not liking it.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Now she has a life chosen for her by a high-school kid.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;When you're young, you're given the impression that you'll get enough information to make each choice before you need to make it. But this is certainly not so with work. When you're deciding what to do, you have to operate on ridiculously incomplete information. Even in college you get little idea what various types of work are like. At best you may have a couple internships, but not all jobs offer internships, and those that do don't teach you much more about the work than being a batboy teaches you about playing baseball.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;In the design of lives, as in the design of most other things, you get better results if you use flexible media. So unless you're fairly sure what you want to do, your best bet may be to choose a type of work that could turn into either an organic or two-job career. That was probably part of the reason I chose computers. You can be a professor, or make a lot of money, or morph it into any number of other kinds of work.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It's also wise, early on, to seek jobs that let you do many different things, so you can learn faster what various kinds of work are like. Conversely, the extreme version of the two-job route is dangerous because it teaches you so little about what you like. If you work hard at being a bond trader for ten years, thinking that you'll quit and write novels when you have enough money, what happens when you quit and then discover that you don't actually like writing novels?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Most people would say, I'd take that problem. Give me a million dollars and I'll figure out what to do. But it's harder than it looks. Constraints give your life shape. Remove them and most people have no idea what to do: look at what happens to those who win lotteries or inherit money. Much as everyone thinks they want financial security, the happiest people are not those who have it, but those who like what they do. So a plan that promises freedom at the expense of knowing what to do with it may not be as good as it seems.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Whichever route you take, expect a struggle. Finding work you love is very difficult. Most people fail. Even if you succeed, it's rare to be free to work on what you want till your thirties or forties. But if you have the destination in sight you'll be more likely to arrive at it. If you know you can love work, you're in the home stretch, and if you know what work you love, you're practically there.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Notes&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;[1] Currently we do the opposite: when we make kids do boring work, like arithmetic drills, instead of admitting frankly that it's boring, we try to disguise it with superficial decorations.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;[2] One father told me about a related phenomenon: he found himself concealing from his family how much he liked his work. When he wanted to go to work on a saturday, he found it easier to say that it was because he "had to" for some reason, rather than admitting he preferred to work than stay home with them.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;[3] Something similar happens with suburbs. Parents move to suburbs to raise their kids in a safe environment, but suburbs are so dull and artificial that by the time they're fifteen the kids are convinced the whole world is boring.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;[4] I'm not saying friends should be the only audience for your work. The more people you can help, the better. But friends should be your compass.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;[5] Donald Hall said young would-be poets were mistaken to be so obsessed with being published. But you can imagine what it would do for a 24 year old to get a poem published inThe New Yorker. Now to people he meets at parties he's a real poet. Actually he's no better or worse than he was before, but to a clueless audience like that, the approval of an official authority makes all the difference. So it's a harder problem than Hall realizes. The reason the young care so much about prestige is that the people they want to impress are not very discerning.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;[6] This is isomorphic to the principle that you should prevent your beliefs about how things are from being contaminated by how you wish they were. Most people let them mix pretty promiscuously. The continuing popularity of religion is the most visible index of that.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;[7] A more accurate metaphor would be to say that the graph of jobs is not very well connected.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Thanks to Trevor Blackwell, Dan Friedman, Sarah Harlin, Jessica Livingston, Jackie McDonough, Robert Morris, Peter Norvig, David Sloo, and Aaron Swartz for reading drafts of this.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-1782047951401751314?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/1782047951401751314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=1782047951401751314' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1782047951401751314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1782047951401751314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/08/how-to-do-what-you-love.html' title='how to do what you love?'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-8843639729500581409</id><published>2009-07-31T17:36:00.002+07:00</published><updated>2009-07-31T17:44:34.148+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bebas'/><title type='text'>ngisi weekend</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tadinya mau nyoba main Desperado, tapi nggak ah. Langsung kuhapus dari dari daftar lagu yang ingin gw pelajari/mainkan. No No No.... Say No To Sad Song!! Hahaha.... Eh tapi gw masi excited main musik, tandanya gw masih oke nih... Cuman emang gw suka males dalam beberapa hal aja kok. &lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Oiya, mau sharing sesuatu juga nih. Bagi pribadi yang memiliki karakter melankolis kaya gw. Jauh-jauh deh sama lagu-lagu bergenre atau berlirik sedih. Emang sih kalo lagi sedih, rasanya emang cocok dan klop banget dengerin lagu-lagu kaya gitu. Tapi NO... jangan yah... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Btw, mau tau nggak kenapa gw suka banget sama ST12?! Karna lagu itu menyelamatkan gw pas gw nyetir trus spion gw nyenggol bapak-bapak di pinggir jalan. Gw dengerin lagu itu di Hokben MKG, pas lagi lemes-lemesnya karna inget harus nyetir pulang karna nggak ada yang bisa gantiin gw nyetir pulang karna gw pergi sama adik gw. Padahal waktu itu gw baru makan lho. Lemes tih kaitannya sama sugesti, sama pikiran lo. Mau lo makan segambreng juga, tapi kalo pikiran lo muram, yah masih lemes lah dikit2. Nah untung aja Hokben tempat gw makan itu muter lagu2nya ST12.... "Cari Pacar Lagi" beneran membangkitkan semangat gw... Percaya deh sama gw.... Oke... udahan dulu yah. Have a nice day. Have a nice weekend.. Enjoy happy song :D &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-8843639729500581409?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/8843639729500581409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=8843639729500581409' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/8843639729500581409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/8843639729500581409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/07/ngisi-weekend.html' title='ngisi weekend'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-6847356849640450279</id><published>2009-07-29T12:23:00.003+07:00</published><updated>2009-07-29T12:31:23.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bad day'/><title type='text'>what's your passion?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Blog ini udah kaya tempat sampah. Tapi gw lebih milih ngetik ketimbang nulis. Huff... Bener-bener lagi males &amp;amp; nggak semangat nih akhir-akhir ini. Gimana ya caranya supaya semangatku terdongkrak lagi? Soalnya saya suka sih menjalani hidup dengan kebahagiaan, tawa, canda... Sounds weird, tapi yah, itulah aku. Aku seneng punya temen2 yang bisa diajak bercanda. Tapi akhir2 ini aku lagi butuh banget temen bercanda. No, not online friends... males ah becanda lewat internet. Kesannya nggak real aja. Kalo bercanda tatap muka langsung, beda lho rasanya. Lebih happy pas lihat ekspresi muka lawan bicaramu. Hufff.... so so lonely. Kalo lagi gini, saya suka menghayal bisa kerja di Google X). Kejauhan ah melarikan dirinya. Tapi emang bener sih, kayanya kerja di tempat itu bakalan bisa fun banget. Full main2 tapi serius. Lots of creativity aura.... Dan nggak tau kenapa, menghayal kaya gitu aja, bisa bikin saya happy dan mood saya langsung baik deh :), hihihi...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-6847356849640450279?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/6847356849640450279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=6847356849640450279' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6847356849640450279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6847356849640450279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/07/whats-your-passion.html' title='what&apos;s your passion?'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-7792781450868388988</id><published>2009-07-28T22:55:00.004+07:00</published><updated>2009-07-28T23:09:30.668+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bad day'/><title type='text'>simplify</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Baru aja baca status YM temen gw : "masih bertanya-tanya, apa benar manusia pernah menginjakkan kakinya di bulan." Jadi ingat pada kejahatan kelas kere (??) yang pernah gw lakukan waktu SMP. Masuk account e-mail seseorang dimana passwordnya adalah nama belakangnya sendiri. Gimana caranya gw masuk? Dengan manfaatin fasilitas "forgot your password" dan password e-mailnya gw dapetin dengan mudah. Dengan cara serupa, gw dapetin juga password-password e-mail temen gw yang lainnya dan gw jadikan sarana pelampiasan kenakalan anak SMP. Nggak sengaja suatu hari gw kelepasan chatting sama korban gw tentang isi e-mailnya yang berisikan gosip bahwa Neil Amstrong ke bulan tuh cuman rekayasa belaka. Yah gitulah, akhirnya gw bahas tuh masalah sama tuh cowok yang anak kuliahan dan ujung-ujungnya dia tahu dia suka baca-baca e-mailnya dia. Yah begitu deh. Sebenernya cara itu orisinal gw temuin sendiri setelah gw nggak dapet ijin baca e-mailnya temen gw, Meta, pas kita berdua patungan ke warnet. So pulang dari warnet, gw pulang ke rumah dan memutar otak gimana caranya gw tetap bisa menjalankan misi gw. Dan ditemukanlah cara sederhana yang waktu itu belum banyak dipikirkan orang. Beberapa hari kemudian, cara itu ada di Koran Tempo, dan beberapa waktu sesudahnya, cara itu jadi nggak terlalu efektif lagi untuk dilakukan. &lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Yah pokoknya begitulah. Kita tuh sering mikir solusi dari suatu masalah dengan cara yang ribet. Padahal bisa jadi ada cara yang sederhana yang dapat memperbaiki keadaan. Gitu aja sih yang gw maksud. "Simplify but not simpler" (kata Albert Einstein kalo nggak salah). Lagian punya masalah juga ada bagusnya sih, bisa merangsang daya pikir dan kreativitas kita. Ya nggak? Fokus pada solusi aja deh. Konsentrasi. Ya sudah, begitu saja. *kaya orang sinting nih, nasehatin diri sendiri*. Oke deh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-7792781450868388988?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/7792781450868388988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=7792781450868388988' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7792781450868388988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7792781450868388988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/07/simplify.html' title='simplify'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-885401674690582007</id><published>2009-07-28T01:37:00.002+07:00</published><updated>2009-07-29T12:40:04.842+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menyebalkan deh pokoknya...'/><title type='text'>beginilah</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kaya-kayanya, postingan berikut bakalan jadi yang paling gelap daripada yang sudah pernah ada maupun belum (kaya Harry Potter #6 di antara Harry Potter Harry Potter edisi lainnya). Sok dramatis ah, tapi gw merasa bakal menuliskan pengakuan gw yang terdalam setelah selama ini hanya membahas hal-hal sehari-hari. Gw tahu yah kalo gw tuh kadang-kadang agak sotoy, tapi beneran lho, kadang-kadang gw bisa ngerti apa yang dirasakan atau dipikirkan orang lain. Bukan.... bukan membaca pikiran. Gw nggak bisa membaca pikiran, occlumency, legilimency, ato sejenis itu. Tapi gw merasa gw punya semacam firasat yang kuat pada berbagai hal. Hal itu hanya berlaku, jika dan hanya jika, gw bener-bener niat untuk mengetahuinya. Nih, misalnya ya, misalnya, gw bisa nebak apa yang bakal dosen gw lakukan, waktu jaman kuliah dulu. Ato kalo dosen gw ngasi tebakan jayus, gw bakal tau tuh joke bakalan kemana arahnya, makanya gw suka ketawa duluan. Atau banyak hal lain deh. Nggak cuman kelakuan dosen aja sih, orang lain juga, bahkan scene di film padahal gw belum nonton. Makanya gw terkenal sebagai tukang protes ato tukang komentar karna nggak tahu kenapa, gw sekadar tahu saja tentang bagaimana seharusnya film itu bergulir dan kadang-kadang, memang itu yang terjadi. Ato pas tingkat 4, gw pernah stress karna temen-temen sekelompok pemodelan gw maksa-maksa gw presentasi di depan umum. Fyi, gw lemah public speaking lho (yang merupakan alasan terkuat kenapa gw ikut les desain,, agar gw bisa menggambarkan pemikiran gw dalam bahasa visual tanpa harus banyak menceritakannya secara mendetail... eh beneran lho.... aku dapat A di les desainku, aku bener-bener serius lho..). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Oke ganti paragraf walaupun belum ganti topik, balik ke stress pra presentasi. Sore sebelumnya di departemen gw mati lampu, padahal harus bikin slide. Karna kosan gw juga mati, so akhirnya gw nongkrong di himpunan. Temen gw, Rantoni, ngajakin main catur dan gw menang (nggak tau dia ngalah ato gimana, pokoknya gw menang). Rasanya seneng deh menang, walaupun mungkin aja dia ngalah sama gw. Nah besoknya, jam 9 pagi, gw udah nongkrong di himpunan lagi (presentasinya jam 4). Buat ngelupain fakta bahwa gw harus presentasi di sore harinya, gw ngajak anak-anak himp yang ada buat main catur. Dari 6 permainan, gw menang 5 kali. Gw menang lawan Ghif, Dinabo, Ferry, nggak kenal, nggak kenal (alias lupa). Gw dikalahin dengan amat sangat mudah oleh temen gw Fahri. Oiya, gw mengalahkan Ghif dengan beda-beda tipis. Wah, itu langkah besar. Gw SAMA SEKALI NGGAK PERNAH sengaja-sengaja main catur lawan siapapun. So gw seneng banget karna (1) bisa ngelupain masalah (2) menang tanpa disangka-sangka melawan beberapa orang. Padahal gw nggak pernah latihan catur. Gw cuman ngerti aturan-aturannya doang. Blagu banget yah gw????????? Tapi gw mau nyatain bahwa catur..... adalah permainan ”membaca”. “membaca” yang sama, yang gw praktekkan ketika “membaca” situasi, orang, atau apapun. Percaya deh sama gw, kadang-kadang, gw bisa segitu intensnya ngerti perasaan orang, walaupun gw paling anti nunjukkin perasaan sentimentil.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Nah cukup intronya, masuk ke bagian utamanya. Gw mau bilang kalo gw ngerti deh rasanya jadi kakak gw, the black sheep of the family (sorry lho bro, hiperbolis juga nih penggunaan kata-kata gw, hahah…). Dulu, waktu masih SMP, gw pernah nganter kakak gw ke psikolog. Yang ada gw malah diusir keluar karna ngetawain kakak gw pas disuruh ngelipet-lipet kertas dengan ridikulusnya oleh Ibu Psikolog (maaf lho Bu Psikolog dan semua yang tersinggung oleh kata-kata gw yang sarkastis barusan). Namanya juga pemikiran anak SMP. Oke, nah pokoknya kakak gw pernah terlibat urusan per-psikolog-an cuma gara-gara dia pernah kena kasus. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Nah yang ini patut banget dibaca oleh SELURUH ORANG TUA DI DUNIA, bahwa kena kasus pas jaman sekolah tuh biasa lagi. Jangan hiperbolis ah. Kadang-kadang manusia tuh emang suka bertingkah eksentrik. Itu tandanya kita KREATIF. Yang patut orang tua lakukan adalah MULAI MENCOBA MEMAHAMI DAN BUKANNYA MALAH MENGHAKIMI BAHWA ada yang salah sama mereka. Gw ngerti karna GW JUGA DISURUH BERKONSULTASI DENGAN PSIKOLOG OLEH AYAH GW di umur gw yang ke-23...... Hahaha... akhirnya anak kedua ayahku juga ikut-ikutan aneh dan disuruh berkonsultasi dengan psikolog.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tapi ya ampun.... apa susahnya sih memahami gw? Gw tuh otak kiri (ato kanan yah?) minded since gw alumni matematik. Gw biasanya punya alesan atas segala tindak tanduk gw. Tapi since gw juga main musik, jadi ya kadang-kadang gw suka improvisasi. Tapi emang kaya ortu-ortu kebanyakan, ortu-ortu kita tuh KONSERVATIF. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wah kebanyakan pake caps lock yah? (Pertanda gw sedang agak kesal)…… Tapi nih ya, tapi…. Gw nggak akan terpengaruh oleh saran ayah gw itu. Yah oke lah terserah. Tapi gw akan terus menjadi gw. Menjadi diri gw sendiri yang alumni matematik sekaligus suka main piano sekaligus eksentrik. Orang kan beda-beda dong yah? Masa mau dicap sama semua? Selama gw masih menghormati orang lain, nggak ada salahnya gw melakukan hal-hal yang ingin gw lakukan....... dan gw juga akan membebaskan jiwa adik gw agar dia nggak terkungkung dalam tradisi keluarga yang membelenggu dirinya (*lebay ah has*...... hahahha).... Pokoknya yah.... nggak tau deh, apa emang firasat gw yang terlalu tajem ato emang gw orangnya beneran complicated...... don’t judge the book by its cover (*tapi by its price* hahahah…)…. Jangan nilai orang dari luarnya aja….. khususnya buat para orang tua nih..... jangan terlalu serius deh Pak, Bu.... Jangan terlalu banyak ngerjain akuntasi..... pergi karokelah sekali-kali agar Anda lihat sisi lain dunia....... ngerti sih gw, kebanyakan orang tua tuh yaaaaa agak nggak bisa melintasi masa...... ngerti-ngerti deh...... Nah baiklah.... sekian curhatan panjang lebar gw. Lain kali sambung lagi. Au revoir :D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-885401674690582007?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/885401674690582007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=885401674690582007' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/885401674690582007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/885401674690582007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/07/beginilah.html' title='beginilah'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-4915310722160121049</id><published>2009-07-25T10:10:00.002+07:00</published><updated>2009-07-29T12:40:51.034+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nggak jelas'/><title type='text'>haduh</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wah, sudah lama nggak ngupdate blog ini (emang siapa juga yang mau baca?). Ahaha... baiklah. Gw nulis ini sebagai bahan dokumentasi dan evaluasi perjalanan hidup gw aja kok (halah halah T_T). Oke, cukup ngelanturnya. Hmmm, keluhan hari ini adalah gw belum ngambil kartu ATM dari bank, sementara gw mau beli suatu alat elektronik tertentu. Sebenernya gw punya uang tunai tapi nggak terlalu cukup dan kurangnya hanya sedikit yang membuat gw berpikir untuk menjual beberapa barang pribadi gw (kaya garage sale gitu lho). Tapi setelah mikir lagi, sayang deh gw ama barang-barang gw walopun gw udah nggak suka dengerin kaset lagi dan beralih ke CD audio tapi kaset tetap punya kenangannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi kaset Britney Spears, C. Aguilera, AFI (Akademi Fantasi Indosiar).... hahahah...:D. Sampe jaman SMA, gw masih beli kaset dan ke sekolah suka bawa walkman dan kadang kalo abis tes BTA gw suka nyanyi-nyanyi stress gitu (gw nggak bener-bener sadar lho nyanyi-nyanyinya, ampe-ampe mbak-mbak BTA yang dateng buat ngumpulin kertas jawaban jadi senyum-senyum maklum gitu liat gw nggak waras) :D Ihhh.. masa-masa SMA yang kacau dan nggak jelas dan agak sinting ituuu...... hihihi.... T_T&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Pernah gw jual buku boring yang tebelnya ngalah-ngalahin kamus : Musashi, cuma gara-gara gw males bawa-bawa buku itu di dalam tas gw setelah temen gw, Qonita, balikin buku gw itu T_T. Gw sama sekali nggak mikir harganya. Gw kasih aja berapa (waktu itu gw jual ke temen gw, temen gw jual lewat rileks, forum di ITB gitu lah) terserah deh. Pokoknya waktu itu gw maless banget bawa-bawa buku itu di tas gw. Sekarang nyesel deh, karna buku itu gw beli dari uang les gw. Gw kan pernah jadi outstanding student (lagi hokiii,, hehehe :D) di tempat les bahasa inggris dan akibatnya gw les gratis tapi uangnya tetep gw tilep, buat beli bukuuu.... hahaha... Tuh buku mahal lho... ampe dua ratus ribuan gitu deh, apalagi waktu itu baru launching edisi jilid jadi 1 nya. Sebenernya bokap gw punya edisi kepisah-pisahnya (ada 6 buku). Cuman buku terakhirnya salah cetak, jadi kan endingnya ngegantung gitu. Gw kan penasaran, dan akhirnya, demi memuaskan hasrat gw, maka gw belilah tuh buku yang tebel gila... cuman buat tau endingnya doang.... tapi karna nggak mau rugi, gw baca ulang tuh buku dari awal dan gw bawa kemana-mana pas liburan. Trus orang-orang pada nyindir-nyindir gw kuliah kedokteran padahal waktu itu gw masih SMA....T_T.... hahaha! :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uhh.... uhhh..... so intinya, gw nggak mau ah jual barang-barang pribadi (males ah jualan, nggak bakat bisnis, gw orangnya nggak tegaan T_T). So gw ambil kartu ATM gw ajalah. Seneng sih, tabungan gw nggak keusik-usik. Tapi yaaa......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Btw... tadi gw baru buka email dan banyak banget email dari milis himpunan. Isinya debar kusir gitu. Pusing gw bacanya. T_T. Baru bangun udah baca email ribut-ribut. Salah satunya dari kakak kelas gw yang rajin ngajarin aljabar linier ke juniornya.... nggak nyangka gw, dia bisa segitu ofensifnya nyerang 1 orang tertentu T_T. Pusing gw bacanya. Mau nggak gw baca, penasaran... Mau gw baca, nggak enak banget dibaca.... T_T. Sialnya gw, kadang-kadang hipersensitif. Waktu itu gw dan teman-teman yang lain pernah makan bareng dia di daerah Gelap Nyawang. Ketemu nggak sengaja sebenarnya. So akhirnya kita duduk semeja. Dia mengeluarkan 1 pernyataaan tertentu : ”Alin (aljabar linier) tuh gampang lho sebenarnya”. Padahal di antara kita ada yang alinnya C dan mengutuk keras alin. Emang umum sih, alin dikutuk di setiap angkatan. Tuh pelajaran emang susah. Tapi dia dengan entengnya bilang begitu T_T. Walaupun gw nggak mengutuk alin (tapi mengutuk Struk Al, hahahah!!), tapi kata-katanya berasa menghujam lho *lebay mode*, dan yahhh....... nggak tahulah..... nggak tahu lagi..... males ngetiknya..... padahal dia tuh baik banget lho T_T.... trus ditambah debat kusir di milis tadi.... T_T..... Untung ada Lina.... dia ngirim iklan cupcakes towel gitu deh.... Brasa intremezzoo..... Halah.... apa coba nih, gw jadi sentimentil gini? Beberapa waktu lalu, gw ketemu temen les desain gw, Ratih. Yep gw pernah ikut les desain lhooo...... heheheh....:D. Walaupun jadi satu-satunya anak matematik di sana, gw mendapati diri gw cocok temenen sama Ratih. Kita sering ngalor ngidul ke Mc D Dago bareng. Trus pulang tengah malam. Alhamdulillah aman tuh (beberapa waktu lalu kakak gw dirampok di Siliwangi T_T). Udah gitu nonton bareng, ke FO bareng... dan dia jadi satu-satunya orang yang menyemangati gw untuk bertahan pada dosen dan topik TA gw (dosen gw tuh susah banget ditemuin) di saat anak-anak lain di jurusan gw malah berkata sebaliknya (ganti dosen). Beneran lho.... yakin sih gw dia nggak ngerti topik TA dan gimana dosen pembimbing gw saat itu. Dia cuma bilang gini : ”ah masa cuman gara-gara itu, lo udah nyerah? Come on! (sok gaya ngikutin film-film, hahahah :D)”. Tapi pas kemaren gw ketemu sama dia, gw dapati dia berderai air mata. Terharu kayanya. Salah satu penyebabnya adalah gw. Gw ceritain pengalaman hidup beberapa orang dan dia malah jadi terharu.... hehehe.... niatnya mau nyemangatin, eh dia malah jadi terharu.... anak (alumni) DKV emang melankolisnya kental kali yah? Gampang terharu gitu. Tapi dia emang tajam secara emosional dan memori. Jarang-jarang gw bisa nemuin temen dengan memori setajam dia. Dia nyaris menyimak setiap kata yang gw bilang dan bisa masih bisa mengingatnya beberapa waktu kemudian. Gw juga begitu sih (narsis, hahahah!). walaupun gw acuh tak acuh, kadang-kadang ingatan gw juga suka aneh. Giliran waktu ujian bisa lupa, tapi momen-momen atau kata-kata nggak bisa gw lupain. Mungkin itu karna kita sama-sama...... les desain??? Walaupun gw cuman bisa di actionscript dan sama sekali nggak artistik dalam membuat animasi (gw malah bikin game congklak untuk proyek flash gw. Dengan tambahan-tambahan gambar Albert Einstein yang jelek (gw jiplak, maklum, nggak bisa gambar.... hahahah :D) dan lagu Bad Day nya Daniel Powter.... (+karokenya) jadi yang mau nyanyi-nyanyi frustrasi kalo kalah habis main congklak (melawan AI bikinan gw, yang ngaco-ngaco gitu, hahaha....) bisa nyanyi-nyanyi lagu itu)..... Hahahah.... jelas dapat predikat ANEH dari kakak Comlabs yang dengan baik hatinya meneriakkan kata itu di seantro kelas ketika pertama kali liat proyek bikinan gw ^_^.... Tapi masa bodo ah :D.... udah biasa ini.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, jadi ngelantur...... udahan dulu deh ya kalo gitu.... mau ke gramedia nih... mau beli komik (udah lama nggak baca komik).... sama CD..... (katanya mau beli alat elektronik??).... wah kalo itu sih pake dana yang udah dilokalisir (???) untuk itu deh ya.... (jelas bukan dari orang tua lhooooo)....... Oke deh.... au revoir ^^,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-4915310722160121049?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/4915310722160121049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=4915310722160121049' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/4915310722160121049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/4915310722160121049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/07/haduh.html' title='haduh'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-4743234244249735033</id><published>2009-07-01T06:31:00.001+07:00</published><updated>2009-07-01T06:33:48.975+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='positif'/><title type='text'>tadi malam sulit tidur, kepikiran sesuatu T_T</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia;"&gt; tadi malam susah tidur. kepikiran adik gw yang memilih untuk mendaftar sekolah unggulan. nemnya tinggi sih jadi dia nggak salah apa-apa. masalahnya gw agak khawatir aja karna biasanya dia kan males-malesan kalo harus ngerjain pr T_T. ogah-ogahan kalo mau berangkat sekolah. mau uan aja main play station, komputer, game online melulu kerjaannya. kalo ngobrol juga ngobrolin game ato cheat game. kalo nonton tv juga nontonin acara game. so intinya, dia bukan pecinta sekolah. eh ini tiba-tiba mau masuk sekolah unggulan. amat sangat aneh. katanya dia mau masuk sekolah unggulan untuk membahagiakan orang tua. tambah aneh lagi deh. beneran deh. apa karna gw terlalu sarkastis yah? untung deh has, adik lo masih berani ngungkapin hal-hal aneh model gitu dan nggak merasa aneh karnanya. gw kira sih ini sedikit banyak karna dia habis nonton Garuda Di Dadaku. -_-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;yasud, toh hari ini kan bukan keputusan final dia harus nentuin pilihannya. hari ini dia masih memilih 5 sekolah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;sebenernya gw sih oke aja dia mau masuk smp manapun, masalahnya, gw nggak mau dia kehilangan masa-masa bermainnya. yah tapi bukannya nggak mungkin juga dia bakalan kehilangan 100% masa-masa bermainnya kan? hihi. kayanya kekhawatiran gw agak nggak beralasan. :)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-4743234244249735033?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/4743234244249735033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=4743234244249735033' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/4743234244249735033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/4743234244249735033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/07/tadi-malam-sulit-tidur-kepikiran.html' title='tadi malam sulit tidur, kepikiran sesuatu T_T'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-1876651502128814306</id><published>2009-06-27T13:06:00.001+07:00</published><updated>2009-06-27T13:10:36.818+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kegiatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan2'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>weekend :)</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;kemarin gw &amp;amp; adik gw nonton Transformer 2. Ada 3 kata yang mewakili antriannya : ampun, ampun, ampun banget deh (ups itu 5 kata ya? :D). Bioskop andalan gw yang biasanya gw mendapatkan kursi deretan A dengan cukup mudah dan memiliki 7 studio pemutaran di dalamnya, berubah menjadi bencana (hiperbolis :D). Banyak banget anak2 kecil dan oh ya, ini kan masa libur sekolah. So, yah, begitu, akhirnya gw dan adik gw nggak dapet tiket di jam pemutaran yang kita mau dan terpaksa nonton di pemutaran selanjutnya, dan duduk di kursi deretan Q, dan pulang malam, dan gw batuk2 (hehehe, banyak virus kali yah di bioskop :D) atau lebih tepatnya gw nggak bawa jaket, gw ngingetin adik gw untuk membawa jaket tapi gw sendiri nggak bawa dan pake jaket, gw alergi dingin kayanya, kalo pake AC biasanya gw pake pola nyala-mati selang seling, di bioskop mana bisa?! Sebenarnya rencana ke bioskop itu agak mendadak, dan yah berhubung gw mulai belajar menjadi 'yes woman', maka gw iyakan saja permintaan2 yang model begitu, selama itu positif dan nggak merugikan. Ngomong2 sebenernya awalnya gw nggak terlalu antusias nonton Transformer2, gw nonton agak terpaksa awalnya (buat nemenin adik gw yang nggak sabar pengen cepet2 nonton), gw belum nonton Transformer1 (tahun lalu gw lagi banyak pikiran kayanya), hehe.. Tapi setelah nonton, ternyata tuh film lucuuuu banget.. Banyak lelucon slapstick yang lucuuu... heuhehee.. jadi yah, kesan gw terhadap film itu : (1) Lucu banget, (2) Keren.. walaupun gw duduk di deretan Q kursi 24. So ya, gw emang nggak menyesal tentu saja.. ngomong2 di lift kita ketemu aktor Doni Kusuma,, dan dia nonton Transformer juga bareng kita, hanya saja, dia dan keluarganya duduk di deretan tengah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;tapi sejak itu, gw jadi berpikir untuk jadi member M-Tix. Selama nongkrong di bioskop dengan kurang kerjaannya (nunggu jam pemutaran, setelah sebelumnya berlama2 makan di AW, solat di mesjid, dan nongkrong2 di depan mesjid, hihi), kita liat2 trailer yang diputer dan ternyata ada trailer Harry Potter And The Half-Blood Prince. Gw inget tahun2 sebelumnya gw biasa menderita dulu kalo mau nonton Harry Potter (kecuali kalo ada temen gw ngorganisir nonton bareng), jadi ya, kayanya tahun ini bakalan begitu juga. Niat gw untuk menjadi member M-Tix semakin kuat, namunn, kartu ATM gw beberapa waktu lalu hilang dan belum diurus T_T. Suatu hari gw sedang ngantuk dan capek berat dan kayanya samar2 gw inget, SIM A gw ngegeser dari tempatnya pas gw buru2 nyari uang 5000 buat ngasi tip ke supir taksi (bokap gw ngajarin kalo gw harus ngasi tip ke supir taksi, minimal 5000). So ya, kayanya di dalem taksi itu deh ATM gw jatuh. Dan uang gw di dompet tinggal 3000 kalo nggak salah. Ah tapi ada bagusnya juga kok. Gw jadi agak sedikit hati2 dalam menggunakan uang karna uang di dompet gw terbatas. :D. Gw jadi ngitung2 setiap mau beli sesuatu. Tapi sekarang kasusnya gw mau jadi member M-Tix dan gw pikir banyak untungnya ketimbang ruginya so, ya, gw akan mendaftar, tapi nggak punya uang tunai. Ah gampang lah, aku akan urus surat kehilangan itu sore ini (weekend, kantor polisi buka nggak ya?). Gampang lah gampang, hihihi... wah nggak sabar untuk melihat seberapa besar keuntungan yang bakal gw dapat kalo jadi member M-Tix. Pasti bakalan asik banget!:D      &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-1876651502128814306?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/1876651502128814306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=1876651502128814306' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1876651502128814306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1876651502128814306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/06/weekend.html' title='weekend :)'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-7047268308165614005</id><published>2009-06-23T04:30:00.000+07:00</published><updated>2009-06-23T04:32:06.399+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kegiatan'/><title type='text'>tidak bosan lhoo :D</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Terbangun dengan perasaan bertanggungjawab yang aneh. Karna harus ngerjain tugas (kerjaan) (aku kok suka pake bahasa anak sekolah sih?). Tadi malam tidur karna bosan. Bangun pukul 12 malam untuk minum susu dan makan mangga (yang belom diminum dan dimakan, padahal kan susu menetralisir kandungan vitamin pada mangga, ya nggak sih? eeh malah kumakan dan kuminum keduanya berturut2 -_-). Tidur lagi. Bangun pukul setengah tiga untuk menggosok gigi disusul solat tahajud. Agak takut pada penampakan jin yang belakangan ini pernah dilihat budenya (yang tengah menderita sakit jantung parah T_T) di rumah ayahnya di Bandung. Berpikir betapa menyedihkan dan mengerikannya dunia ini. Sakit jantung, penampakan jin pake kebaya T_T. Berusaha mengerjakan tugas walaupun merasa bosan. Bekerja memang seperti ini. Aku harus pintar2 membawa diri. Tapi aku masih bisa menjadi diriku sendiri di luar lingkup pekerjaanku. Untung aku punya hobi lain seperti mengarang cerita, main musik, menemukan (hihihi...). Bersyukur dong. Jadi aku masih bisa menghapus kebosananku :). Kerjakan. Selesaikan. Aku ingat kata Pak Luthfi, guru agama di SMU ku. "Menunggu itu ada batasnya", bisa aku liat sebagai "kerjaan itu batasnya", nggak? (maksa). Jadi aku nggak harus mengerjakan pekerjaanku terus2an (dobel maksa). T_T. Inilah hidup. Harus memaksakan diri. Nggak deng, harus ikhlas. Hihi.. :). Aww udah setengah lima aja! Cepet selesaiin tugas lo. Ingat, kerjain yang perlu2 aja. Bikin yang bagus. That's all. Nggak perlu improvisasi2 segala yah. Mepet soalnya. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-7047268308165614005?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/7047268308165614005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=7047268308165614005' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7047268308165614005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7047268308165614005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/06/tidak-bosan-lhoo-d.html' title='tidak bosan lhoo :D'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-8543895618143617663</id><published>2009-06-21T19:09:00.000+07:00</published><updated>2009-06-21T19:11:42.089+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kegiatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan2'/><title type='text'>me as an adrenalin junkie</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Habis dari Dufaan... :) Dapet tiket gratis dari kantor. Seru deh! Berikut adalah wahana2 yang gw naekin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;extreme log&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;star wars (perang bintang)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;arung jeram&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;halilintar (2x)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;rajawali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;kicir2 (3x)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;istana boneka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;tornado&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;pertunjukan spiderman (1x), harus bayar lagi 20.000 karna cap tangan gw warnanya biru. T_T&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;naik wahana ekstrim seruu... (apalagi pas naik kicir2 setelah 2 kali berturut2, rasanya agak pusing setelah turun, perlu waktu jeda sebelum naik tornado.. heuhehe..)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;ngomong2 tadi kali pertama gw naik tornado lho (norak mode on :D), sebelumnya nggak berani hehe.. rasanya emang kaya mau jatoh (karna gravitasi bumi tentu saja), tapi kalo soal ngeri, masih lebih ngeri kicir2 kursi belakang (gw nyobain 2 2 nya, kursi depan, yang maju dan kursi belakang, yang mundur, lebih ngeri yang mundur lho). yah afterall, gw masih nggak bosen pergi ke dufan walopun umur gw udah 23 :D&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;hihi.. kapan yah dapet tiket gratis ke dufan lagi? hihi.. :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;back 2 my part time task. kemaren tuh mau nyelesaiin sampai tuntas cuman jam 11 malem gw udah ngantuk banget, nggak tahan T_T, padahal sambil nonton film bioskop trans tv, tapi tetep ngantuknya nggak ketahan. mudah2an malem ini selesai semua yah, supaya besok nggak perlu repot2 lagi.. ;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;note : mau nyari partitur piano out of my head nya fastball. mudah2an malem ini bisa T_T&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-8543895618143617663?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/8543895618143617663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=8543895618143617663' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/8543895618143617663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/8543895618143617663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/06/me-as-adrenalin-junkie.html' title='me as an adrenalin junkie'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-3373380769922663550</id><published>2009-06-13T08:41:00.002+07:00</published><updated>2009-06-13T08:51:39.818+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kegiatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hobi'/><title type='text'>kering</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link style="font-family: georgia;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHASTUT%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-family: georgia;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-family: georgia;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1026"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Cur col dulu ah. Lagi capek nih. Udah beberapa hari ini aku nggak main piano. Rasanya otak gw jadi agak-agak kering. Gw nggak main piano gara-gara sibuk sama tugas part time baru gw. Masalah programming sih, sedang menyusung algoritma, program, bla bla bla. Emang dasar gw melankolis-koleris yah, gw berusaha memberikan yang terbaik yang gw bisa. Bahkan tidur jam 2 pagi pun rela for the God shake of good algorithm and efficient program. Aduh aduh. Dan kalo udah mikir gitu, alias darah perfeksionis gw mulai muncul, gw jadi tertekan sendiri. INI TIDAK BOLEH DIBIARKAN BERLANJUT UNTUK TERJADI!! Gw harus santai dan menciptakan harmonisasi di hari weekend ini (mulai ngaco a.k.a. sinting nih :D). Tapi emang enak sih kerja part time gini. Bisa nawar2 untuk dikerjain di hari libur dan programming juga salah satu hobi gw. Yah kita kerjakan saja sebaik mungkin, ikhlas karna Allah, nggak mentingin materi karna gw kerja untuk Allah dan kesenangan. Argh udah deh ya. Lebih cepet selesai lebih baik, biar bisa main piano lagi. Tangan gw udah gatel, otak gw udah kering kerontang kaya di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;padang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; pasir (ngaco, tanda2 sakit jiwa :D)… ahahah.. hiperbolis nih…. Ah nggak pa pa lah… Toh yang baca ini nggak kenal gw ini… (kecuali gw dan Alah swt)… mudah2an…. (nggak trivial)… &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Ah sudahlah, sebelum ngaco lebih jauh lagi… gw udahan dulu yak… :D&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-3373380769922663550?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/3373380769922663550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=3373380769922663550' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/3373380769922663550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/3373380769922663550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/06/kering.html' title='kering'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-7759984331792129640</id><published>2009-05-31T19:25:00.003+07:00</published><updated>2009-05-31T20:10:27.092+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pola hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='positif'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hidup'/><title type='text'>Hanya kepada Allah SWT manusia meminta segala sesuatu ^_^</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Ingat tidak bahwa aku seringkali merasa cepat lelah? Aku rasa, bertahun lalu, aku tidak selemah ini. Maksudku, secara fisik aku memang cepat lelah dari dulu, tapi secara mental hanya beberapa tahun belakangan ini saja. Hatiku memang lemah kurasa. Aku membandingkan keadaan diriku dengan keadaan diri ayahku ketika ditempa krisis. Sangat jauh berbeda. Dia terlihat menghadapinya dengan jantan sementara aku hanya seolah2 merasa jantan. Aku jadi berpikir darimana sumber kekuatan manusia yang sesungguhnya? Aku rasa beberapa tahun belakangan aku melakukan kesalahan dengan prinsip hidupku. Dulu, bertahun lalu, aku sering sakit juga. Gejala tipes, misalnya. Aku sudah pernah sakit 2 kali. Tapi aku menghadapinya dengan santai dan bukannya meratap2 merasa menderita. Aku malah main internet di rumah dan bersyukur bahwa aku punya alasan untuk tidak masuk sekolah yang membosankan. Betapa berbedanya aku sekarang, bertahun kemudian. Aku yang sekarang menghabiskan waktu dan energiku untuk melawan apa yang terjadi alih2 merelakannya untuk terjadi dan berdamai dengannya dan menikmatinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Aku googling, mencoba mencari petunjuk atas misteri ini (hahaha..:D). Aku mendapatkan beberapa, seperti misalnya  seharusnya kita hanya mengandalkan Allah swt. Aku sudah lupa bagaimana rasanya pasrah, so kukira ini kesalahanku sudah diketahui : aku tidak pasrah. Seharusnya aku bisa menerima segala keputusanNya dengan lapang dada. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Dan beberapa hal lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Tapi ada lagi yang menarik nih. Coba baca deh. Oh sebelum mengakhiri tulisan ini, aku berpendapat dalam hidup ini ternyata memang diterapkan algoritma. Masalah datang dan pergi. Terimakasih kepada orang2 di sekitarku yang telah memberikan inspirasi dan contoh hidup yang baik padaku. Aku hanya terlalu keras kepala dalam mempertahankan cara hidupku yang sok tangguh sebelum ini. Tapi kuanggap itu sebagai bagian dari proses hidupku. (^^,)v&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;(dari erabaru.or.id)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Akar Penyakit Timbul Dari Hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Akhir-akhir ini di internet ada sebuah laporan ilmiah: pikiran adalah sejenis substansi, semacam zat padat. Laporan hasil penelitian terbaru ini diungkap dalam majalah Penelitian Psikiatri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Para ahli psikiatri Universitas Montreal dan Havard mengatakan, bahwa “luka” ingatan pada korban penganiayaan dapat “dikendalikan” dengan obat-obatan, yaitu dapat mempengaruhi sebagian proses berpikir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Penelitian ini mengungkapkan, terjadinya ingatan sangat mirip dengan proses pembuatan kaca. Dalam proses menciptakan ingatan, yaitu pada saat proses “berpikir”, terciptalah substansi ingatan dalam wujud cair, selesai dipikir “ingatan” berubah ke dalam wujud padat, pada waktu dipikir ulang sekali lagi tercipta substansi wujud cair, kemudian berubah lagi menjadi padat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Zat padat ini tidak dapat menghilang secara otomatis, setiap kali akan terakumulasi, semakin sering suatu hal dipikirkan, zat padat yang tercipta juga semakin banyak, ini terjadi dalam memikirkan hal-hal baik maupun hal-hal jahat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Laporan hasil penelitian tersebut mengindikasikan bahwa obat-obatan yang dipakai oleh para ilmuwan, dianggap dapat mengacaukan pikiran yang telah “memadat” setelah proses berpikir seseorang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Para peneliti mempergunakan propranolol dan obat-obatan placebo untuk merawat 19 orang yang pernah mengalami musibah atau penganiayaan seksual selama sepuluh hari. Selama masa perawatan mereka diminta melukiskan ingatan musibah yang terjadi sepuluh tahun silam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Setelah dikenang, proses pemikiran ini akan “memadat”, kemudian para peneliti menggunakan obat tersebut untuk menangani pikiran yang telah “memadat” itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Minggu berikutnya ternyata para penderita yang menggunakan obat tersebut, telah mengalami penurunan tanda-tanda tekanan yang diderita seperti bertambah cepatnya denyut nadi pada saat mengingat musibah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Pikiran baik maupun jahat semua dapat berubah menjadi substansi yang memadat, meskipun kita tidak dapat melihat substansi tersebut namun para ahli medis telah dapat memastikannya. Dapat juga dikatakan, bila yang tersimpan dalam pikiran ingatan seseorang hanyalah substansi padat yang hitam jahat, sekalipun untuk sementara masih belum dinyatakan dalam tindakan, dia juga tidak bisa dikatakan sebagai orang baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Sebaliknya, bila seseorang setiap harinya bersedia menerima pendidikan yang benar, maka substansi yang telah memadat dalam pikiran dan ingatnnya pastilah baik, bila ada tindakan nyata pastilah berdasarkan niat baik dan tulus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Dari hasil penelitian medis tersebut dapat dimengerti bahwa pikiran dan gagasan para pendidik dan terdidik telah tersusun menjadi struktur moral di dunia dan tata tertib dalam masyarakat. Maka cara penyembuhan luka batin yang terbaik bukanlah secara pasif menggunakan obat-obatan untuk menangani ingatan yang telah “memadat”, melainkan secara aktif menolak masuknya informasi yang tidak sesuai dengan norma-norma akhlak manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Informasi apa pun yang diterima memang tidak dapat menentukan masa depan seluruh umat manusia, namun setidaknya dapat menentukan masa depan masing-masing individu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Setelah membaca laporan di atas, tiba-tiba sekilas sebuah pikiran “menuntut diri sendiri agar lebih banyak mendapatkan kebahagiaan”. Ilmu pengobatan tradisional Tiongkok beranggapan bahwa “penyakit berasal dari hati”, emosi yang berlebihan seperti “gembira, marah, cemas, sedih, takut/terkejut” dapat merugikan organ-organ vital.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;“Gembira secara berlebih merugikan jantung, sedih merugikan paru-paru, marah merugikan hati, cemas merugikan organ pencernaan, terkejut/takut merugikan ginjal”, emosi yang berlebihan dapat merugikan organ-organ vital, emosi yang berbeda merugikan organ yang berbeda pula.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Pengobatan tradisional Tiongkok beranggapan bahwa sifat saling menghidupi dan saling mengekang kelima unsur dapat dimanfaat untuk merawat penyakit yang disebabkan oleh pengaruh emosional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Saya sering mengatakan kepada teman-teman kaum ibu sambil bergurau, bila kalian marah karena bertengkar dengan orang lain, haruslah bertengkar sampai menangis, agar perasaan dapat menjadi lega. Karena pengobatan tradisional Tiongkok beranggapan, kemarahan merugikan hati (unsur kayu) sedangkan kesedihan merugikan paru-paru (unsur logam), unsur logam dapat mengekang kayu, yaitu kesedihan dapat mengatasi kemarahan, ketika Anda marah sampai menangis, kemarahan akan diuraikan oleh air mata Anda, dengan demikian hati tidak lagi murung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Cara hidup, kebiasaan makan minum, hubungan antar manusia, tekanan pekerjaan masyarakat zaman ini sewaktu-waktu dapat menyebabkan ketidak-harmonisan suasana hati sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan yang bersumber pada emosi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Menurut pengobatan tradisional Tiongkok jantung adalah unsur api, dalam teori saling mengekang antar lima unsur, air mengekang api, artinya takut/terkejut (air) dapat mengalahkan kegembiraan (api). Ketika seseorang terlalu bergembira (api) energi vital menjadi lamban, karena lamban energi menjadi tersebar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Kecemasan merugikan organ pencernaan (unsur tanah), dalam teori lima unsur, api menghasilkan tanah, organ pencernaan (unsur tanah) adalah anak dari organ jantung (unsur api), anak dapat mempengaruhi ibu, artinya kecemasan bukan saja dapat merugikan organ pencernaan (unsur tanah) juga secara tidak langsung membuat jantung (unsur api) menjadi tidak nyaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Dalam teori lima unsur, kayu (hati) dapat menghasilkan api (jantung), hati (unsur kayu) merupakan ibu dari jantung (unsur api), bila anak lemah bisa dibantu dengan memperkuat sang ibu, kemarahan merugikan hati (unsur kayu), juga dapat mempengaruhi jantung (unsur api), sebab itu kelemahan organ jantung (unsur api) dapat dibantu dengan memperkuat organ hati (unsur kayu).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Ilmu kedokteran Tiongkok memperhatikan persatuan manusia dengan alam, teori lima unsur tentang saling menghidupi dan saling mengekang telah menjelaskan konsep umum fungsi tubuh manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Pikiran dan pandangan seseorang menentukan tindakannya, kedokteran modern telah memastikan bahwa pikiran manusia tersimpan dalam ingatan seseorang dalam bentuk padat, setiap kali dikenang selalu memperkuat dirinya dalam ingatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Sebagai contoh: andai kata kita mengatakan suatu atau memberi teguran yang telah melukai seseorang, kita mungkin tidak menyadarinya, karena kontradiksi antar manusia sangatlah kompleks.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Orang yang terluka setiap saat memikirkannya, setiap kali dipikir akan melukainya satu kali, lama kelamaan menjadi suatu kebencian dan penyesalan pada Anda. Suasana hati ini akan memperdalam penderitaannya, sehingga dia tidak enak makan, tidur tidak nyenyak. Sebab itu &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;kita hendaknya melihat segala sesuatu dengan hati welasasih, berusaha melihat kebaikan seseorang, jangan mencela, banyaklah memberi dorongan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Setiap orang hendaknya “menuntut diri sendiri agar lebih banyak mendapatkan kebahagiaan”, apa yang dimaksud dengan “menuntut diri sendiri agar lebih banyak mendapatkan kebahagiaan”?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-family:georgia;" &gt;“Segala sesuatu hendaknya mengalah sehingga lautan dan langit menjadi sangat luas.” “Bersabar sebentar, badai akan tenang.” Karena Tuhan akan memberi jalan, krisis adalah sebuah perubahan yang bisa menguntungkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Ketika Anda masygul, putus asa, merasa tidak ada jalan keluar, sudah tidak lagi bisa berjalan, maka &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;relakan saja. Bila jalan tidak berputar, orangnyalah yang akan berputar, tentunya akan terjadi perubahan yang membaik secara tak terduga. Karena ketika Tuhan menutup sebuah pintu, Dia pasti akan membantumu membukakan pintu lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Kitab pengobatan tradisional Tiongkok kuno, Neijing, mengatakan, &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;“Angin jahat penyebab sakit, dihindari sesuai waktunya, damai tanpa keserakahan, energi vital mengalir lancar, semangat tidak melantur, kesahatan dengan sendirinya akan mengikuti.” Aturlah irama langkah hidup Anda, mulailah dari “pola makan minum beraturan, pola hidup sehari-hari berketentuan, tidak berlelah-lelah serampangan.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-7759984331792129640?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/7759984331792129640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=7759984331792129640' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7759984331792129640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7759984331792129640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/05/hanya-kepada-allah-swt-manusia-meminta.html' title='Hanya kepada Allah SWT manusia meminta segala sesuatu ^_^'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-6755833205708529219</id><published>2009-05-30T21:52:00.004+07:00</published><updated>2009-05-30T22:08:54.155+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menyetir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan2'/><title type='text'>seruuu.... hihihi.. :D</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;wahhhh....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;hari ini agak melelahkan tapi asik...... Jadi gini, adek gw minta ditemenin nonton Terminator Salvation, tapi berhubung belakangan ini gw ama adik gw pernah gontok2an (yang tentu saja dimenangkan oleh gw karna koleris gw lebih kuat dari adek gw, huehehehe...:D), dia nggak mau pergi berdua ama gw doang. Oke jadi kita pergi bertiga : gw, adek, sama bokap gw. Kita nonton di XXI Mega Bekasi Hypermall karna tarif XXI di sana kalo hari Sabtu 25.000, sedangkan di XXI Mall Kelapa Gading kan 35.000, lumayan kan? (berhubung mereka mengandalkan gw, ya gw rekomendasikan tempat yang paling menguntungkan : tarif terendah, tapi tetap XXI, dan tidak terlalu jauh). Nah kita ke sana lewat tol. Firasat gw kalo Mal Metropolitan Bekasi bakal sumpek ternyata bener, tapi gw sama sekali nggak nyangka kalo &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;tempat parkirnya tuh berantakan&lt;/span&gt;.. Maksud gw sistemnya itu lho. Emang sih petugas2 di sana pada ngebantuin, pake HT pula.. Tapi nggak canggih bo alias berantakan. So gw yang tadinya datang jauh lebih awal tetap saja terlambat 20 menit dari dugaan gw semula. Mana mobil Kijang bokap bensinnya tipis so gw nunggu giliran parkir sambil nyala matiin mesin demi menghemat bensin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Serunya (yeah, kita anggap saja ini sebagai suatu petualangan), rem mobil Kijang bokap itu adalah rem kanvas yang notabene sudah AUS!!! so kebayang nggak &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;lahan parkir yang nggak bisa pararel dan bertingkat dan antri dan petugas yang nggak canggih plus REM TANGAN YANG AUS?!&lt;/span&gt; Beberapa kali gw berada di tanjakan dan antri a.k.a. macet... Syukurnya, ada bokap gw di sebelah gw yang ngasi instruksi yang sangat membantu. Walaupun sempat meragukan kemampuan gw pas ngantri di tanjakan... (toh kita nggak bisa tukeran kan? karna mobil itu mengandalkan rem kaki, karna kalo gw lepas, tuh mobil bakal mundur...), tapi aku bersyukur telah melewati tantangan itu dengan baikk... (&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;ALHAMDULILLAH :)&lt;/span&gt;,, jangan kau kira itu gampang lho, hihi :D) walaupun setelah nemu space kosong gw jadi kalap dan parkir agak keluar garis saking senangnya. bokap gw emang sibuk dengan counternya di sebelah gw (sibuk berdzikir dan berdoa). di perjalanan pulang, bokap gw ngaku kalo beliau ngeri liat gw nyetir, hueheheh...:D.. &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;I really love you Dad&lt;/span&gt;, masih membolehkanku menyetir.. :) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Tapi tetap saja, kegiatan di atas menguras tenaga gw. untuk mengembalikan semangat dan tenaga gw, gw mampir di dunkin beli donat dan KOPI!!! sangat membantu mengembalikan energi dan mood baik gw... plus di bioskop gw masih beli 1 cup teh... KAPAN GW BISA BERHENTI TERGANTUNG SAMA KAFEIN?? so total, gw udah minum 2 gelas kopi plus 1 gelas teh hari ini.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Walaupun melelahkan, kegiatan di atas asik banget deh. Bokap gw terlihat agak malas jalan2 di mall yang super ramai dan gw menghiburnya dengan mengatakan bahwa jalan2 di tempat ramai bisa mengurangi resiko terkena penyakit Alzheimer... (bener lho.. aku pernah baca dimana gitu..). :). Pokoknya hari ini melelahkan tapi asikkk...!! Tapi tetaplah, aku memilih tidak akan pergi ke mall yang tempat parkirnya berantakan (nggak ada petugas yang ngatur, ato petugasnya nggak mengatur dengan baik, ato pengaturannya nggak buka tutup, apapun lah namanya) dengan mobil yang rem tangannya sudah aus. Singkat kata, &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;aku tidak akan parkir di mal metropolitan di akhir pekan lagi&lt;/span&gt;. sebisa mungkin, lain kali, aku parkir di tempat lain.. (^^,)v&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Tapi senang sih, aku jadi tahu bagian awal Terminator Salvation (aku sudah nonton, tapi ketinggalan awalnya). ^^&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Oh dan akhir kata i still really love caffeine.. nggak bisa brenti kayanya walaupun zat itu memang diuretik.. -_- &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-6755833205708529219?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/6755833205708529219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=6755833205708529219' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6755833205708529219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6755833205708529219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/05/seruuu-hihihi-d.html' title='seruuu.... hihihi.. :D'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-1936606101496472272</id><published>2009-05-30T10:56:00.010+07:00</published><updated>2009-05-30T23:53:09.693+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>The Last Boy Scout</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Tadi malam gw nonton "The Last Boy Scout" di Trans TV. Gw yang tadinya ngantuk, malah jadi ngakak2. Bruce Willis emang punya bakat sarkastis yang besar (^^,)b. Lucu banget. Agak jahat, agak kejam, tapi masih sangat bisa ditolerir. Dia emang tipe pengeluh tapi jantan dalam menghadapi hidup dan selalu menjaga integritasnya walaupun dia amat sangat menyebalkan (^^,)b. Di setiap filmnya, dimana dia jadi jagoan (dan bukan penjahat).. Gw selalu suka sama ungkapan2 sarkastisnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Berikut adalah beberapa memorable quote nya.&lt;br /&gt;(sumber : http://www.imdb.com/title/tt0102266/quotes)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: The sky is blue, water is wet, women have secrets.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Alley Thug: All right, you want it in the chest, or the head?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Yeah, that's what your wife said.&lt;br /&gt;Alley Thug: Hey, would you stop with the wife shit?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Ask me how fat she is.&lt;br /&gt;Alley Thug: Fuck you, man! How fat is she?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: She's so fat I had to roll her in flour and look for the wet spot. Motherfucker, if you wanna fuck her you gotta slap her thigh and ride the wave in. Now I'm not saying she's fat, her high school picture was an aerial photograph. &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: This is the '90s. You don't just go around punching people. You have to say something cool first.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: I figure you gotta be the dumbest guy in the world, Joe. You're trying the save the life of the man who ruined your career, and avenge the death of the guy that fucked your wife.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: Leather pants.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Yeah.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: What's something like that run?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Six-fifty.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Six hundred and fifty dollars?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Yeah.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: They're pants.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Yeah.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: You wear them?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: YES.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: They don't, like, have a TV in them or something?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Nope.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: I am very old. &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Milo: Can we get a formal introduction?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Who gives a fuck? You're the bad guy, right?&lt;br /&gt;Milo: I am the bad guy.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: And I'm supposed to be trembling with fear, something like that?&lt;br /&gt;Milo: Something like that.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Fine, I'll start trembling in a minute. &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[Jimmy is being approached by a bunch of goons]&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Right now, I'm trying to figure out which one of you looks the most like my dick. If you got something to say, say it. Otherwise get the fuck outta here. &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: Maybe I could take your daughter horseback riding. How old is she?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: She's 13, and if you even look at her funny I'm gonna shove an umbrella up your ass and open it. &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: I swear to Christ that if I survive this fucking case I'm gonna dance a jig. &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: You're a real bastard, ya know that, Joe?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: And then some. &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: You don't think the cops can help you?&lt;br /&gt;Cory: Sure, after I'm dead they'll perform the autopsy. &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Darian Hallenbeck: What the hell is that number on the back of your head? What is that, like a license plate in case someone tries to steal it?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: [giving Jimmy a briefcase full of $6 million] Go buy yourself a new pair of pants.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: [to himself] Okay, what would Joe do at a time like this? He'd kill everybody and smoke some cigarettes.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[Billy Cole's last line]&lt;br /&gt;Billy Cole: Ain't life a bitch?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[Joe Hallenbeck wakes up in his car and stares at his grubby reflection in the mirror]&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Nobody likes you. Everybody hates you. You're gonna lose. Smile, you fuck.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: Hi, you're nobody.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Shhh, don't tell anyone.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: Man, you couldn't protect a cup of warm piss.&lt;br /&gt;[throws ice at Joe]&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Why don't you just go ahead and hit me?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Excuse me?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Come on, chicken shit. Bust me in the chops. You don't think an old guy like me could hurt ya, do ya Jimmy?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: So now you know my name?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: James Alexander Dix. Quarterback for the L.A. Stallions, '89-'90. Banned from the league on gambling charges, allegations of drug abuse. Another tragic tale of wasted youth.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: [stands up from his chair] Now you're starting to piss me off.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: It's about fuckin' time. I'm Joe Hallenbeck.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: [Joe reaches out his hand, Jimmy slaps it] I'm a private detective.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: You're like a fuckin' lowlife to me.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: At least I didn't shit my talent away on coke.&lt;br /&gt;[Jimmy tries to punch Joe, who subsequently blocks his punch and pushes him on the ground]&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: [noticing his spilled whiskey] I spilled my warm cup of piss.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;McCoskey: Good morning, gentlemen. Is there a problem?&lt;br /&gt;Milo: Yes, officer. As a matter of fact there is a problem. Apparently there are too many bullets in this gun.&lt;br /&gt;[uses the gun to kill the officer]&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mike Mathews: [about Cory] She's hot, Joe. She rates a three on my finger scale. That means I'd cut off three of my fingers if God would let me fuck her.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[Joe has just found out that Mike was sleeping with his wife]&lt;br /&gt;Mike Mathews: Look Joe, it just happened.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Sure, sure, it just happened. Could happen to anybody. It was an accident, right? You tripped, fell on the floor and accidently stuck your dick into my wife. "Oops, I'm sorry, Mrs. H, I guess this just isn't my week".&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[Joe Hallenbeck is talking to a puppet on his hand]&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: [speaking as puppet] Why did Mr. Milo cross the road?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: I don't know. Why?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: [speaking as puppet] Because his dick was stuck in the chicken.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Alley Thug: Wrong place, wrong time. Nothing personal.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: That's what you think. Last night I fucked your wife.&lt;br /&gt;Alley Thug: Oh you did, hah? How'd you know it was my wife?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: She said her husband was a big pimp lookin' motherfucker with a hat.&lt;br /&gt;Alley Thug: Oh, you're real cool for somebody who's about to take a bullet.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: After fucking your wife I'll take two.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: It ain't right.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: No, it ain't right.&lt;br /&gt;[sighs]&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: This ain't no game, flash. Real guns, real bullets. It's dangerous.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Danger's my middle name.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Mine's Cornelius. You tell anybody, I'll kill you.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: You ever watch "Soul Train"?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Shut the fuck up.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lieutenant Benjamin Bessalo: There's a new invention out. It's called the razor.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Too risky, I might start thinkin' about you and slash my wrists.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Milo: You think you are so fucking cool, don't you? You think you are so fucking cool. But just once, I would like to hear you scream in pain...&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Play some rap music.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: Where are you goin'?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: To the bathroom, okay. You wanna come? The doc said I shouldn't lift anything heavy.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: No, I'll pass.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: She gets evidence to use against 'em, right?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: That's right.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: So now we have the evidence.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: What we got, Junior, is Marcone and Baynard by the nuts and that is why I love America.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Scrabble Man: Drop the gun, Hallenbeck.&lt;br /&gt;[takes Joe's gun and tosses it]&lt;br /&gt;Scrabble Man: Bit late for a stroll, don't you think?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Yeah, you girls oughta be gettin' home.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Yeah, streetlights are on.&lt;br /&gt;Jake: Shut up fuckface.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: I'm fuckface, he's asshole.&lt;br /&gt;[Jimmy smiles sarcastically, in agreement]&lt;br /&gt;Scrabble Man: Jake?&lt;br /&gt;[Jake punches Joe in the face]&lt;br /&gt;Scrabble Man: Advise Rodney Dangerfield here of the situation. Perhaps we can dispense with the fun and games now, yes?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: You want the envelope, right?&lt;br /&gt;Scrabble Man: The envelope, very smart. See Jake, here is a man who knows when a situation is untenable.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Good word.&lt;br /&gt;Scrabble Man: You like that word? And you do have that envelope, don't you?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Better give up, Jimmy. We're dealin' with a couple of geniuses here.&lt;br /&gt;[Jake punches Joe in the face]&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Hey man, just leave him the fuck alone.&lt;br /&gt;[Jake kicks Jimmy in the groin]&lt;br /&gt;Scrabble Man: Leave him alone? Yeah, sure Jimmy. Whatever you say. Jake here takes his job with a certain exuberance.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Shit, we're being beat up by the inventor of scrabble.&lt;br /&gt;Scrabble Man: He's in a good mood, Jake. Kick 'em again.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: All right. You want the envelope the hooker had, right?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: She wasn't a hooker, Joe.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Shut the fuck up.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: Hey flash, rescue attempt?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Blow me.&lt;br /&gt;Milo: You must be James.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: [sarcastically] James?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: He does that with everybody. He calls me Joseph.&lt;br /&gt;Milo: I trust you're alone.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: No, I got the fuckin' Vienna Boys Choir with me. What, is everybody stupid around here?&lt;br /&gt;[thug slams his head into car bonnet]&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Just you, kid.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: What, you don't believe in love?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Yeah, I believe in love; I also believe in cancer.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: What, they're both diseases?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Yeah, something like that.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: [Joe doesn't like the music being played at the strip club where Cory works] This the only kind of music they play in this joint?&lt;br /&gt;Cory: Mm-hm.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: I hate this funk shit. I'll have to charge you extra.&lt;br /&gt;Cory: What did you expect?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: The Four Freshmen. Pat Boone.&lt;br /&gt;Cory: What are you, my father?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Yeah, I'm your father. Go put some clothes on.&lt;br /&gt;Cory: You're hilarious.&lt;br /&gt;[Gets up to leave]&lt;br /&gt;Cory: Go stick your head in that speaker. You'll be screaming, "Play that funky music, white boy!"&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: The screaming part, I believe.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: Hey, you got a car here? Hey! You got a car?&lt;br /&gt;Pool Owner: Yeah.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Give me the keys.&lt;br /&gt;Pool Owner: No way.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: [Holds his gun to Darian's head] Give me the keys or I shoot the kid.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: [Jimmy has just survived being thrown off an overpass and is now trying to calm startled motorists] It's okay. It's okay, folks. It's okay. It's okay. Thank you. Thank you. Danger is my middle name. Don't try this at home, folks. I'm a trained professional. There's me, and there's Super Dave.&lt;br /&gt;[Passes out]&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: [Joe is convinced Sarah is hiding anther man in their bedroom closet] That door stays shut. What I'm going to do is count to three. Then I'm going to put a bullet in that door.&lt;br /&gt;Sarah Hallenbeck: Jesus.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: You can stop me any time by telling the truth.&lt;br /&gt;[Cocks gun]&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: One...&lt;br /&gt;Sarah Hallenbeck: Call your shrink, Joe! Call him and tell him that you're fucking losing it!&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: The truth is a beautiful thing.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mike Mathews: [Mike is trying to offer Joe a case] So listen, I'm booked. You got plans?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: I'm thinking about smoking some cigarettes.&lt;br /&gt;Mike Mathews: Could you postpone?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: These are pretty good cigarettes.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: If you go any faster we're gonna travel back through time.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: The sky is blue, water is wet, women have secrets. Who gives a fuck?&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: Hey, man. You ever play ball? You've got a good build.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: What are you, a fag?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: No, I'm just trying to break the ice.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: I like ice. Leave it the fuck alone.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Oh, you're a lot of fun to be with.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[On pulling up to Joe Hallenbeck's home]&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Wow, an actual house. I was expecting a cave with like skulls and shit.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[Joe gets to his office, after waking up next to a dead squirrel a bunch of kids threw in his car]&lt;br /&gt;Mike Matthews: What'd you do last night?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: I think I fucked a squirrel to death, and don't remember.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Milo: Hey, motherfucker.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Hey, Milo. Where ya callin' from, the bottom of the pool?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: It's called a vocabulary. You got one of those?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Sorry, my subscription to JUGGS magazine ran out.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: Come one, Cory, let's go.&lt;br /&gt;Cory: Wait, I gotta wait for Hallenbeck.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Are you in some kind of trouble?&lt;br /&gt;Cory: It's nothing serious, let's just wait for Hallenbeck.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Is there some guy bothering you?&lt;br /&gt;Cory: Seriously, let's just wait for Hallenbeck.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Hallenbeck's a bum. What's he gonna do, light a match and breathe on the guy?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: Do you want to get kicked off the planet?&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[to Milo]&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: I told you, if you ever touch me again, I'll kill you.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: Can I have a cigarette?&lt;br /&gt;Chet: A cigarette? Yeah sure.&lt;br /&gt;[gives him one]&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Got a light?&lt;br /&gt;Chet: Yeah, got a light.&lt;br /&gt;[pretends to give him a light and punches him instead]&lt;br /&gt;Chet: Hey baby I thought you were tough. See Pablo, he's no sweat!&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: I seem to have dropped my cigarette. May I have another?&lt;br /&gt;Chet: [hesitates] Sure, sure thing buddy.&lt;br /&gt;[gives him another cigarette]&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: I'm gonna need a light. You touch me again, I'll kill ya.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[last lines]&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Be prepared, son. That's my motto. Be prepared.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: I'm saying again for the cheap seats, Lieutenant. I DON'T KNOW WHERE JOE HALLENBECK IS! That's my fucking statement! Write it down and shove it up your ass.&lt;br /&gt;Lieutenant Benjamin Bessalo: I could nail you for obstruction.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: You couldn't nail a two dollar whore.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: Hey, ugly! Looks like our evidence got blown up. I think we might have to get some more.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Just won't let go, huh? You're like a dog with a frisbee.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[Hallenbeck and Dix are trying to tell the bodyguards in a car about a bomb]&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Now what are you doing?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: I'm drawing them a picture.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: What's that?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: It's a bomb.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: It doesn't look like a bomb, it looks like an apple with lines coming out of it. What are they gonna say, "don't open the briefcase, it's full of fresh fruit"?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Do you want to draw the damn thing?&lt;br /&gt;[Dix shows Hallenbeck the draw of a bomb with "bom" written below]&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Happy?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Are you kidding me?&lt;br /&gt;Jimmy Dix: [shows the drawing to the bodyguards] Always criticizing my shit. I can't do nothing right.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: [the bodyguards shoot at them] Oh, shit!&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: I forgot to tell you. "Bom" means "fuck you" in Polish.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Hey, that's not funny, man. I almost bought it there!&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Tragic loss to the art world, let me tell ya.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: You don't like women much do ya Joe.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: [about his wife] At least I liked the guy she was fuckin'. He was my best friend.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Nah man, he was a scumbag private detective.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: All private detectives are scumbags.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Yeah, but that scumbag tried to get you killed.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Yeah well, friends can't be perfect. I wish that water wasn't wet, I wish the sky wasn't blue and I wish that I didn't still love my wife. Ahh, life sucks!&lt;br /&gt;[reaches for a glass of wine]&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Joe Hallenbeck: [Joe just found out that Mathews was having an affair with his wife] Head or gut, Mike?&lt;br /&gt;Mike Mathews: Joe, how long have we been friends?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: I'd say roughly until you started banging my wife. Head or gut?&lt;br /&gt;Mike Mathews: [sighs] Gut.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: [punches Mike in the gut] Got that address for me?&lt;br /&gt;Mike Mathews: [out of breath] Huh?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: The surveillance job.&lt;br /&gt;Mike Mathews: [still out of breath] You still want the job?&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: 500 bucks is 500 bucks, Mike.&lt;br /&gt;Mike Mathews: [gives Joe a picture of Cory] Yeah, I guess you're right.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: [looking at the picture] Cory, huh? You throw a shot into her too?&lt;br /&gt;[Mike leaves]&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: [to his neighbor's dog who keeps coming into his yard] Get the fuck out of here, go shit in your own yard.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[Joe and Jimmy arrive at the stadium and see Marcone's car]&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Hey, that's Marcone's car.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Come on!&lt;br /&gt;Jimmy Dix: [pulls out his keys and scratches the car] I've always wanted to do that.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: You should've shit on it.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sarah Hallenbeck: [arguing; justifying her infidelity] You were never around. You know what? Fuck you, Joe. I was lonely!&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Buy a dog.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Milo: Push this vile fuck off the road, man!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Milo: Excuse me, but did any of you stupid shits bother to frisk this FUCK? He could be a God damned cop. Frisk him please.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;McCoskey: I've got bad news and bad news.&lt;br /&gt;Lieutenant Benjamin Bessalo: Give me the bad news first.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sheldon 'Shelly' Marcone: I got them all in my hip pocket, except Senator Calvin Baynard. I tried to bribe that son of a bitch. He gave it back because it wasn't enough.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: What's he want?&lt;br /&gt;Sheldon 'Shelly' Marcone: Six million. Or he'll go straight to the police. It'll just be cheaper to kill that son of a bitch.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Taking off a senator is ballsy, even for an asshole like you.&lt;br /&gt;Sheldon 'Shelly' Marcone: You said it, Joe-boy. That's why we'll frame you for the senator's murder.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sheldon 'Shelly' Marcone: Give him the key or I'll have you kneecapped.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Whoops.&lt;br /&gt;[Jimmy throws a "Shredder" shotgun shell into the fireplace]&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Look like nobody gets the money. That's one of those new plastic keys.&lt;br /&gt;Sheldon 'Shelly' Marcone: Get the god damn key!&lt;br /&gt;Jimmy Dix: [to Joe] The kind that shred.&lt;br /&gt;Joe Hallenbeck: Darian, get down!&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Harp: Hey, last time I saw you drink straight Vodka was 'cause you just cheated on Corey.&lt;br /&gt;Jimmy Dix: Yeah why don't you pour me another.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jimmy Dix: Nowadays all I do is lose friends, drink, and nail anything with a heartbeat.&lt;br /&gt;Harp: Yeah, well, just stay on your side of the bar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[first lines]&lt;br /&gt;Locker Room Kid: Billy Cole. Billy Cole.&lt;br /&gt;Head Coach: The first half stunk! Open the holes up! Get in there like hogs! Like pigs!&lt;br /&gt;Locker Room Kid: Billy Cole. You got a call on line three.&lt;br /&gt;Head Coach: Let's go out there in this half and kick some butt! Let's get out of this town as a winner! I hate Cleveland!&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cory: [with Jimmy Dix in jacuzzi] If I were a cat, I'd purrrrrr.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[while Joe is dancing a jig]&lt;br /&gt;Jimmy Dix: You know, for a dancer, he is one hell of a detective.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-1936606101496472272?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/1936606101496472272/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=1936606101496472272' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1936606101496472272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1936606101496472272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/05/last-boy-scout.html' title='The Last Boy Scout'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-4219848307618120121</id><published>2009-05-28T23:07:00.006+07:00</published><updated>2009-05-28T23:26:07.916+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepribadian'/><title type='text'>koleris ada dalam diriku</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;pemberontak, mungkin itu kali yah nama yang tepat buat gw. ngng... tapi lebih tepat lagi koleris, yep gw merasa bahwa gw juga punya unsur koleris dalam diri gw. pernah ikut tes di internet dan hasilnya adalah gw kombinasi melankolis-koleris. yah nggak pa pa lah. aku suka kok. masalahnya hampir tiap orang di keluargaku itu koleris. kalo mau diurutin nih ya, menurut kadar kolerisnya, dari yang paling kuat ke yang paling lemah : kakak, aku, ayah, adik. atau kadang, ayah dan aku bertukar posisi ^_^.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;sejauh ini, ayah selalu baik sama aku, minimal kalo marah, nggak pernah marah membabi buta, selalu mempertimbangkan argumen yang kuajukan, nggak peduli seberapa kekanak2annya argumenku itu. tapi aku baru sadar kalo kita lagi ngumpul, fakta bahwa berhadapan dengan sesama orang koleris itu agak susah. apalagi kalo berhadapan dengan orang koleris yang lebih kuat dari kita (dalam hal ini kakakku...). tapi aku jadi mikir juga sih : "oh jadi gini ya rasanya berhadapan dengan orang yang annoying?". Dalam hal ini kakakku, yeah. Tapi aku tau aku nggak seannoying kakakku :D, huehehe... tapi bagusnya aku jadi sadar bahwa sifat koleris itu nggak selamanya bagus untuk diterapkan. tinggal jauh dari rumah untuk menuntut ilmu di perguruan tinggi, kurasa, agak menurunkan kadar kolerisku. tapi sekaligus bisa mengalahkan kadar koleris adikku yang dulunya lebih keras kepala dari aku. tapi satu hal yang menyamakan kami, kami sama2 tunduk pada logika (kecuali kakakku -_-, dia tidak terlalu). walaupun adikku kadang suka marah2 kalo lagi kesal, dia selalu tunduk pada logika. ah sudahlah, aku cinta kok sama keluargaku.. walau kadang2 terjadi mati lampu tiba2 karna semuanya pada ngotot nyalain alat elektronik dan akibatnya listrik di rumah nggak kuat (aneh deh, biasanya nggak begini).. huehe.. err maaf maaf, aku hanya hiperbolis. kurasa mati listrik itu dikarnakan ada korsleting di suatu tempat. daya listrik di rumah kami tinggi kok :D. i do really love my family,, :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;ah tapi eh tapi,, ada bagusnya juga jadi orang koleris..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:georgia;" &gt;"Anda memiliki bakat pemimpin, tegas, penuh pendirian, tanggung jawab hingga tugas selesai, dan dapat diandalkan. Dunia semakin lebih baik dengan kepemimpinan anda."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Waaaw... asikkk... mungkin dong yah suatu hari nanti gw jadi direktur (kaya ayah gw :D) ato jadi mentri keuangan (^^,)b&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Tapi negatifnya juga ada sih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:georgia;" &gt;"karena secara alami memimpin, maka paling suka bossy nyuruh nyuruh, keras kepala dan tidak suka menjadi pengikut. Tegas karena penuh pendirian jadi sering menganggap dirinya benar tapi orang lain salah plus tentu saja hobinya yang mengkritik. Bertanggung jawab hingga tugas selesai sampai sampai paling gak suka (atau kadang panik marah) bila tugas tersebut di lakukan orang lain dengan cara yang lain (orang lainkan salah, saya benar), dan karena hasil akhirnya bagus dan orang lain semakin mengandalkannya, semakin yakin pula bahwa dia benar orang lain salah." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Apapun diri gw, pokoknya gw bersyukur menjadi gw dan bersyukur atas keluarga gw, dan juga pastinya akan selalu berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari.. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-family:georgia;" &gt;harus sering2 latihan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt; karna pepatah bilang, pisau yang diasah pasti akan tajam. Begitu juga dengan ilmu ato kepribadian, kalau dipelajari dan diusahakan berulang-ulang, pasti akan bisa! &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-family:georgia;" &gt;Kita harus optimis. (^^,)b&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-4219848307618120121?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/4219848307618120121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=4219848307618120121' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/4219848307618120121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/4219848307618120121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/05/koleris-ada-dalam-diriku.html' title='koleris ada dalam diriku'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-9182798110783631335</id><published>2009-05-27T22:20:00.003+07:00</published><updated>2009-05-27T22:45:52.391+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>mari naikin berat badan :)</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Hm... Hari ini bagus namun tidak terlalu. Bagusnya sih banyak yah, nggak usah kuceritakan. Kurang bagusnya adalah masalah ketergantunganku pada kafein dan minuman manis. Apapun yang manis malah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Gini, sebenarnya aku punya masalah : gampang lemas. Apa ya istilah tepatnya? Hipoglikemik? Nah itu dia!! Kurasa ini disebabkan karna persediaan gula dalam tubuhku rendah, jadinya aku gampang lemas. Makanya, aku butuh yang namanya minuman manis, terutama kalo aku sedang melakukan aktivitas fisik yang memerlukan konsentrasi tinggi : menyetir. Yang aku nggak suka, teh adalah minuman diuretik (bener nggak gini nulisnya?). Hal itu agak menjengkelkan. Kurasa, sudah saatnya aku melakukan pendekatan lain. Aku akan menaikkan berat tubuhku yang sekarang 7 kilo di bawah standar ideal ini. Sulit lho menaikkan berat badan. Tapi aku rasa ini harus kulakukan kalo aku ingin menjadi orang yang tidak gampang lemas lagi. Sudah hampir sebulan aku nggak lari di treadmill karna sakit batuk yang kuderita. Aku nggak boleh capek. Aku pikir sakit batuk itu juga karna aku terlalu kurus dan terlalu capek. So nggak ada pilihan lain kalo aku mau kualitas kesehatan tubuhku meningkat : NAIKIN BERAT BADAN. Itu artinya aku mulai harus sering makan dan menambah porsi makanku. Anehnya, padahal aku baru ulangtahun dan mendapat asupan cheesecake ulangtahunku porsi besar. Namun berat badanku tetap begini2 saja. Aku senang sih jadi orang langsing, tapi kebutuhan hidup menuntutku memiliki bobot dan kekuatan tubuh lebih. Jadi HARUS BANYAK MAKAN DAN NIKMATIN MAKANNN... HUEHEHE...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Aku rasa aku perlu minum susu gaining weight, minum temulawak karna akan meningkatkan nafsu makan (aku sudah pernah minum ini dan rasanya bikin mau muntah!! huekk... aku tidak muntah hanya karna aku memaksa diriku untuk tidak muntah!)... SO MINUM LAGI DEH SI LARUTAN TEMULAWAK SUPER YUMMY ITU... BERTAHANLAH... Demi kesehatan dan kualitas hidup lebih baik. Cheers... (bersulang temulawak.. -_-)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Sama ada lagi nih beauty tips dari Go Girl! Mei 2008. Aku salin yaa...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;TIPS 4 GAINING WEIGHT&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: georgia;font-family:georgia;" &gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:100%;" &gt;Never skip regular meal time.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Awali dengan makan pagi yang kaya karbohidrat, supaya kamu bisa beraktivitas dengan semangat. Jangan melewatkan snack saat brunch atau tea time. Pilih jenis makanan yang nggak bikin perut kenyang, seperti buah, susu, kue manis atau es krim. Tujuannya supaya badan mendapat nutrisi tambahan yang baik untuk naikin berat badan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:100%;" &gt;Perbanyak makanan sehat berkalori tinggi,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; seperti : kacang2an, pisang, fresh fruit juice, pasta, makanan yang mengandung mentega, dsb. Ingat! Bukan junk food lho ya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nggak hanya makanan berkalori tinggi yang bisa menaikkan berat badan, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:100%;" &gt;makanan berprotein juga nggak kalah penting!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Fungsi protein adalah menjaga kekebalan tubuh dan sebagai nutrisi penting untuk membangun otot. Supaya badan kurusmu menjadi lebih berisi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:100%;" &gt;Tambah porsi makan sedikit demi sedikit setiap harinya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Dengan begitu kamu nggak akan stress duluan saat ngelihat jumlah makanan yang banyak.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau kamu sedang nggak berselera makan, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:100%;" &gt;ngemil aja!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Maka itu selalu sedia cemilan yang kamu suka di dalam tas. Atau kamu pilih jajanan ringan semacam otak2 atau mpek2. Cara lain lagi supaya bikin kamu semangat makan adalah dengan turun ke dapur dan bikin sendiri. Mau puding, kaastengels, atau pisang goreng?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:100%;" &gt;Enjoy the food while you're chewing it.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Rasain nikmatnya makanan tersebut dan jangan dijadiin beban, karena hal tersebut bisa bikin kamu susah menambah berat badan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau ada waktu lebih, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:100%;" &gt;gunakan untuk beristirahat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; supaya kalori dalam tubuh nggak banyak terbakar untuk berbagai aktivitas yang melelahkan. Nggak harus dengan tidur, bisa juga dengan bersantai sambil membaca buku.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Last but not least, untuk mendapatkan berat badan proporsional bukan berarti hanya makan dan makan. Imbangi juga dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:100%;" &gt;olahraga supaya badan tetap sehat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-9182798110783631335?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/9182798110783631335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=9182798110783631335' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/9182798110783631335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/9182798110783631335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/05/mari-naikin-berat-badan.html' title='mari naikin berat badan :)'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-7854345240252243233</id><published>2009-05-19T22:44:00.002+07:00</published><updated>2009-05-19T22:58:09.363+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menyebalkan deh pokoknya...'/><title type='text'>peristiwa menyebalkan hari ini!!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;tadi, pulang dari bank, gw mampir ke bioskop.... mau nonton film baruuu.... angels and demons... gw nggak tau musti seneng ato marah, tapi cowok di sebelah gw ngeliatin muka gw tiap 2 menit sekali (atau malah kurang dari itu??!!!)... jujur gw jengkel,, dia sampe nawarin makan dan ngajakin diskusi film juga yang gw tanggapi dengan isyarat tangan ("no, thanks"), dan pura2 nggak denger karna pura2 konsen ke film...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;gw, sebagai orang melankolis (yeah, gw punya unsur melankolis ternyata, baru tahu setelah ikut tes di facebook) sering banget ngalamin yang namanya ngeflow sama kegiatan gw. kaya misalnya gw pernah baca novel di kelas (hari itu gw sedang super bad mood, so gw baca novel di kelas untuk membalik suasana hati) dan sampai nggak tahu kalo minggu depannya ada UTS mata kuliah itu.. atau membaca sesuatu sampai tidak sadar kalo ada orang yang mengajak gw berbicara, atau peristiwa2 sejenis itu lah... dan sebaliknya, gw sebagai orang melankolis bisa sangat peka terhadap detail. tergantung pilihan gw.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;di jakarta sini, gw lumayan sering nonton bioskop sendiri, tentu saja karna gw nggak selalu punya teman untuk diajak nonton, plus bioskop di sini banyak dan dekat, plus sejak bisa nyetir gw seneng jalan2 :D walaupun harus bersusah2 parkir di lahan parkir mal yang sempit. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;oke back 2 real topic... masalahnya tuh cowok, sering banget noleh ke gw... dari AWAL film sampe AKHIR film.... temen gw juga pernah ada yang begitu... berhubung gw akrab sama dia (sebagai teman), gw berani labrak dia karna gw kan risih diliatin terus (gw sebagai orang melankolis, tidak menyukai perhatian dan pujian, yep, maksud gw perhatian di luar kebiasaan) apalagi waktu itu lagi di kelas. gw labrak dengan bilang :"ngapain sih lo liat2 gw terus?". yeah, cukup standar dan menurut takaran gw, nggak akan membuatnya marah dan memang dia nggak marah karna nggak menunjukkan tanda2 itu. masalahnya cowok ini (this guy next chair--TGNC), gw nggak tau dia orangnya kaya apa... mau gw labrak... gw nggak biasa ngelabrak orang nggak dikenal karna gw takut akan menyebabkan kemarahan yang nggak perlu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;ah sudahlah, satu2nya hal yang kusesalkan adalah aku tidak terlalu menikmati menonton film itu (padahal filmnya baguss dan seru)... tapi konsentrasi gw terpecah tau nggak? (itu sangat tidak menyenangkan bagi orang melankolis, melakukan sesuatu setengah2....)... gw berencana menonton film itu lagi kalo ada waktu, demi mendapatkan kepuasan menontonnya,, yang lalu biarlah berlalu lah... bersyukur sajalah, bahwa aku dianugrahi wajah aneh yang membuat seseorang menoleh ke arahku tiap 2 menit sekali... kalo gw boleh jujur, orang itu sangat amat menyebalkan!!!! tapi gw kan nggak punya hak buat marah apalagi ngelabrak..... &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;A.R.G.H.!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;by the way, sebelumnya aku pernah mengalami peristiwa serupa, terjebak dalam kursi selama beberapa jam dan dipandangi orang asing. waktu itu aku naik argo gede dari bandung tujuan jakarta... aku ingat waktu itu kereta agak lengang karna sedang arus mudik... gw duduk di kursi grup sebelah kiri lorong dan cowok itu (udah agak tua pula) di sebelah kanan lorong. sepanjang perjalanan, dia terus memandangi gw dan lebih parah... dia TERSENYUM kepada gw sambil kadang2 MENGGIGITI dasinya.... gw sebagai cewek (sok) tangguh... (sok) bereaksi ilfeel dan sok cuek padanya (padahal dalam pikiran gw, gw nyangka dia psikopat, ahahaha...) sambil menaruh tas gw di kursi kanan gw, agar cowok itu nggak pindah ke kursi sebelah gw yang notabene kosong, dan bersikap sok tangguh padahal dalam hati gw takut luar biasa (takut lah sama orang nggak waras... dia nggak waras kan?!). gw nggak berani tidur karna takutnya tuh cowok ngapa2in gw (disentuh sesenti pun gw nggak rela), padahal waktu itu gw capek banget. gw udah menyusun rencana di kepala gw, gw bakal pindah tempat duduk kalo tuh cowok beneran jadi pindah ke kursi sebelah gw,, nggak peduli siapa pasangan duduk gw nantinya asal jangan dia (dan semoga jangan lebih parah).. gw mikir kalo gw pindah duduk tanpa alasan, dia bakal mikir kalo gw terpengaruh sama godaan anehnya dia, so gw tetap duduk di tempat duduk asli gw sepanjang perjalanan menyakitkan itu ... hahaha... MENYEBALKAN!!! etiskah dia bersikap seperti itu? huh, sepertinya tidak.... harap hargai orang2 melankolis, please.....   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-7854345240252243233?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/7854345240252243233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=7854345240252243233' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7854345240252243233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7854345240252243233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/05/peristiwa-menyebalkan-hari-ini.html' title='peristiwa menyebalkan hari ini!!'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-6764438533050009193</id><published>2009-05-06T22:40:00.002+07:00</published><updated>2009-05-06T22:59:20.907+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips mengesankan wanita'/><title type='text'>tips mengesankan cewek aneh, hehehe :D</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;kisah berikut ini sebenernya nggak penting. cuman gw nggak tahan kalo nggak menuliskannya :).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;jadi begini, tadi sore menjelang magrib, gw nengokin tante gw yang habis sakit. macet euy, tapi tak mengapa, berhubung gw menikmati kegiatan mengemudi :D. nah, sampai di rumah tante gw, ternyata jalan ke rumahnya tuh kecil (lebih kecil dari jalan di komplek rumah tempat tinggal gw), so ini pengalaman pertama gw nyetir di jalan sempit. karna ragu mau masuk langsung ke depan jalan rumah tante gw (jalannya sempit banget, ragu kalo gw bakalan bisa muter), so gw ngelilingin tuh kompleks, nyari jalan yang agak lebar buat parkir. nemu sih, cuman kalo gw parkir di pinggir jalan itu, gw bakal ngerugiin rumah rumah di tepi jalan itu karna bakalan susah buat mereka untuk ngeluarin mobil. so gw kembali ke rumah tante gw, dan masuk saja ke jalan depan rumahnya. nah pas nyampe, gw disambut tante gw yang habis sakit, dan ANAKNYA (alias sepupu gw) yang ternyata GANTENG, dan GENTLEMAN. Oke.. kalo ganteng mah relatif yah, tapi yang buat dia terlihat ganteng di mata gw, dia nawarin buat markirin mobil bokap gw :). Dia menghampiri jendela gw dan menawarkan memarkirkan mobil bokap gw (tau kali ya gw amatir karna mungkin terlihat stress ketika disuruh melakukan hal parkir memarkir pararel). So, voila, dia markirin mobilnya.. Heuheu.. :D. sederhana sih, ahaha.. tapi itu sangat membuat gw terkesan dan berterimakasih.. so guys, yang mau bikin terkesan cewek, coba &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold; font-family: georgia;"&gt;tawarin markirin mobil kalo ada cewek dateng ke rumah kalian&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;.. asal tahu saja, cewek itu agak lemah dalam hal parkir memarkir (atau cuman gw doang kali yah yang lemah? heuheu). lebih tepatnya, parkir itu hal yang paling susah dan melelahkan dalam mengemudi menurut cewek (gw maksudnya). nah menawarkan memarkirkan mobil, bisa membuat cewek tipe teraneh sekalipun (gw maksudnya) terkesan lho :).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-6764438533050009193?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/6764438533050009193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=6764438533050009193' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6764438533050009193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6764438533050009193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/05/tips-mengesankan-cewek-aneh-hehehe-d.html' title='tips mengesankan cewek aneh, hehehe :D'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-7497165121468014347</id><published>2009-05-06T07:43:00.005+07:00</published><updated>2009-05-06T23:04:57.944+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips semangat hidup'/><title type='text'>Tips mempertahankan semangat hidup</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;They aren't originally made by me. Dapet dari googling. Gw tulis di sini sebagai catatan, supaya gw tidak lupa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="font-family: georgia;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;BERIKANLAH LEBIH DARI YANG DIMINTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jadilah orang yang selalu memberikan ‘lebih’ dalam apa saja yang Anda lakukan. Jadikanlah ‘totalitas’ sebagai gaya hidup Anda karena kebiasaan membentuk karakter. Berilah tanpa mengharap imbalan dan pujian.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;KURANGI KETEGANGAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak bilang: “Suatu saat nanti kamu akan tertawa jika teringat akan hal ini.” Kurangilah stres dengan berpikir bahwa segala sesuatu dalam hidup Anda pasti akan berjalan lebih baik. Walaupun kondisi pada saat ini tidak mendukung Anda untuk bersemangat. Milikilah kerangka berpikir positif! Lihatlah setiap situasi sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Jangan lupa untuk tetap tertawa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;KUASAILAH KEBIASAAN ANDA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan dapat membuat Anda menjadi lebih baik atau lebih buruk. Pastikanlah untuk memiliki kebiasaan yang memiliki efek yang baik bagi diri &amp;amp; hidup Anda. Lenyapkanlah kebiasaan buruk yang merugikan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;PILIHLAH LINGKUNGAN ANDA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan, siapa saja orang yang sangat berpengaruh dalam hidup Anda? Kita semua terbentuk oleh lingkungan kita. Setiap orang yang ada di sekeliling kita mempengaruhi kepribadian, kepercayaan, dan nilai-nilai yang kita anut. Jadi, siapa orang terdekat Anda? Pastikan bahwa mereka mendukung Anda untuk maju. Hindari orang yang menghalangi perkembangan dan mematikan semangat Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;LUANGKAN WAKTU UNTUK KEGIATAN YANG ANDA SUKAI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita berupaya keras untuk berlari mengejar kemajuan dalam kehidupan kita, hingga melupakan hal-hal yang membuat kita bahagia. Jika terlalu tegang, Anda menjadi lelah jiwa raga, dan bosan. Kembalikan semangat Anda dengan meluangkan waktu untuk melakukan hobi Anda. Lakukanlah secara teratur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;PECAHKAN MASALAH YANG MENGHIMPIT ANDA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masalah yang belum terpecahkan berpotensi untuk menguras energi kita. Cari tahu, masalah apa saja yang menghimpit jiwa dan membuat Anda tertekan. Carilah solusi atas masalah Anda. Selesaikanlah urusan yang belum selesai, seperti melunasi hutang, menyelesaikan skripsi atau pekerjaan yang belum beres. Dijamin, Anda akan menjadi lega setiap satu masalah selesai. Bereskan saja semuanya, supaya Anda kembali bersemangat!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;FOKUS! FOKUS! FOKUS!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Enyahkan kecerobohan dan hal-hal buruk yang terjadi dalam hidup Anda dengan fokus pada apa saja yang sedang Anda lakukan saat ini. Kembangkanlah kebiasaan untuk melakukan satu saja pekerjaan. Fokuslah pada hal itu hingga pekerjaan itu selesai. Berilah perhatian pada detail untuk meraih kesempurnaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;SISIHKAN WAKTU UNTUK MENYUSUN HIDUP ANDA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang menyerah pada keadaan dan tidak memperjuangkan hidup mereka. Akibatnya hidup mereka menjadi tak menentu dan tanpa arah serta tujuan. Hindarilah hal ini dengan mengetahui apa yang Anda inginkan. Ketahuilah impian Anda. Anda ingin menjadi apa? Kehidupan seperti apa yang Anda dambakan? Apa sumbangsih Anda bagi manusia dan dunia? Jadilah orang yang proaktif dengan berusaha menata diri dan hidup Anda ke arah yang lebih baik. Susunlah rencana dan berjuanglah!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;MENJAGA KESEHATAN JIWA &amp;amp; RAGA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Makanlah makanan yang bergizi, jangan hanya asal kenyang. Miliki tidur yang berkualitas. Berolahragalah secara teratur. Lakukan segala upaya untuk menunjang raga kita tetap sehat. Karena kesehatan tubuh berpengaruh pada kesegaran mental. Usahakan untuk berada dalam lingkungan yang ‘sehat’, hindari lingkungan yang penuh tekanan, carilah kehidupan yang lebih baik. Berbagilah bersama sahabat. Jangan lupa bahwa Tuhan itu ada, berserah &amp;amp; berdoalah!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;BERINVESTASI PADA OTAK &amp;amp; PIKIRAN ANDA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pikiran Anda adalah komputer yang tercanggih di dunia! Up grade yourself! Maka, jangan pernah berhenti belajar dan mengembangkan bakat Anda. Jangan malas mempelajari keahlian baru yang akan meningkatkan kesehatan, kekuatan mental, dan performa kerja kita. Jangan takut mencoba pengalaman baru. Hal baru dapat menstimulasi pikiran kita. Gunakanlah pengetahuan yang Anda miliki untuk berkarya, mengajar, mendukung orang lain, dan berpartisipasilah dalam membuat dunia menjadi lebih baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;TEBARKAN KASIH SAYANG ANDA KE SEMUA ORANG YANG ANDA CINTAI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bina hubungan dengan orang-orang terdekat yang dapat membuat Anda bahagia. Rasa bahagia itu menular. Maka carilah orang-orang yang bisa menularkan rasa bahagia itu kepada Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;MANJAKAN DIRI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Stres memiliki 'kontribusi' yang cukup besar dalam kondisi kesehatan seseorang. Siasati stres dengan memberikan 'jeda' pada aktivitas harian Anda. Mulailah memanjakan diri, dengan melakukan relaksasi untuk menenangkan pikiran. Hargai dan perhatikan diri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-7497165121468014347?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/7497165121468014347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=7497165121468014347' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7497165121468014347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7497165121468014347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/05/tips-mempertahankan-semangat-hidup.html' title='Tips mempertahankan semangat hidup'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-1432160008995510033</id><published>2009-05-04T00:53:00.004+07:00</published><updated>2009-05-06T23:07:32.075+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ikhlas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jernih'/><title type='text'>menguatkan dan menjernihkan hati</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:georgia;" &gt;oke aku mengaku...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:georgia;" &gt;&lt;br /&gt;aku tidak sekuat itu. aku tidak sekuat yang kukira. aku selalu menyangka bahwa aku adalah orang yang kuat, orang yang tegar... aku mampu bersikap tegar dan elegan di saat saat tergentingku.. aku bersikap sangat elegan, di banyak saat dalam hidupku.. banyak... satu hal sih yang membuktikan bahwa aku tidak sebaik-baik saja kelihatannya.. ketika ditanya : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bagaimana perasaanmu&lt;/span&gt;?", atau "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ada apa?&lt;/span&gt;",, bukan hanya "ada apa?" biasa, namun "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ada apa?&lt;/span&gt;" untuk yang kesejuta kali, ketika aku ditanya mengenai apa yang terjadi di saat aku sama sekali tidak ingin menceritakannya. itu pertanyaan tolol sekaligus nggak penting yang ternyata mampu membuka pertahanan diriku. aku pandai menguasai diri. sekaligus sangat pandai membalas kejahatan dengan cara yang sangat wajar dan normal.. mungkin aku licik,, sadar atau tidak.. tapi begitulah caraku melampiaskan marahku. aku tidak pernah marah untuk alasan yang tidak logis. sekarang aku begitu rindu masa masa dimana aku tidak peduli pada apapun kecuali pada musik dan internet dan novel. 3 hal yang mampu membuatku benar benar melupakan apa yang terjadi pada hidupku. tapi sekarang, perasaanku pada ketiga hal itu biasa saja. 3 hal itu tidak lagi mampu membuatku benar benar melupakan realitas. 1 hal yang pasti, aku SELALU bisa mengendalikan diriku. aku rasa aku patut mensyukuri itu. sangat patut. aku bahkan tidak menyumpah nyumpah seperti kebanyakan orang yang kukenal. hanya saja, aku merasa sangat terganggu pada rasa negatif yang terus berkecamuk di dalam diriku. sejujurnya agak terganggu. ah tapi kurasa tidak lagi... setelah aku menulis ini :). hal yang sangat sederhana sebenarnya. baiklah.. jujur saja aku merasa lebih baik sekarang. aku telah mengakui bahwa aku adalah orang lemah, yang tak dapat hidup sendiri, yang butuh orang lain.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:georgia;" &gt;&lt;br /&gt;well,, suatu hari nanti mungkin aku akan menikah, walaupun beresiko bertengkar dan bercerai. itu adalah fakta kehidupan, bukan? aku rasa aku hanya harus memperbaiki sikapku dulu.. aku adalah orang yang skeptis. aku harus percaya dulu pada seseorang, sebelum aku bisa menangis di hadapannya. aku menangis di depan salah satu temanku saat itu juga terpaksa, karna waktu itu aku (berstatus) tidak punya tempat tinggal (status yang kubuat sendiri sebenarnya). so dengan keras kepala, aku menghindari tempat tinggalku dan malah pergi ke tempatnya. lucu ya? keras kepala memang jadi kekuatanku, sekaligus kelemahanku. aku bersyukur, sekaligus mengutuk sifatku yang satu itu. akan lebih mudah bagiku untuk bisa dengan bebas melepas kemarahanku. bahkan setelah aku menangis di pangkuan temanku pun (*halah, lebay, huehe :D), aku masih bisa merasakan sorot mataku dipenuhi kemarahan ketika membicarakan orang yang aku benci. samar samar aku ingat apa yang menahanku tidak marah dan membalas kata katanya saat itu. aku terlalu shock... kaget bahwa ternyata ada orang yang mampu menghina ayahku sedemikian parahnya... kata katanya sederhana,, dia tipe 'sniper' tolol yang nembak tapi nggak akurat dan tanpa dasar yang jelas, namun menggunakan kosakata yang sangat nembak dan kejam... aku sangat bisa menyanggah kata katanya,,, tapi aku terlalu shock... terlalu sakit hati... dengan elegan, aku tetap pergi sekolah saat itu walaupun ada salah satu temanku yang yang terus terusan bertanya apakah aku sedang pilek yang aku iyakan saja karna aku sedang malas ngomong. yang bisa menghilangkan kemarahanku hanya waktu... butuh waktu sekian tahun untuk membuatku sadar bahwa tidak ada gunanya aku marah padanya demikian lamanya. aku sadar aku bersikap benar saat itu, dengan diam dan pergi dengan elegan dimana aku merasa sangat marah,, tapi tetap saja, aku merasa tindakanku benar, kata katanya yang kejam dan tak berdasar hanya bisa dibalas dengan kata kata serupa namun jika begitu, aku akan sama saja dengan dia... aku bersyukur sekali, pola pikir itu sempat nempel di kepalaku yang dipenuhi amarah.. sesudah itu, datanglah masa sulit, dan aku banyak ditolong orang lain, bahkan dari arah yang tak diduga dan rasanya sangat kebetulan. ada yang menyadarkanku bahwa hal itu mungkin dikarnakan aku telah bersikap baik sebelumnya. aku rasa itu penting, tetap bersikap baik dimana aku merasa sedih, marah atau perasaan negatif lainnya. dan tidak berusaha membalas atau melampiaskan kemarahanku, bahkan dalam cara yang paling normal atau logis sekalipun.. aku ingin kemarahanku hilang/lenyap begitu saja tanpa harus aku lampiaskan.. bagaimana caranya???!! olahraga? aku rajin treadmill,, hampir tiap hari... huuhhhhh.... menulis lagu? secara aku pintar nyari chord sembarang lagu apapun... (Tapi bukan brarti aku pandai menggubah lagu)....... bagaimana caranya supaya aku bisa IKHLAS.... ??? anyone know?? aku rasa aku termasuk dalam golongan orang sabar,,, orang sabar yang pemberontak.... darimana sih asal muasal kata pemberontak itu?? aku pernah diceramahin dosen sostek... beliau bilang aku orangnya pemberontak (dan serentetan judgement judgement lainnya)... waktu itu aku marah lho.... tanganku sampai bergetar,,, pertanda bahwa aku sangat kesal.... aku bahkan berani beradu argumen dengannya soal opininya tentang A Beautiful Mind (yang notabene nggak penting,,, tapi aku rasa, itu hanyalah bentuk pelampiasan kekesalanku)... dari 4 orang yang bernasib sama denganku (dipanggil ke sostek), hanya aku yang berani angkat bicara dimana biasanya aku cinta kedamaian dan lebih memilih diam kecuali kalo ada hal yang amat penting terjadi dan salah (artinya aku harus protes, huehehe.. :D). huuff.... aku harap, aku bisa lebih ikhlas lagi menyikapi kemarahanku. aku rasa masalahku sederhana sekali... aku hanya menghiperboliskannya. aku punya sahabat yang punya masalah jauh lebih pelik dariku. dia minta saran dariku bagaimana cara mengikhlaskan orang yang sudah meninggal (KEDUA ORANG TUANYA SUDAH MENINGGAL :().. dan aku bilang : kibarkan bendera minta tolong. akuilah bahwa kau membutuhkan pertolongan dan bantuan dari orang lain. komunikasikan mimpi mimpi burukmu (ya, dia bermimpi buruk) tentang (alm) orang tuamu, dengan kakak2mu. coba diskusikan apa artinya. kalian kan berkeluarga, kalian dapat mengandalkan satu sama lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:georgia;" &gt;yep... saran bodoh dan omong kosong dari orang yang bahkan dirinya sendiri tidak mampu mempraktekkannya karna terlalu skeptis.. terlalu sombong... terlalu tidak mempercayai orang. aku sering baca buku self-help makanya tahu saran saran seperti itu. sekali lagi, ngomong memang gampang...... aku rasa, masalahku biasa saja... tidak seberat masalah temanku.. aku bersyukur sekali... aku punya banyak keberuntungan :).. banyak sekali... so.. aku rasa aku harus lebih bersikap baik lagi.. bersikap baik... baik baik baik....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:georgia;" &gt;yang aku tidak suka nih ya... tetap saja, walaupun aku sudah mengusahakannya,, dari intonasiku masih terdengar rasa amarah itu... aku merasa gaya berbicaraku biasa saja.. sangat amat biasa walaupun kalo mau jujur aku sebenarnya marah... tapi kenapa itu harus terdengar di telinga orang lain? apa aku tidak mampu menutupinya dan bersikap normal? ayolah... aku rasa aku harus belajar seni menipu orang (selama aku tidak menipu diri sendiri). hey.. aku rasa itu bisa jadi judul yang bagus &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;seni hidup : menipu orang lain, tetap jujur pada diri sendiri (dan Tuhan)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"&lt;/span&gt;, huehehe.. :D.. Bagaimana? ada yang mau menulisnya? &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-1432160008995510033?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/1432160008995510033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=1432160008995510033' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1432160008995510033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1432160008995510033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/05/menguatkan-dan-menjernihkan-hati.html' title='menguatkan dan menjernihkan hati'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-6370180975455266294</id><published>2009-04-23T09:18:00.002+07:00</published><updated>2009-04-23T09:42:28.829+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='survei'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyesalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filsafat'/><title type='text'>Penyesalan dalam hidup</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Kemaren, penulis mendapat sebuah email dari milis MA ITB,, isinya sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Di Belgia pernah dilakukan survei terhadap warga yang berusia 60 tahun. Survei tentang penyesalan terbesar dalam hidup mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Hasilnya: 72% menyesal karena &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: georgia;"&gt;mengabaikan waktu untuk bekerja dengan baik di masa mudanya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;; 67% menyesal karena &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: georgia;"&gt;salah memilih profesi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;; 63% menyesal karena &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: georgia;"&gt;kurang waktu mendidik anak atau menggunakan pola didik yang salah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;; 58% menyesal karena &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: georgia;"&gt;kurang berolahraga dan menjaga kesehatan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;; 11% menyesal karena &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: georgia;"&gt;tidak memiliki cukup uang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;. Jika survei ini diajukan kepada Anda, apa penyesalan terbesar dalam hidup Anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Akhir dari email.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Hihi... Wah, kalo penulis ditanya apa penulis juga mengalami penyesalan penyesalan seperti yang dialami orang orang Belgia itu, penulis dengan yakin menjawab &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: georgia;"&gt;tidak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;. Karna penulis tipikal yang workaholic dan study oriented kali yah, pernah ngerasain blajar ampe mau muntah muntah saking muaknya sekolah :D. Tapi itu konteksnya bekerja yah? Tapi pengalaman bekerja penulis cuman sejauh bekerja jadi asisten siyh. Tapi penulis bersyukur karna merasa telah menjadi asisten yang baik (dan artistik, karna penulis senang mengerjakan pekerjaan asistensinya dengan spidol warna warni, ketikan solusi yang rapih dan artistik, dan paper clip warna warni juga ^_^). Penulis sadar bahwa banyak nian yang berkata bahwa penulis kekanak kanakkan, dosen dosen bahkan tidak sadar kalo penulis mahasiswa tingkat atas waktu itu, yang ada mereka mengira penulis masih tingkat 2,,, etc... Singkat kata, penulis adalah orang serius yang masih suka bermain main, dan menghargai keindahan dan suka menciptakan keindahan... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Salah memilih profesi? Sejauh ini sih nggak lah, menyangkut studi sih nggak dong.. Saking pemilihnya penulis skarang berstatus jobless (heuheu...).. Paling tidak, penulis hidup dengan memegang keyakinannya, ya nggak? Ketimbang mencla mencle sana sini tapi nggak mood ngejalaninnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Kurang waktu mendidik anak? Berhub penulis nggak punya anak, penulis hanya bisa merefer hal ini ke adik penulis. Penulis merasa bahwa penulis berhasil mendidik adik penulis dalam hal pola pikir. Penulis sendiri menyukai filsafat dan matematika, so jadi, sadar atau tidak, penulis mencoba menularkan pola berpikirnya kepada adik penulis. Dalam try out UAN nya, adik penulis mendapat nilai 10 skala 10. Semoga ia dapat 10 skala 10 juga di UAN yang sesungguhnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Kurang waktu berolahraga? Insya Allah nggak lah ya, semenjak di rumah ada treadmill, penulis rajin treadmill sampe keringetan biar sehat ^_^.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Kurang memiliki cukup uang? Insya Allah nggak,, yah walopun penulis belum jadi orang kaya dalam artian nggak bisa beli mobil sendiri, tapi penulis bersyukur punya orang tua yang sejahtera (aminn).. Jadi bisa minjem mobil sama ortu ^_^... hehehe...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Don't know why, semenjak kenal filsafat kira kira 3 atau 2 tahun lalu, penulis jadi lebih bisa menghindari penyesalan dalam hidupnya. ^_^&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-6370180975455266294?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/6370180975455266294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=6370180975455266294' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6370180975455266294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6370180975455266294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/04/penyesalan-dalam-hidup.html' title='Penyesalan dalam hidup'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-9001304512127474734</id><published>2009-04-13T11:42:00.000+07:00</published><updated>2009-04-13T11:46:12.160+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Undefined'/><title type='text'>still undefined nih</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebenarnya aku nggak terlalu bersemangat untuk pergi nonton dengan temanku sore ini. Hmm.. Mungkin karna aku punya MASALAH untuk diselesaikan. Aku sendiri tidak suka mengakui kalo aku punya MASALAH, pada orang lain maksud gw. Sulitnya jadi orang introvert nih gini, nggak bisa ngakuin perasaan atau beban pikiran yang menyangkut perasaan pada orang lain. Udah gitu, nonton bioskop masih kalah seru sama nyetir mobil sendirian. Bisa dibilang gw adrenalin junkie kali yah? Hahah... Sayangnya mobil Kijang bokap gw dipake hari ini dan yang ada tinggal mobil sedan sementara aku nggak bisa (ato nggak berani) nyetir sedan karna ujungnya nggak kelihatan. Apalagi tuh mobil panjang banget, susah jadinya. So gw ama temen gw bakal ngangkot hari ini. Dimana serunya? Gw pribadi merasa agak canggung nih skarang. hahaho... So yasudlah... Mari mari kita nontoooonnnnn.......:)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-9001304512127474734?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/9001304512127474734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=9001304512127474734' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/9001304512127474734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/9001304512127474734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/04/still-undefined-nih.html' title='still undefined nih'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-4531600456118920254</id><published>2009-04-11T16:26:00.004+07:00</published><updated>2009-04-11T16:29:49.781+07:00</updated><title type='text'>ngerjain orang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;kenapa ya penyakit ngerjain orang gw nggak sembuh sembuh? tadi gw habis ngerjain mas mas petugas di rumah makan Ampera Jatiwaringin. Emang sih pihak mereka yang salah. Dan gw dengan sok santai menenangkan bokap gw yang marah marah ngomel ngomel, sementara sehabis itu gw malah beraksi dan menimbulkan kerugian bagi pihak mereka ^_^. Berupa makanan maksud gw. Jadi mereka masak makanan yang nggak perlu :). Sebenernya gw tahu mereka salah (karna pendengaran gw tajam kali ya?!). Gw tau jelas mereka salah dan gw diam sampai makanan itu datang ke meja gw. Baru deh gw protes, hehehe... Awalnya mereka salah naro pesenan gw di meja orang lain (padahal Ampera lagi sepi banget lho!). Dan si orang yang dapet juga bego sih (yep gw pake kata ini, agak kejam ya? tapi mau bagaimana lagi, nggak ada kata yang lebih pas) karna nggak bilang ke petugasnya kalo mereka dapat makanan yang nggak mereka pesan. Tebakan gw bahwa petugasnya salah nganter udah ada sebelumnya, tapi gw biarin aja petugasnya beraksi sebagaimana mereka mau. Akhirnya mereka nanya apa menu yang gw pesan, ya karna gw nggak tahu namanya (lo tahulah gimana cara mesen makanan di Ampera..), gw sebutin aja nama menu yang ada di struk pembayaran. Bla bla. Tuh nama ambigu. Si petugas tampak jengkel pas gw mengajukan protes dengan wajah polos ("tadi katanya udang tusuk??!"). Nggak enak kali yah dia udah masak makanan sia sia? hehehe... Lihat si petugas yang jengkel, gw dengan sok santai melancarkan aksi aksi gw yang lain (padahal kali ini gw ngaco berat)... Si petugas yang liat bahwa sebelumnya gw bener, akhirnya nurutin kemauan gw dan brenti ngedumel. Si ibu ibu yang dapet makanan yang nggak dipesen, akhirnya angkat bicara melihat kekacauan yang ditimbulkan oleh gw dan petugas Ampera (heheheh...:D)... Bokap gw cuman bisa menyerukan "g*blok" diam diam sekitar setengah juta kali?? :D dan adik gw berusaha menyetop aksi gw ngerjain mas mas itu dengan berkata "udahlah, udahlah"... sekitar seperempat juta kali??&lt;br /&gt;Antara puas dan menyesal sih udah ngerjain dia (atau mereka)... Huuh... padahal udah jelas sih yang namanya dikerjain rasanya nggak enak.. Tapi mau bagaimanalagi? Gw agak naik darah sih pas ngeliat mas masnya jengkel padahal jelas jelas dia yang ceroboh, jadinya gw berbuat begitu. Lain dengan bokap gw yang memaki, gw melampiaskan rasa jengkel gw dengan cara seperti itu. Wah coba mas masnya minta maaf atau apa kek, dan bukannya malah kesel ke gw sebelumnya, pasti gw akan berlaku berbeda. Hummm.... sudahlah, semoga ini jadi yang terakhir ya gw ngerjain orang... Bokap gw sih setuju setuju aja gw berbuat konyol begitu, buat pelajaran katanya... ehehehe.. :) Tapi gw pribadi sih pengen brenti, kalo bisa.. :) &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-4531600456118920254?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/4531600456118920254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=4531600456118920254' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/4531600456118920254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/4531600456118920254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/04/ngerjain-orang_8195.html' title='ngerjain orang'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-2739160536903746511</id><published>2009-04-07T07:30:00.000+07:00</published><updated>2009-04-07T07:33:45.536+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='beranilah di saat sebenarnya kau tidak'/><title type='text'>hadapi dengan jantan!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;unggg... Paling males nih kalo pagi pagi udah stress begini T_T...&lt;br /&gt;Stress kenapa Has? Nanti gw wawancara di SCB lagi, cuman beda lantai... Uhuhu.. Kali ini gw akan ke bagian HRD nya... Gw pernah kok ngelewatin HRD waktu wawancara di BCA, tapi gw nggak hadir di wawancara selanjutnya (karna ngrasa job desc nya nggak cocok)....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAPI GW JADI SADAR AKAN SATU HAL... Bahwa kenapa kok gw orangnya senang bercanda, lucu, humoris... KARNA GW ORANGNYA GAMPANG STRESS.... Kalo gw stress kemungkinannya ada 2,,, jadi stress ato jadi lucu dan tertawa dan membuat orang di sekitar gw tertawa... Pas wawancara di SCB kemaren tuh jatohnya jadi becanda becanda gitu gw ama interviewer gw... Halah... nggak cocok banget sama situasinya tauuuuuuu...... Tapi tetep sih hari ini gw dipanggil lagi.... BINGUNG HARUS SENANG ATO SEDIH... Antara takut tapi senang juga... DAMN DAMN DAMN.... Udah deh ya, gw bersyukur aja kali ya.... menyangkut kebiasaan aneh gw, gw pikir ini merupakan kekurangan gw tapi di sisi lain jadi kelebihan gw... PUnya bakat stress adalah hal menyebalkan, tapi di sisi lain, punya bakat lucu adalah hal menyenangkan... Seperti dua sisi mata uang... ^_^... Udahlah ya... hadepin aja dengan berani... Lo kan udah brani nyetir Has.. Bawa mobil tanpa pendamping yang bisa nyetir juga... LO UDAH BERANI BANGET WALOPUN DIBERANI BERANIIN... ITU KALI YA FORMULA, BERPURA PURA BERANI DI KALA SEBENARNYA TIDAK MERASA BERANI.... BERANILAH.... HADAPI DUNIA... LEWATIN TANTANGAN LO... LEWATIN DENGAN ELEGAN HAS.. (ITU KAN GAYA GW..., HIHIHI.. :D)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Btw nanti gw nggak boleh bawa mobil ke SCB nya, gw disuru naek taksii... seneng or sedih?? Huh padahal taksi mahal... mahal... mendingan nyetir sendiri....:|&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-2739160536903746511?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/2739160536903746511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=2739160536903746511' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/2739160536903746511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/2739160536903746511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/04/hadapi-dengan-jantan.html' title='hadapi dengan jantan!!!'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-2280155491522262554</id><published>2009-04-05T13:19:00.002+07:00</published><updated>2009-04-05T13:50:27.746+07:00</updated><title type='text'>Nyetir ke MKG</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:georgia;" &gt;uhuuu.... Pengalaman pertama nyetir ke mall.... Baru aja pulang... Hmhmhm... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;[pengalaman buruk]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:georgia;" &gt;Nabrak bapak bapak yang lagi tolak pinggang di pinggir jalan... Spion gw doang sih yang nabrak... Muda mudahan tuh bapak nggak kenapa kenapa ya, kalo bisa memar juga jangan deh. Nyokap gw udah minta maaf sih dan tuh bapak tampak nggak marah sama sekali sih. Siapa yang salah? Kita berdua sih kayanya. Dia terlalu ke tengah dan gw terlalu nekat masuk ke space itu, padahal nggak cukup cukup amat (buktinya spion gw tetep nyenggol).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:georgia;" &gt;Habis spion gw nabrak tuh bapak, gw ngerem mendadak dan akibatnya motor di belakang gw nabrak mobil bokap gw dari belakang. Uhuhu... Tuh pengendara motor memandangi gw dengan tajam dan penuh murka.. Untung jendelanya gw tutup, heuhehe...:] Salah gw sih yak, ngerem mendadak...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:georgia;" &gt;Stress dan lemas selama di MKG, mungkin karna inget harus nyetir pulang kali ya? Heuhehehe... :D&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;[pengalaman baik]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:georgia;" &gt;I've been stronger dong... Kan udah ngelaluin ketakutan gw.. ^)^...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Lagian gw nemuin kalo musik emang beneran bikin gw rileks...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:georgia;" &gt;Tapi tetep siyh skill gw masi amat sangat perlu ditingkatkan... Supaya nyetirnya makin bisa halus dan dapat dinikmati (joy riding)... :)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-2280155491522262554?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/2280155491522262554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=2280155491522262554' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/2280155491522262554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/2280155491522262554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/04/nyetir-ke-mkg_05.html' title='Nyetir ke MKG'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-3202739252244096550</id><published>2009-04-05T07:29:00.006+07:00</published><updated>2009-04-05T07:31:49.984+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='positif'/><title type='text'>prinsip mengemudi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;Menyetir adalah satu hal yang belum nyaman gw lakukan (pake istilah ini saja lah ya). Walaupun sudah punya SIM (SIM tembak tentunya), tetap saja gw belum percaya diri mengemudikan mobil di jalan ramai (mungkin karna faktor SIM tembak itu ya?). Pernah mencoba tentu, namun saat itu mengalami apa yang namanya mati mesin dan diklakson habis dari belakang (tentu saja :rolleyes:). Walaupun mendapat banyak sindiran, kemarahan, cercaan, cacian, makian, kutukan *hiperbolis*, dari ayah, instruktur nyetir, adik, orang nggak dikenal di jalan, gw tetap semangat. Harus begitu. Semuanya datang dari pikiran. Toh gw kan dulu jago main game Grand Turismo di Playstation. Nyetir di jalan mah hampir sama! *ngaco mode ON*. Selama sesi latihan, gw mencecar instruktur nyetir gw dengan kunci dari menyetir dan jawabannya adalah selalu RASA. Ayah gw juga menjawab 11 12, FEELING (sama malah, cuman beda bahasa). Sambil memundurkan mobil (mencoba parkir), gw mengucap ngucap kata itu, melafalkannya keras keras, berusaha memahaminya, .... Alhasil?? Parkir gw tetap mencong mencong nggak lurus. Entahlah, mungkin kemampuan spasial gw agak agak payah walaupun jari manis gw tampak lebih panjang sedikit dari jari telunjuk gw. Tapi memikirkan masalah hormon kayanya nggak memperbaiki keadaan walaupun memang menjelaskan mengapa gw payah. Peristiwa ini 11 12 sama peristiwa yang pernah gw alami dulu. Singkat kata, gw nggak bisa masukkin bola basket ke keranjangnya dari jarak tertentu. Gw mengalami apa yang namanya 'salah prinsip'. Begini, jadi, kalo mau masukkin bola ke keranjang, jangan mengarahkan bola kita pada mulut ring, melainkan pada gambar kotak yang terpampang di papan ring basket kita. Yep sesederhana itu, penjelasannya sih ribet kali ya, menyangkut Fisika dan gerak peluru gitu gitu, tapi gw jamin lo bakal bisa masukkin bola lo tanpa perlu banyak mikir yang lain lain lagi, asal FEELING lo kuat :D. Perlu selang waktu 3 tahun bagi gw untuk menyadari itu (antara ujian praktek olahraga SMP dan SMU). Salah target seperti itu membuat perbedaan yang jauh (nilai ujian praktek olahraga SMP gw 0). Gw kira setiap dari kita punya FEELING keruangan, ya nggak? Cuman kadarnya aja yang beda. Tapi tetap saja, perlu yang namanya patokan atau PRINSIP. Karna FEELING tanpa PRINSIP adalah tindakan yang membabibuta, setuju nggak? Nggak tahu deh, setiap orang yang gw tanya sejauh ini cuman jawab FEELING/RASA (sama NEKAT, ohoho..:D).. Belom ada yang ngasi tau gw PRINSIP nya. So lagi lagi, gw harus menemukannya sendiri. Waktu latihan basket sama temen gw dulu, dia selalu hanya bilang 'kurang power Has'. Dia nggak sadar kalo gw salah ngarahin bola gw. Lagi lagi, pemahaman itu  harus kita dapatkan sendiri kalo tidak ada orang yang memberikannya. Masalahnya, mutlak bagi gw untuk memiliki pemahaman. Berhubung gw udah bisa masukkin mobil ke space parkir, gw udah nemuin sedikit. Tapi berhubung masih mencong mencong, prinsip itu masih kurang baik. Nanti gw publikasikan kalo sudah jelas. Ok.. See u then. Hari ini gw mau nyetir sendiri ke MKG (tanpa didampingi ayah gw). Bersemangatlah^^..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-3202739252244096550?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/3202739252244096550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=3202739252244096550' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/3202739252244096550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/3202739252244096550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/04/prinsip-mengemudi.html' title='prinsip mengemudi'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-2265866428086532255</id><published>2009-04-04T18:12:00.003+07:00</published><updated>2009-04-04T18:17:18.693+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='necator americanus ^^'/><title type='text'>MARI KITA COBA, INSYA ALLAH BISA.. :)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;nggak tau ada angin apa ya, bokap gw ngebolehin gw nganterin adek gw nonton di Mall Kelapa Gading besok... Huhuhu... Bokap gw kan paling males tuh sama yang namanya nonton bioskop (udah nggak muda lagi kali ya? heheheh...:D), dan sbagai akibatnya, gw, yang argumentatif ini, mengajukan alasan bahwa daripada kita (gw dan adek gw) naek taksi, mendingan kita naek mobil aje, dan gw yang nyetir (supir bokap pulang kalo libur)... Gw, yang sudah menyemangati diri (walopun parkirnya masih mencong mencong) tadi dengan menulis di blog ini, ternyata bisa meyakinkan bokap gw, ohohoho... :D&lt;br /&gt;Aneh banget nih, baru aja tadi gw disindir sindir... (dan gw juga bales kadang kadang sih dengan menyatakan bahwa bokap juga kadang kadang masih ngalamin yang namanya mati mesin di tengah jalan gara gara ngangkat koplingnya terlalu cepet,, nice argumentative talent Has :D... ihihihi...^^)..&lt;br /&gt;Dan nggak tau kenapa, voila aja gitu, gw dibolehin bawa mobil sendiri besok... Uhihih... aneh aneh aneh... ahahaha... TAPI APA GW BENERAN BISA?? ayolahh Hass.... elo udah dapet ijin dari orang paling skeptis di dunia.... orang yang jago banget nyetirnya, tangkas banget, dimana gw kebalikannya.... bersemangatlah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAKE CHANCES, MAKE MISTAKES. THAT'S HOW YOU GROW. PAIN NOURISHES YOUR COURAGE. YOU HAVE TO FAIL IN ORDER TO PRACTICE BEING BRAVE&lt;br /&gt;(--MARY TYLER MOORE, AMERICAN COMEDIAN AND ACTRESS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mudah mudahan gw nggak ngalamin kesalahan yah besok... ihihi ^)^&lt;br /&gt;Amin Amin... INSYA ALLAH, YA ALLAH... ^^&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-2265866428086532255?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/2265866428086532255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=2265866428086532255' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/2265866428086532255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/2265866428086532255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/04/mari-kita-coba-insya-allah-bisa.html' title='MARI KITA COBA, INSYA ALLAH BISA.. :)'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-1579587112013578621</id><published>2009-04-04T16:26:00.000+07:00</published><updated>2009-04-04T16:34:38.445+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keberanian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menyetir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='spasial'/><title type='text'>BE BRAVE DARLING.. :)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Menyetir adalah satu hal yang sulit untuk gw lakukan tapi gw tidak akan menyerah. Toh gw jago kan kalo nyetir di Playstation dulu?! (Playstation 1, game Grand Turismo. PS2 nggak pernah maen lagi gw, kadang kadang doang sih, sebentar banget...--halah nggak penting--).. Anyway.. Walopun gw diSINDIR SINDIR ama bokap gw (bokap gw males kali ya marahin gw, karna gw orangnya ngejawab, tapi kalo disindir, gw diem biasanya, hahahah...:D) bahwa ahli matematik itu harus cepet (mikirnya, --red), lho gw kan perlu proses untuk memahami. Mungkin kecerdasan spasial gw nggak setinggi kecerdasan kecerdasan gw yang lain (--halah gaya :D--) dan akibatnya agak susah tuh buat gw untuk melakukan yang namanya PARKIR.. apalagi PARKIR PARAREL.. Tapi kalo nggak bisa parkir pararel, gw nggak boleh pergi pergi sendiri karna siapa coba yang mau markirin mobil yang gw kendarain. Sebenernya gw bisa sih parkir pararel, cuman kadang kadang aja. Itupun setelah otak gw memformulasikan rumus bermodalkan penampakan di kaca spion (berhubung gw nggak bisa ngebayangin yah apa yang ada di belakang gw).. Tapi itulah dia... membuat formula... Kadang masih miring sih mobilnya, jadi formulanya masih kurang akurat. Nanti kalo udah bagus, gw publikasikan deh, buat ngebantu orang orang semodel sama gw (yang kemampuan spasialnya rada rada nggak jelas tapi emang kece berat nih orang :D).. Ehh tiap tiap orang punya gaya belajarnya sendiri lho... WE'LL SEE... I'LL BE AN EXPERT IN DRIVING CAR... BIG AND WIDE AND LONG CAR ALTHOUGH.... :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;WE'LL SEE DAD... I'LL BE BETTER THAN YOU IN DRIVING CARS... :)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-1579587112013578621?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/1579587112013578621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=1579587112013578621' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1579587112013578621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1579587112013578621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/04/be-brave-darling.html' title='BE BRAVE DARLING.. :)'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-4438758621796473283</id><published>2009-03-07T16:02:00.002+07:00</published><updated>2009-03-07T16:03:32.512+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Undefined'/><title type='text'>HEAVY FEELING</title><content type='html'>@BANDUNG, Rumah ayahku.&lt;br /&gt;Uhm,, quite boring, dan nggak asik banget posting lewat handphone dgn keypad bodoh ini. Tapi masih mending banget aku punya akses ke internet. Huffh,, aku masih harus ngasi buku TP ke temanku. Dia mau pinjam bukuku. Tapi malees ke sananyah. Duh nggak jelas,, campuran antara FEEL IN BLUE dan FEEL IN BLACK.. Makin nggak jelas.. Duh duh duh =[&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-4438758621796473283?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/4438758621796473283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=4438758621796473283' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/4438758621796473283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/4438758621796473283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/03/heavy-feeling.html' title='HEAVY FEELING'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-1226851819271018010</id><published>2009-02-06T22:31:00.001+07:00</published><updated>2009-02-06T22:33:07.453+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips wawancara'/><title type='text'>Tips Wawancara</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Barusan aku wawancara lagi (lanjutan dari yang kemaren). Aku mendapati diriku tetap menjadi diriku namun jawabanku lebih… bijaksana (demikian aku menyebutnya). Kita tidak perlu berpura-pura menjadi orang lain atau berpura-pura lebih baik dari diri kita yang sebenarnya (yang biasanya memang tidak aku lakukan), namun kita juga harus memandang diri kita secara positif. Sulit memang jika kita disuruh menceritakan kelebihan-kelebihan kita. Bukannya aku merasa tidak mempunyai kelebihan, tapi memang sulit bagiku untuk mengakuinya. Oleh karena itu, kurasa ada baiknya jika kita mengambil tes kepribadian dulu sebelum melakukan wawancara. Tujuannya agar kita lebih mengenal diri kita sendiri. Sebenarnya tanpa tes kepribadianpun aku sudah tahu bagaimana diriku, hanya saja, aku merasa aneh memaparkan hasil kontemplasiku pada orang lain karna aku tidak begitu yakin juga karna takutnya aku menilai diriku sendiri dengan tidak terlalu obyektif. Nah, oleh karena itu, cukup penting mengikuti sejumlah tes kepribadian. Tidak perlu merepotkan diri dengan datang ke suatu lembaga tertentu (walaupun cara ini boleh-boleh saja dilakukan), tes kepribadian gratis banyak kok tersedia di internet. Yang perlu kita lakukan adalah menjawab secara jujur pertanyaan-pertanyaan yang diberikan. Begitulah yang kulakukan dan aku mendapati bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan wawancara tadi secara positif. Itulah yang terpenting. Sejelek apapun kita, jawab segala permasalahan atau pertanyaan dengan jawaban yang positif. Aku cukup kaget juga mendapati diriku berbuat begitu tadi. Tapi tetap saja, kita tidak boleh berbohong. Agak sulit memang untuk dilakukan oleh pribadiku yang sinis, tapi kalau mau mencoba, rasanya bisa-bisa saja. Singkat kata, untuk menghadapi wawancara kita harus : mengenal diri kita dan merasa yakin akan kelebihan-kelebihan kita, jujur, dan positif. Ingat juga pengalaman-pengalaman positif yang pernah kita lalui, ceritakan yang relevan dengan apa yang ditanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-1226851819271018010?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/1226851819271018010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=1226851819271018010' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1226851819271018010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1226851819271018010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/02/tips-wawancara.html' title='Tips Wawancara'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-5337740081549792905</id><published>2009-02-05T20:50:00.003+07:00</published><updated>2009-02-05T21:09:55.776+07:00</updated><title type='text'>Tips-Tips Supaya Tetap Cool</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Waktu salah satu teman kuliahku datang ke rumahku, dan masuk kamarku, aku mendapati dia menunjukkan ekspresi aneh ketika menatap daftar tips tips yang kuciptakan waktu aku masih SMP. Entah siapa yang menempelkannya di lemari bagian luarku, karna aku merasa telah membuangnya. Tapi aku senang, aku jadi punya kenang kenangan masa SMP ku. Berikut isinya, hati-hati pada kedangkalannya :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KIAT-KIAT SUPAYA TETAP COOL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh : Gw&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kalo saya merasa akan meledak di suatu tempat, mending segera angkat kaki dari situ; kalo nggak bisa atau nggak sanggup, mending diem aja, cari kegiatan lain yang bisa mengalihkan kemarahan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kalo saya merasa panik dan tergesa-gesa, langkah pertama tarik nafas dalam-dalam sementara usahakan dirimu untuk tenang dulu, minum air es kalo perlu, baru lanjutkan pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kalo kamu merasa bosan pada sesuatu, mending berhenti memperhatikan, daripada nanti kesal sendiri; cari alternatif yang menggembirakan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kalo ada masalah berat, jangan terlalu dipikirin, selesaikan setahap demi setahap, niscaya hasilnya akan baik kalo kamu melakukannya dengan gembira dan niat baik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Always do what you wanna do, daripada penasaran, mending dicoba. Tapi kalo kegiatan tersebut negative atau buruk, mending jangan berpikir dua kali. Cukup berpikir sekali dan lupakan, kalo kamu tahu itu nggak baik. Tapi sekali-sekali sih nggak apa-apa. Hehehe…&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jangan pernah takut nyoba hal baru.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kalo lagi kesel, solusi saya adalah makan coklat, setel musik/radio keras-keras, nulis di website, dan begadang. Those make me fun and fresh!&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hmm… cukup menghibur.. Aku nggak pernah benar-benar membacanya lagi sampai aku mengetikkannya barusan. Ternyata aku menyadari betul apa kekuranganku saat itu. Gampang marah, jengkel, dan gampang panic. Jangan kaukira kadarnya biasa-biasa saja lho. Aku bisa menjadi terlalu paranoid. Terlalu tegang, istilahnya. Bahkan kebiasaan itu berlanjut sampai kuliah. Kau tahu, seperti Paris di Gilmore Girl deh. Tapi ketika sudah tingkat 3, aku mulai bisa mengatasinya dan bahkan menjadi agak sebaliknya. Kebiasaan bisa dirubah. Pelajari dan biasakan. Btw waktu itu aku belum belajar algoritma lho. Implikasi-implikasi itu kutuliskan begitu saja :D. Ow dan besok wawancara lagi, lanjutan dari yang di bawah. Tips di atas.. hm.. ada baiknya aku coba praktekkan, secara, aku kan penulisnya, ahaha…. :D&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-5337740081549792905?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/5337740081549792905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=5337740081549792905' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/5337740081549792905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/5337740081549792905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/02/tips-tips-supaya-tetap-cool.html' title='Tips-Tips Supaya Tetap Cool'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-7487904177697747068</id><published>2009-02-03T02:14:00.000+07:00</published><updated>2009-02-03T02:16:59.266+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ekspresi diri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unik'/><title type='text'>ekspresi diri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Besok, bukan, nanti, tepatnya pukul 10 aku akan diwawancara di TNS. Sekarang masih bangun dengan mata nyalang. Sebelumnya aku sempat berpikir kenapa aku nggak merasa cukup bergairah ketika memikirkan proses proses perekrutan ini? Aku memerlukan semangatku kembali. Aku googling sebentar tadi sebelum tidur. Ketika komputerku dimatikanpun aku masih berpikir-pikir dan googling lagi dengan ponsel untuk mencari inspirasi. Tadi sempat facebook-an sama teman SMP ku dan nyambung nyambungnya jadi ke ayahku, yang satu almameter dengannya. Aku mulai menggoogling nama ayahku. Wow. Cukup banyak entrinya. Ayahku penulis yang produktif untuk ilmu yang ditekuninya. Mengesankan. Aku mulai berpikir pikir untuk melakukan hal serupa. Toh kemampuan menulisku kuanggap cukup baik. Aku pernah menulis naskah drama untuk kelasku semasa SMA dan responsnya cukup bagus. Yah hanya sebatas itu sih karyaku yang diakui orang. Well selain TA. Tapi sebagian besar sih (kalo 1 bisa dianggap besar :D), karyaku nggak penting. Dan hanya mengedepankan lelucon. Aku ingat aku menulis cerita detektif yang konyol tentu saja. Aku punya beberapa cerita semacam itu (detektif konyol). Karna aku suka sekali membaca novel detektif waktu aku masih kecil. Dan konyol, well, mungkin itu sifatku yang ada sejak dulu (sampai sekarang bahkan, aku merasa diriku begitu tolol dan konyol :D). Kecintaanku pada bahasa dan permainan bahasa sudah ada sejak, well, entahlah. Sungguh deh, aku bahkan bisa sakit kepala kalo mendapati tata bahasa yang salah yang tertera di tempat paling nggak penting sekalipun. Pertamakali suka membaca, aku membaca novel dan bukan komik. Oke cukup. Kembali ke topic utama. Intinya, aku cukup percaya diri dengan kemampuan menulisku. Aku cukup kehilangan visi sekarang sekarang ini, jadi aku perlu menuliskan postingan ini, untuk mengembalikan visiku kembali dan agar, paling tidak, aku bangun dengan bersemangat nanti pagi. Tadi kan aku sudah cerita bahwa aku googling nama ayahku. Nah kemudian aku googling beberapa nama lagi, nama saudara sepupuku. Aku ingat ayahku pernah membawa bawa namanya waktu aku merengek rengek minta pindah sekolah. Aku masuk salah satu SMA unggulan di Jakarta. Alasanku masuk sekolah itu apa coba? Karna pilihan lainnya (regular) tidak begitu bagus (di mataku). SMA x misalnya, dekat dengan rumahku juga, namun sangat disiplin sampai sampai jika siswa terlambat tidak diizinkan masuk. Sementara hampir setiap hari aku terlambat sewaktu di SMP, bahkan ketika menjadi ketua kelas sekalipun. Dan SMA y, yang juga dekat dengan rumahku, adalah bekas sekolah kakakku. Kakakku pemberontak luar biasa dan sangat terkenal di sekolah. Aku sudah capek bersekolah di sekolah yang sama dengan kakakku. Ingat tidak bahwa aku pendendam? Aku bisa benci pada guru yang menjelek jelekkan kakakku atau memperlakukan kakakku secara tidak bijaksana. Walaupun hubunganku dan kakakku juga tidak begitu akur, namun, entah kenapa, api kebencian pada guruku (wali kelasku sekalipun, yang pernah bertindak jahat pada kakakku) dapat terlihat jelas di mataku. Aku ingat wali kelasku pernah berteriak begini padaku : “Retno, kamu kenapa sih? Sentimen ya sama saya?”. Aku lupa bagaimana reaksiku, yang jelas aku memang benci padanya karna perlakuannya pada kakakku. Wuits, penjelasan panjang lebar… hehehe… nah kembali ke masalah masuk SMA baru. Aku bisa dibilang tidak begitu ambisius saat itu. Yang jelas, aku merasa bosan pada sekolah, pada PR yang banyak dan lain sebagainya. Yang mendaftarkanku ke SMA saja ibuku. Aku tidak ikut dan malah nonton TV di rumah. Yang pasti aku bersyukur diterima di sana, lebih tepatnya, karna aku lulus ujian. Aku ingat satu satunya ketakutanku adalah tidak lulus ujian. Aneh ya? Bahkan saat itu belum ada batas nilai minimal kelulusan ditambah bernazar sebelum EBTANAS. Senang sekali bisa belajar dengan cara seperti itu. Murni dan tanpa ambisi. Kehidupanku begitu damai, tentu saja dengan mengesampingkan keterlambatan, ketertinggalan barang barang, salah pakai seragam dan hal hal konyol seperti itu. Nah waktu masuk SMA, beda lagi. Temanku sedikit di sana. Yah tentu saja karna itu sekolah unggulan sementara SMP ku sekolah regular. Aku ingat aku mengalami stressku yang pertama. Maksudku stress yang cukup memukul. Aku ingat, sulit sekali bagiku untuk masuk ke lingkungan baru, jam sekolah yang panjang, PR yang lebih banyak lagi. Aku langsung mogok, minta pindah sekolah dimana banyak teman-temanku yang bersekolah di sana. Sekalipun aku harus bertemu dengan guru guru kakakku pun tidak apa-apa, kutanggung resikonya. NEM ku pasti memenuhi untuk masuk ke sana karna standarnya berada di bawah SMA tempatku bersekolah. Tapi tidak, ayahku keras sekali. Beliau merespons permintaanku dengan datang ke sekolah dan melunasi uang pangkal yang seharusnya dicicil selama 3 tahun aku bersekolah. Maka aku terkunci di sana dan tidak bisa pindah pindah lagi. Aku sempat sakit lho, karna kecapekan. Sakit tipes dan harus diopname segala. Awal yang buruk. Nah saat inilah nama sepupuku dibawa bawa. Aku ingat aku pernah pulang sekolah sambil memberengut dan ayahku memberi contoh sepupuku yang sama sama sulit menyesuaikan diri seperti aku. Aku memanggilnya Mas Dikson. Aku ingat nama panjangnya karna aku pernah membuat tugas silsilah keluarga untuk tugas mata pelajaran sosiologi di kelas 2 SMA. Nah aku googling lagi dan menemukan artikel yang menarik &lt;a href="http://swaramuslim.com/more.php?id=A2378_0_1_0_M%20-%2021k"&gt;tentangnya&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ayahku pernah menceritakannya padaku dan aku baru tahu versi lengkapnya. Ternyata lucu. Dia punya hobi yang aneh. Hahaha. Well.. bisa menjadi inspirasi bukan? Ada beragam cara untuk mengekspresikan diri. Dia bisa jadi salah satu teladan yang baik. :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-7487904177697747068?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/7487904177697747068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=7487904177697747068' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7487904177697747068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7487904177697747068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/02/ekspresi-diri.html' title='ekspresi diri'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-982271875940097666</id><published>2009-02-02T20:02:00.000+07:00</published><updated>2009-02-02T20:05:17.942+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='positif'/><title type='text'>+ly feel +</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Besok wawancara lagi. Tetap positif dong, has.. Walaupun aku merasa iritasi menghadapinya, tapi aku harus tetap kuat. Dan yang terpenting, hadapi dengan positif. Jangan kesal begini (yeah aku merasa kesal sekarang). Ini karna apa ya? Ada hubungannya kah dengan sifatku yang nggak bisa mengutarakan cinta?! Yeah aku baru ikut tes kepribadian lewat warna tadi. Benar, hasilnya hampir akurat. Aku bisa merasakannya. Tapi bukan berarti aku merasa nggak dicintai kok. Aku punya selera humor yang baik. Aku pintar membuat lelucon. Jadi teman-temanku menyukaiku sebagian besar karna itu. Tapi memang benar, aku jomblo sepanjang usiaku yang telah lewat. Kenapa ya? Padahal aku suka lho sama cowok (kadang suka juga sama cewek, hihihi... Bercanda). Tapi aku selalu bisa mengontrol rasa itu. Benar memang. Guru piano gw yang sering mengumbar kata-kata panggilan mesra pun, entah apa maksudnya.. yah kau tahulah maksudku. Tapi logikaku tetap mengambil alih. Aku rasa dia sudah menikah, jadi kau tahulah bagaimana. Walaupun kalo boleh jujur, mungkin aku juga suka padanya. Tapi tetap saja. Aku merasa merana sekarang. Sifatku memang keras sekali. Tapi walaupun aku keras begitu, masih ada kok yang berani nembak aku. Mungkin karna aku menarik secara fisik walaupun aku nggak terlalu mementingkan penampilan, tapi please, aku jutek lho. Tapi aku tidak jahat, hanya sarkastis. Tapi sebisa mungkin aku nggak ingin menyakiti hati orang lain. Kalo sudah sebal setengah mati, aku biasanya diam. Diam walaupun rasanya jengkel sekali. Aku benci padanya, cowok yang sering ngirimin gw sms junk, dan memohon mohon maaf karna telah mengkritik TA gw. Oke dia boleh ngritik TA gw, tapi PLEASE lakukan dengan benar. Aku nggak suka dia menyampaikan kritiknya tanpa dasar yang jelas. Sial, rupanya aku pendendam. Aku benar benar sebal padanya. Maksudku, selain memohon maaf, dia juga sering sekali berusaha menarik perhatianku lewat sms. Please, gw nggak suka sms omong kosong seperti itu. Membuang waktu saja membacanya. Dia tak kunjung mengerti bahwa aku tidak menyukainya walaupun aku sudah memberitahunya dengan gaya bahasa sehalus mungkin. Yang ada gw malah jadi marah marah sendiri seperti ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Nah cukup.. Hentikan sekarang juga. Pikirkan hal-hal positif mulai sekarang, irene (bukan nama asli gw, hanya berjaga-jaga takut ada yang googling nama gw, tadi teman gw mengancam akan mencari tahu blog ini, sial). Pikirkan bahwa seharusnya kau bersyukur bahwa paling tidak kau menarik secara fisik. Walaupun nggak dapat mengungkapkan ekspresi cinta, pikirkan bahwa hal itu bisa diubah. Pikirkan bahwa nggak setiap orang bisa mengerti bahwa dirinya membuat orang lain sebal. Pikirkan bahwa kau harus mulai bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda. Dewasalah. Umurmu sudah 22. Oke kau punya kepribadian yang menarik. Kau butuh kesendirian untuk berkontemplasi. Yeah. Tapi mulai sekarang, belajarlah untuk mencintai orang lain, oke? Belajar untuk menerima cinta. Jangan terlalu keras begitu. Kau tidak mungkin hanya mengandalkan dirimu saja seumur hidupmu, jadi mulailah bersikap lembut oke? Mulailah mengekspresikan dirimu secara halus, jangan penuh kemarahan seperti itu. Ubah pola pikirmu, irene. Kau memang terbiasa mandiri, bagus. Tapi cobalah buka hatimu. Cobalah percaya pada orang lain. Cobalah untuk pacaran mungkin? (Kau mau orang tuamu menjodohkanmu?). Oke?! Coba saja dulu. Pilih seseorang, coba, jalanin. Nggak peduli seberapa anehnya, coba saja dulu. Tetap +. Tetap tersenyum. Bersyukurlah atas hal-hal baik yang kau punya. Oke.. saatnya melakukan hal hal lain.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-982271875940097666?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/982271875940097666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=982271875940097666' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/982271875940097666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/982271875940097666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/02/ly-feel.html' title='+ly feel +'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-3932661947985768180</id><published>2009-01-28T07:48:00.000+07:00</published><updated>2009-01-28T07:52:07.488+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hati'/><title type='text'>happy birthday MOM...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Happy 46th birthday to my mom^^. Aku yang pertamakali mengucapkan dan mengingatkan yang lain lho :). Aku sengaja bangun pagi soalnya besok ada wawancara di TOTAL Indonesia. Setelah penolakan ironis yang menimpaku sebelumnya (aku berhenti di tahap tes kesehatan), aku mendapati diriku bersikap sangat skeptis cenderung pesimistis. Memiliki harapan adalah sesuatu yang berbahaya, padahal biasanya aku orang yang teguh, sangat teguh malah. Kali ini berbeda. Mungkin aku terlalu menghargai mahal usaha-usahaku, maka ketika mereka tidak terbayarkan, aku jadi sedih luar biasa. Makanya mulai sekarang aku tidak akan bersikap seperti itu lagi. Tapi sebisa mungkin aku tetap mempertahankan etos kerjaku yang selalu berusaha melakukan yang terbaik dan bersemangat, hanya saja, aku harus lebih ikhlas ketimbang sebelum-sebelumnya. Ayahku yang mendaftarkanku di TOTAL. Suatu hari beliau meminta CV, transkrip dan lain-lainnya. Dengan acuh tak acuh kuberikan saja semuanya. Ayahku mengirimnya via pos. Aku sudah berburuk sangka saja bahwa lagi-lagi ada koneksi di sini. Tapi tidak. Ayahku tidak suka berbohong. Dan ia mengatakan ia tidak punya koneksi di sana. Sebenarnya mudah saja bagiku untuk mendapatkan pekerjaan, hanya saja, aku tidak suka kalau ada unsur konektivitas ayahku di sini. Dalam kasus sebelumnya, (x), tidak ada koneksi ayahku di sana. Lowongan itu kudapat di perguruan tinggiku. Makanya aku senang sekali ketika mencapai tes kesehatan. Nah kali ini? Entah.. Kurasa masalah utamanya ada pada diriku sendiri. Seperti ada sesuatu yang harus diluruskan. Entah apa itu. FYI angka SGOT SGPT ku tinggi kemarin. Belum apa-apa aku sudah sakit hati (liver). Mungkin memang banyak racun dalam hatiku ya? :( &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-3932661947985768180?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/3932661947985768180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=3932661947985768180' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/3932661947985768180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/3932661947985768180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2009/01/happy-birthday-mom.html' title='happy birthday MOM...'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-8091776011590915743</id><published>2008-12-22T23:18:00.000+07:00</published><updated>2008-12-22T23:26:24.288+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bad day'/><title type='text'>bad day</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;Hari yang sial telah tiba. Gw gagal di tes kesehatan di proses perekrutan staf aktuaris di x (lihat postingan di bawah). Kenyataan itu menohokku hari jumat kemarin, ketika tahu bahwa teman2ku (teman baru sih, baru kenal) dihubungi oleh pihak x untuk menjalani tahap orientasi sementara aku tidak. Sempat merasa amat sedih. Tapi hanya berlangsung 1 hari. Aku hampir tidak menangis. Hanya sebentar, sedikit sekali, ketika aku ditanya pendapatku mengenai perasaanku. Aku paling malas membicarakan perasaan dan kalo ditanya begitu malah aku jadi ingat kesedihanku. Ya hanya saat itu saja, aku malah bisa tertawa lagi pas nonton adegan lucu di tv sesudahnya. Tapi aku sadar kalo aku stress karna aku tidur terus sepanjang hari sabtu dan menolak menjalani kegiatan apapun. Sifatku yang argumentative sangat menjengkelkan di sini. Mereka hanya berusaha menghiburku, aku malah mencari2 alasan untuk menghindarinya. Ayahku bahkan sampai melongok di pintu kamarku -hal yang hampir tidak pernah terjadi- untuk menyuruhku makan. Aku lupa apa yang kulakukan hari sabtu malam. Aku rasa aku tidur pukul 3 pagi. Aku kan ikut reuni smp hari itu. aku dipaksa ikut. Aku berdalih akan menengok kakak ibuku, tapi ortuku tak kalah argumentative dibandingkan aku, dan aku kalah maka aku ikut reuni dengan ogah2an. Tapi setelah ikut, rasanya asik juga walaupun tetap saja aku paling malas ikut foto2. aku ingat aku jadi terobsesi dengan kesehatanku dan meminum banyak vitamin sepulang dari reuni itu. aku minum vitamin punya ayahku. kuminum saja semua, lebih karna jengkel dan kesal ^^. Alhasil, walaupun awalnya sangat lelah, aku malah jadi segar bugar. Aku minum vitamin pelancar aliran darah dan aku jadi segar karna aliran darahku mengalir dengan lancar ke otak (atau sejenis itu lah). sebelumnya aku ogah2an baca twilight, novel terakhir yang gw beli, dalam keremangan lampu tidur 5 watt, walaupun aku sudah selesai membaca buku itu. aku tidak punya buku baru. Aku masih terobsesi dengan kesehatanku, aku berniat ikut tes kesehatan lagi. Tapi karna hari minggu lab tutup, aku menunda rencanaku sampai tadi. Hari minggu siang, kuhabiskan dengan jalan kaki ke hoka hoka bento kalimalang. Hanya perginya saja. Pulangnya kita naik angkot. Capek soalnya. Hahaha. Sorenya kita ke gramedia. Aku membeli beberapa buku. aneh, banyak buku bagus. Senang ^^. Waktunya pas dengan masa2 berdukaku. Dan aku mendapati ayahku bertingkah menyebalkan dengan parkir di tempat parkir gramedia dengan setir terkunci. Fyi, tempat parkirnya penuh sekali. hanya karna si tukang parkir melengos ketika ayahku ingin bertanya padanya. Mirip aku sebenarnya. Aku jadi sadar perihal darimana kudapatkan sifat itu. kita malah berlama2 nongkrong di es teler 77, hal yang langka, berhubung biasanya ayahku langsung ke dan menunggu di mobil kalo aku atau adikku ingin beli dunkin donat atau crepes atau apapun. Jadi ketika aku beli es teler dalam keadaan dibungkus, aku agak kaget ketika mendapati bahwa ayahku malah duduk di dalam dan membaca bukunya. Aku jadi berprasangka dan menyangkut pautkannya pada tukang parkir menjengkelkan. Semakin sukses membuat orang lain (yang menyebalkan) jengkel, semakin puas, itu aku. entah apa yang dipikirkan ayahku. hari senin (tadi), aku tes kesehatan lagi di pramita, matraman. Ternyata mahal sekali. hampir menghabiskan biaya 500 ribu rupiah. Padahal tes kesehatan yang kujalani untuk perusahaan x itu masih lebih detail lagi. Hasil tes itu direncanakan bisa kuambil jam 2 dan ketika jam 2 tepat (heran, kenapa aku jadi orang yang tepat waktu? In time (apa sih terjemahan indonesianya?), lebih tepatnya) aku duduk di sana, aku diberitahu bahwa hasilku meragukan dan akan diproses ulang. Sikap skeptis yang sangat kuhargai sekaligus membuat jengkel. Tapi bagus sih, bagus. Paling tidak kalo aku mendapati diriku menderita suatu keabnormalan, aku bisa mengikhlaskannya alih2 berargumen hasil tesnya tidak… valid? (aku malas nulis pake kata2 aneh). yah yah… sekian saja ceritaku… aku kira aku akan mempostnya kali ini. (aku biasa nulis di Microsoft word dan tidak kupost ke blog).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira2 2 minggu lalu…&lt;br /&gt;Sudah lama nggak nge-post. Sebenarnya agak malas, tapi gw mau melaporkan sesuatu. 1. gw rasa gw merasa senang karna gw sudah mencapai tahap tes kesehatan dalam proses perekrutan x (lihat postingan di bawah).. Dari 5 orang yang lolos ke tahap itu, cuman gw yang nggak ngerti aktuaria sama sekali.. Tapi, berhubung gw bisa melewati tahap wawancara ekstrim (yeah, jawaban gw cenderung ekstrim kiri atau kanan dimana seharusnya gw menjawab jawaban dalam wilayah abu2, kata bokap gw sih, di rumah sesudah wawancara itu berlalu) gw rasa gw bisa melewati tahap menjadi-satu2nya-orang-yang-nggak-ngerti-aktuaria-sama-sekali di kemudian hari, kalo gw memang diterima (hal yang belum tentu, karna berat badan gw 7 kilo di bawah standar ideal dan gw bilang bokap gw sakit diabetes dimana penyakit itu berpotensi turun secara menyilang (cross) ke anak perempuannya, yaitu gw. Kenapa gw harus bilang begitu, hah??). hmm, agak malas nih ngepost ini sebenarnya, secara gw nggak punya masalah penting untuk dilaporkan. Kau tahu? Kemampuan menulis gw gw rasakan lebih baik ketika gw didera stress, entah ya, dan blakangan ini, gw hampir nggak stress (kadang2 doang, kalo inget proses perekrutan x), selebihnya adalah hal2 menyenangkan. Gw sadar ini adalah saat2 unik, dimana gw hampir nggak merasa stress. Bersyukur atas waktu2 saat ini karna kapan lagi gw bisa nggak stress? Oke melantur terlalu jauh.. Nah 2. dia, cowok itu (lihat postingan di bawah), yang gw suka, memberikan sinyal + ke gw dengan menyatakan bahwa dia mau minjem novel gw karna dia merasa jenuh tinggal sendirian di Jakarta dan ingin membaca novel2 gw… dia nanya, gimana caranya dia bisa minjem novel gw… jawaban brillian gw adalah : nanti aja tunggu reuni. Damn, has, mau lo apa sih? Udah ada lampu agak kehijauan gitu elo malah bikin jadi merah menyala. Tapi anehnya gw sama sekali nggak menyesali jawaban gw itu. jawaban nan kacau balau pada orang yang gw suka? Tapi bener nggak sih gw suka? Bener nggak? Kacau.. tapi gw sama sekali nggak menyesali kecuali kalo inget bahwa gw pernah suka sama dia. jawaban gw seharusnya adalah : oh ya elo ambil aja ke rumah gw (dia tau rumah gw, dia pernah ke rumah gw, how sweet he is, rame2 sih sama temen gw yang laen). Kacau emang. tapi gw sadari bahwa gw belum terlalu klop sama dia. ada beberapa cowok di dunia ini yang gw rasa klop banget sama gw. temen2 dari itb sih, bisa ngerti pendapat2 gw bahkan sampe sisi teraneh sekalipun. Sampe skarangpun gw masih sering chatting sama mereka, dan kita ngebicarain topik2 aneh dan masih bisa saling memahami. Sementara reaksi dia (cowok yang gw suka) ketika gw sampaikan pendapat gw bahwa gw suka tinggal sendiri karna gw memiliki kesempatan untuk lebih menemukan jati diri. Tanggapannya adalah ‘capek deh’. yah,, gw rasa gw belum terlalu mengenal orang ini, jadi gw merasa gw masih harus berhati2. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-8091776011590915743?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/8091776011590915743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=8091776011590915743' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/8091776011590915743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/8091776011590915743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2008/12/bad-day.html' title='bad day'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-1833198197551613843</id><published>2008-11-04T15:11:00.000+07:00</published><updated>2008-11-04T15:13:25.734+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harapan'/><title type='text'>When u believe...</title><content type='html'>Only miracle can get me there,,, but i do still believe in the most fragile hope.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-1833198197551613843?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/1833198197551613843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=1833198197551613843' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1833198197551613843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/1833198197551613843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2008/11/when-u-believe.html' title='When u believe...'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-4046904591340593614</id><published>2008-11-01T22:12:00.000+07:00</published><updated>2008-11-01T22:24:22.543+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nggak jelas'/><title type='text'>Kesal</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Whew, malem minggu malah sebel, kesel, frustasi karena&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;baru tahu kalo cowok itu sekarang satu komunitas dengan satu orang cewek di komunitas lamanya = S (cemburu buta, cowok gw aja bukan!!! Tapi dia tuh, dia tuh tipe gw banget (udah ngincer dari duluuuuu…). Sedih nihhh, huhuhu…. Hahaha,, nggak juga sih, nggak sesedih itu, hanya sedikit kesal, well itu kan menandakan sesuatu, paling tidak, kita anggap saja gw cewek normal ^_^, hehehe…)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tadi nggak ke dokter gigi (malas,,) padahal gw harus ke sana sekitar 5 kali lagi… (katanya berkomitmen tapi kok males?).. merasa agak tidak bertanggung jawab (??)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nungguin kabar dari x (lihat posting sebelumnya),,, gaswat nih bisa-bisa gw dikirim ke PTSI lagi… Pengen jadi aktuarissssss tapi nggak punya background statistic (SEDIIIHHHH) mana metstat yang dapet B itu gw buang pula, jadi nggak ada di transkrip…. (makin minus aja deh nilai gw,,,),, nggak nguasain software statistic macam SAS, SPSS, bla bla bla,,, singkatnya MERASA AMAT SANGAT PAYAH dan nggak ada bakat jadi aktuaris,, tapi tetaplah, gw kan punya kekeraskepalaan dan semangat juang yang selalu gw bangga banggakan itu… tapi masalahnya buat bersaing dengan calon kandidat staf aktuaris laen, nilai gw minus bangett,, (nggak direncanain dari dulu sih, baru sekarang sekarang ini, setelah lulus pula!!!, pathetic),,, TAPI minimal, flash gw lumayan lah (dipake di PTSI lho,, hohoho,,,)… 2 weeks left,, bisakah gw mengharapkan keajaiban terjadi?? Bukankah gw sudah berusaha? (minimal gw dateng in-time pas mau wawancara, hohoho…., hal yang langka tuh)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-4046904591340593614?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/4046904591340593614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=4046904591340593614' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/4046904591340593614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/4046904591340593614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2008/11/kesal.html' title='Kesal'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-6903599273016979327</id><published>2008-10-29T11:44:00.001+07:00</published><updated>2008-10-29T11:44:58.579+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harapan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nggak jelas'/><title type='text'>H2C</title><content type='html'>Hari ini, g ada kegiatan khusus yg gw lakukan. Ayah gw menyesalkan kenapa gw g ngambil Linear Programming waktu kuliah dulu yg gw jwb dgn gw g tertarik dgnnya pas nyobain materi awal kuliahnya dulu :-D. Gw pribadi sih g nyesal,, hanya agak risih pas ayah gw nyebut sekolah gw (ITB) aneh (krn g mewajibkan mata kuliah Linear Programming),,, --seolah2 Linear Programming menyangkut hidup &amp; mati saja :-D.. My sarcasm, hanya di dlm hati saja kok.. Hehehe. Gw resmi menolak bekerja di PTSI kemarin (gw lakukan pagi2 jam 7.30, mulai jam kantor di sana :-D),, walaupun nyokap gw jelas2 menyesalkannya tp ya, mau gmn lagi coba? Gajinya terlalu kecil dan agak g sesuai dgn keinginan gw,, hm,, menurut kalian, gw akan diterima di ... (kita sebut x saja dulu) g yah?? Wawancaranya lumayan (ancur), tp secara kesluruhan sih gw puas krn gw menjadi diri gw sendiri :-D (,, seseorang yg radikal, haha).. Terlepas dr aneh, nyentrik atau normalnya gw,, toh kadang2 gw merasa oke juga,, (beberapa waktu lalu bokap curhat ke gw,, tiba2 aja gt pas gw nonton tv -- gw jarang nonton tv -- aneh juga!! Hahaha) terlepas dr anehnya gw dan anehnya sekolah gw :-D, dan yg paling penting, bokap gw tampak puas &amp; bahagia pd kata2 dan saran gw,, sampe2 nyuruh adik gw blajar sama gw (malem itu),, hehehe,,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-6903599273016979327?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/6903599273016979327/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=6903599273016979327' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6903599273016979327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6903599273016979327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2008/10/h2c.html' title='H2C'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-3692907911185531740</id><published>2008-10-25T09:27:00.000+07:00</published><updated>2008-10-25T09:29:48.469+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nggak jelas'/><title type='text'>Ke dokter gigi</title><content type='html'>Wewz,, hari Sabtu gini, ke dokter gigi, owh udah masuk nih,,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-3692907911185531740?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/3692907911185531740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=3692907911185531740' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/3692907911185531740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/3692907911185531740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2008/10/ke-dokter-gigi.html' title='Ke dokter gigi'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-7707724919471286043</id><published>2008-10-24T23:14:00.000+07:00</published><updated>2008-10-24T23:22:48.054+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pola hidup'/><title type='text'>Nggak bisa tidur</title><content type='html'>Fuh,, g bs tidur nih,, g ngantuk.. Td siang hbs nemenin nyokap beli kulkas baru.. Ngantuk &amp; bosan deh :-D.. Gw emang g bakat blanja2 gt,, walopun gw cewek :-D,, alhasil jadilah gw meminum beberapa liter teh (gw suka bgt nih, bwt ngilangin ngantuk) dan segelas kecil es krim. &lt;br /&gt;Berhubung gw udah berkomitmen untuk memperbaiki pola tidur gw (sekalipun ini malam Sabtu), gw brenti melakukan apapun yg mengalihkan perhatian terfokus gw pd tidur &lt;&lt; apa coba nih??&lt;br /&gt;Ah sudahlah, au revoir,,&lt;br /&gt;11.25 p.m.&lt;br /&gt;Posted from my cell phone ;-)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-7707724919471286043?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/7707724919471286043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=7707724919471286043' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7707724919471286043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/7707724919471286043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2008/10/nggak-bisa-tidur.html' title='Nggak bisa tidur'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4569792724643521597.post-6042098632667553418</id><published>2008-10-22T23:11:00.000+07:00</published><updated>2008-10-22T23:29:13.592+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kenangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bandung'/><title type='text'>Perpisahan dengan Bandung</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Niatnya tidur cepet tapi belom bisa tidur juga, jadi gw putuskan untuk sedikit menuliskan sesuatu. 2 hari yang lalu temen gw ngirim email massal lewat milis angkatan, isinya ngucapin maaf dan salam perpisahan pada teman seangkatannya dan pada kota Bandung yang ditinggalkannya. Jadi ingat sama perpisahan gw sendiri. Sehari sebelum pindahan, gw ujian. Dan gw ketemu guru musik gw di tempat ujian gw. Dia baik banget deh. padahal gw orangnya menyebalkan setengah mati, alias hobi protes, tapi dia masih tetap baik sama gw (ya iyalah, secara dia guru gw). Gw inget hari itu gw pake kaos Bandung oblong bagus yang tulisannya : I love my father. Tuh kaos udah sering gw pake, tapi kayanya guru gw itu baru liat kali itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru gw : (baca tulisan ‘I love u’ yang menjadi logo Bandung oblong bagus) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;                “wah, baju kamu tulisannya ‘I love you’, kamu mau bilang itu ke saya ya?”&lt;br /&gt;Gw : “hah? Nggak kok, itu tuh logo kaosnya, tulisannya ‘I love my father’ kok” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;        (sambil berbalik dan memperlihatkan tulisan di bagian depan kaos gw)&lt;br /&gt;Guru gw : “oh kirain, kalo iya, saya juga mau bilang I love you too”&lt;br /&gt;Gw : “hahaha…”&lt;br /&gt;…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Nggak cuma sampai di situ tulisan di kaos gw dibahas, padahal gw lumayan sering pake kaos yang tulisannya I love I love gitu (gw punya 2, sebelum yang satu rusak kena luntur). Sumpah gw nggak bisa lupa itu… agak sedikit meninggalkan kesan dan sedikit perasaan sedih. Saking groginya, selesai ujian gw cuman basa-basi bentar, ketawa-ketawa sana sini dan langsung cabut tanpa pamitan sama sekali. sebenarnya gw agak canggung mengucapkan selamat tinggal padanya. Merasa agak bersalah akhirnya gw minta maaf sekaligus pamit lewat sms, daripada nggak sama sekali, ya nggak? Lagu tema waktu itu adalah The Call nya Regina Spektor sama Moon River nya Andrea Ross,, tuh lagu gw dengerin berjuta kali sebelum kepindahan gw ke sini. Kenapa gw suka Moon River? Lagi2 karna lagu itu baru2 itu gw pelajari (disuruh).. Pokoknya Bandung banget lah tuh lagu. :D&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4569792724643521597-6042098632667553418?l=ireneadler1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ireneadler1.blogspot.com/feeds/6042098632667553418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4569792724643521597&amp;postID=6042098632667553418' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6042098632667553418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4569792724643521597/posts/default/6042098632667553418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ireneadler1.blogspot.com/2008/10/perpisahan-dengan-bandung.html' title='Perpisahan dengan Bandung'/><author><name>hretnowulan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
